Narapidana di Lembaga Permasyarakatan di
Riau
Oleh :
• Amalia Refina
• Alya Titania Annisaa’
• Insanul Kamila
• Tivani Dwi...
Jenis-Jenis Kasus Narapidana
A. Kriminalitas
Kriminalitas menurut bahasa adalah sama dengan kejahatan
(pelanggaran yang da...
Contoh Kasus Kriminalitas :
Empat Baterai Traffic Light Dicuri
KOTA (RIAUPOS.CO) - Sebanyak empat baterai traffic light ya...
B. Narkoba
Narkotika dan Obat-obatan
terlarang (NARKOBA) atau Narkotik,
Psikotropika, dan Zat Aditif (NAPZA)
adalah bahan ...
Contoh Kasus Narkoba :
Polda Riau Catat 20 Oknum PNS dan Polisi Terlibat
Kasus Narkoba
Jakarta, Aktual.co — Polda Provinsi...
C. Korupsi
Korupsi atau rasuah aqdalah tindakan pejabat
publik, baik politisi maupun pegawai negeri, serta pihak
lain yang...
Kondisi yang mendukung munculnya korupsi:
1. Konsentrasi kekuasaan di pengambil keputusan
pemerintah.
2. Proyek yang melib...
D. Pelecehan Seksual
Pelecehan seksual adalah perilaku pendekatan yang
berkaitan dengan seks yang diinginkan, termasuk per...
Pencegahan :
1. Sebaiknya tidak berpergian sendiri di malam
hari.
2. Dianjurkan untuk pergi bersama teman
lainnya apabila ...
E. Pelanggaran HAM
HAM adalah singakatan dari Hak Asasi Manusia
yang mana telah dimiliki oleh setiap orang sejak lahir.
Me...
Contoh kasus :
• Peristiwa Trisakti dan
Semanggi.
Peristiwa ini terjadi pada
tahun 1998. peristiwa ini
berkaitan dengan ge...
of 11

Narapidana di lembaga permasyarakatan di Riau

Narapidana di lembaga permasyarakatan di Riau
Published on: Mar 3, 2016
Published in: Education      
Source: www.slideshare.net


Transcripts - Narapidana di lembaga permasyarakatan di Riau

  • 1. Narapidana di Lembaga Permasyarakatan di Riau Oleh : • Amalia Refina • Alya Titania Annisaa’ • Insanul Kamila • Tivani Dwi Nisa • Ilham Arif
  • 2. Jenis-Jenis Kasus Narapidana A. Kriminalitas Kriminalitas menurut bahasa adalah sama dengan kejahatan (pelanggaran yang dapat dihukum) yaitu perkara kejahatan yang dapat dihukum menurut Undang-Undang. Sedangkan pengertian kriminalitas menurut istilah diartikan sebagai suatu kejahatan yang tergolong dalam pelanggaran hukum positif (hukum yang berlaku dalam suatu negara). Pengertian kejahatan sebagai unsur dalam pengertian kriminalitas, secara sosiologis mempunyai dua unsur-unsur yaitu: 1) Kejahatan itu ialah perbuatan yang merugikan secara ekonomis dan merugikan secara psikologis. 2) Melukai perasaan susila dari suatu segerombolan manusia, di mana orang-orang itu berhak melahirkan celaan. Dengan demikian, pengertian kriminalitas adalah segala macam bentuk tindakan dan perbuatan yang merugikan secara ekonomis dan psikologis yang melanggar hukum yang berlaku dalam negara Indonesia serta norma-norma sosial dan agama.
  • 3. Contoh Kasus Kriminalitas : Empat Baterai Traffic Light Dicuri KOTA (RIAUPOS.CO) - Sebanyak empat baterai traffic light yang berfungsi sebagai backup ketika listrik mati dicuri oleh tangan-tangan jahil. Hal ini menyebabkan kerugian bagi Pemerintah Kota Pekanbaru, dan juga bakal menganggu kelancaran arus lalu-lintas. Hilangnya empat baterai traffic light ini diketahui Senin (15/9) malam. Kepala Dinas perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Ir Syafril MT begitu mendapat laporan langsung menuju TKP di mana traffic light itu baterainya sudah tidak ada dalam box. ‘’Baterai traffic light sangat penting guna ketika listrik mati. Jadi ketika ada baterai itu, traffic light tetap bisa menyala sekitar 3-4 jam meski aliran listrik padam. Ini untuk ansