Populasi Dan Sampel
Aditya Darmawan 2012052801
POPULASI DAN SAMPLE
POPULASI (POPULATION)
Populasi berkaitan dengan seluruh kelompok orang,
peristiwa, atau benda yang men...
Populasi Sasaran (Target Population)
Tujuan utama penarikan sampel adalah untuk memperoleh
informasi tentang populasi. Ole...
Elemen
Elamen adalah suatu anggota tunggal dari populasi. Jika
terdapat 200 penumpang pesawat dalam suatu penerbangan
maka...
Unit Penarikan Sample (Sample
Unit)
Unit penarikan sample merupakan suatu elemen tunggal
atau sejumlah elemen yang akan di...
Kerangka Penarikan Sample
(Sampling Frame)
Kerangka penarikan sample (Sampling Frame) merupakan suatu
daftar yang berisi s...
Sampel (Sample) dan Subjek
(subject)
Sampel merupakan suatu bagian (subset) dari populasi. Hal
ini mencangkup sejumlah ang...
Penarikan Sampel (Sampling)
Penarikan sampel meupakan suatu proses pemilihan
sejumlah elemen dari populasi sehingga dengan...
Alasan Penarikan Sampel
Jika suatu populasi penelitian relatif besar suatu penelitian
dengan menggunakan sampel relatif le...
Alasan Penelitian Sensus
Ada dua alasan dilakukannya sensus
 Suatu penelitian sensus akan layak dilakukan jika
populasiny...
Metode Penarikan Sampel
Terdapat dua metode dasar penarikan sampel:
1. Penarikan sampel probabilitas
Penarikan sampel prob...
Penarikan Sampel Probabilitas
(Probability Sampling)
Terdapat beberapa metode penarikan sampel probabilitas
1. Metode pena...
3. Metode penarikan sampel berkelompok (cluster sampling)
metode penarikan sampel berkelompok merupakan suatu
prosedur pen...
Penarikan Sampel Non-probabilitas
(Non-Probability Sampling)
Terdapat beberapa teknik pengambilan sampel non-
probabilitas...
2. Penarikan sampel berdasarkan kuota (quota sampling)
penarikan sample berdasarkan kuota merupakan bentuk lain
dari penar...
of 15

Populasi dan sample

mengenai hubungan populasi dan sample
Published on: Mar 4, 2016
Published in: Education      
Source: www.slideshare.net


Transcripts - Populasi dan sample

  • 1. Populasi Dan Sampel Aditya Darmawan 2012052801
  • 2. POPULASI DAN SAMPLE POPULASI (POPULATION) Populasi berkaitan dengan seluruh kelompok orang, peristiwa, atau benda yang menjadi pusat perhatian peneliti untuk meneliti. Misalnya, jika seorang eksekutif puncak sebuah bank ingin mengetahui strategi-strategi pemasaran yang dilakukan semua bank di Jakarta maka semua bank yang ada di Jakarta merupakan populasi.
  • 3. Populasi Sasaran (Target Population) Tujuan utama penarikan sampel adalah untuk memperoleh informasi tentang populasi. Oleh karena itu, sejak awal perlu mengidentifikasi populasi secara tepat dan akurat. Jika populasi tidak diidentifikasikan dengan baik maka kesimpulan yang dihasilkan dari suatu penelitian kemungkinan akan keliru. Misalnya, suatu penelitian yang ingin mengetahui profil pembeli mobil potensial. Dalam hal ini, yang dijadikan populasi adalah semua orang dewasa yang memiliki surat izin mengemudi.
  • 4. Elemen Elamen adalah suatu anggota tunggal dari populasi. Jika terdapat 200 penumpang pesawat dalam suatu penerbangan maka setiap penumpang pesawat tersebut merupakan elemen dari populasi
  • 5. Unit Penarikan Sample (Sample Unit) Unit penarikan sample merupakan suatu elemen tunggal atau sejumlah elemen yang akan dipilih sebagai sample. Misalkan, jika sebuah maskapai penerbangan ingin menarik sample yang terdiri dari para penumpang pesawat. Misalnya, dapat melakukannya dengan cara memilih setiap nama ke-10 dari suatu daftar penumpang. Dalam hal ini, sampling unitnya sama dengan elemen. Selanjutnya, jika maskapai penerbangan tersebut pertama-tama memilih pesawat-pesawat tertentu sebagai sampling unit, kemudian memilih penumpang-penumpang tertentu pada setiap penerbangan maka dalam hal ini sampling unitnya terdiri dari sejumlah elemen.
  • 6. Kerangka Penarikan Sample (Sampling Frame) Kerangka penarikan sample (Sampling Frame) merupakan suatu daftar yang berisi semua unit dalam populasi dari mana sample akan ditarik. Terdapat perbedaan antara sampling frame dan population frame. Untuk membedakan hal tersebut kita kembali pada contoh tentang sebuah sekolah bisnis yang bermaksud menawarkan program studinya kepada para calon mahasiswa potensial. Dalam hal ini populasinya adalah semua individu yang tertarik mengambil program MBA tahun depan. Salah satu cara yang dilakukan adalah menghubungi lembaga-lembaga yang menyelenggarakan test GMTA selama 12 bulan yang lalu. Dari lembaga tersebut diperoleh daftar individu-individu yang pernah mengikuti test GMTA selama 12 bulan.
  • 7. Sampel (Sample) dan Subjek (subject) Sampel merupakan suatu bagian (subset) dari populasi. Hal ini mencangkup sejumlah anggota yang dipilih dari populasi. Dengan demikian, sebagian elemen dari populasi merupakan sampel. Dengan mengambil sampel penelitian ingin menarik kesimpulan yang akan digeneralisasi terhadap populasi. Subjek merupakan suatu anggota tunggal dari sample sama halnya dengan elemen yang merupakan anggota tunggal dari populasi.
  • 8. Penarikan Sampel (Sampling) Penarikan sampel meupakan suatu proses pemilihan sejumlah elemen dari populasi sehingga dengan mempelajari sampel, suatu pemahaman karakteristik subjek sampel akan memungkinkan untuk menggeneralisasi karakteristik elemen populasi. Suatu penelitian yang dilakukan terhadap seluruh elemen populasi disebut dengan sensus (cencus).
  • 9. Alasan Penarikan Sampel Jika suatu populasi penelitian relatif besar suatu penelitian dengan menggunakan sampel relatif lebih murah, cepat, dan akurat. Alasan lain adalah sensus tidak mungkin dilakukan dalam unit-unit pengujian destruktif. Banyak proyek penelitian terutama dalam pengujian pengendalian kualitas memerlukan adanya pengrusakan (destruksi) produk-produk yang diuji.
  • 10. Alasan Penelitian Sensus Ada dua alasan dilakukannya sensus  Suatu penelitian sensus akan layak dilakukan jika populasinya relatif sedikit, dan  Suatu penelitian sensus hanya diperlukan jika unit elemen populasi sangat bervariasi (heterogen)
  • 11. Metode Penarikan Sampel Terdapat dua metode dasar penarikan sampel: 1. Penarikan sampel probabilitas Penarikan sampel probabilitas merupakan suatu prosedur obyektif yang dalam hal ini probabilitas pemilihan diketahui terlebih dahulu untuk setiap unit atau elemen populasi. 2. Penarikan sampel non probabilitas Penarikan sampel non probabilitasmerupakan suatu prosedur subjektif yang dalam hal ini kerangka sampelnya tidak tersedia.
  • 12. Penarikan Sampel Probabilitas (Probability Sampling) Terdapat beberapa metode penarikan sampel probabilitas 1. Metode penarikan sampel acak sederhana (sample random sampling) Metode penarikan sampel acak sederhana merupakan suatu prosedur yang memungkinkan setiap elemen dapat populasi akan memiliki peluang yang sama untuk dijadikan sampel. 2. Metode penarikan sampling berstrata (stratified random sampling) Metode penarikan sampel berstrata merupakan suatu prosedur penarikan sampel berstrata yang dalam hal ini suatu subsample-subsample acak sederhana ditarik dari setiap strata yang kurang lebih sama dalam karakteristik. Ada dua macam penarikan sampel berstrata: proporsional dan non-proporsional.
  • 13. 3. Metode penarikan sampel berkelompok (cluster sampling) metode penarikan sampel berkelompok merupakan suatu prosedur penarikan sampel probabilitas yang memilih sub-populasi yang disebut cluster, kemudian setiap elemen didalam kelompok dipilih sebagai anggota sampel. 4. Metode penarikan sampel sistematik (systematic sampling) dalam penarikan sampel sistematik, populasi dibagi dengan ukuran sampel yang diperlukan (n) dan sampel diperoleh dengan cara mengambil setiap subjek ke-n.
  • 14. Penarikan Sampel Non-probabilitas (Non-Probability Sampling) Terdapat beberapa teknik pengambilan sampel non- probabilitas 1. Penarikan sampel berdasarkan kemudahan (convenience sampling) Untuk mendapatkan informasi dengan cepat, murah dan mudah sering digunakan penarikan sampel berdasarkan kemudahan (konvenience sampling). Prosedurnya adalah semata-mata langsung menghubungi unit-unit penarikan sampel yang mudah dijumpai, seperti mahasiswa- mahasiswa dalam satu kelas, jamaah tempat-tempat ibadah , rekan-rekan, para tetangga, pengunjung toko, dan lain-lain.
  • 15. 2. Penarikan sampel berdasarkan kuota (quota sampling) penarikan sample berdasarkan kuota merupakan bentuk lain dari penarikan sampel berdasarkan pertimbangan. Perinsipnya adalah karakteristik –karakteristik tertentu yang relevan menjelaskan dimensi-dimensi populasi. 3. Penarikan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu (purposive/judgemental sampling) penarikan sampel berdasarkan pertimbangan merupakan bentuk penarikan sampel non-probabilitas yang didasarkan kriteria-kriteria tertentu. Penarikan sampel ini terjadi apabila peneliti ingin memilih anggota sampel berdasarkan kriteria tertentu. 4. Penarikan sampel berdasarkan bola salju (snowball sampling) merupakan suatu metode penarikan sampel yang dalam hal ini responden yang berhasil diperoleh diminta untuk menunjukan responden-responden lainnya secara berantai.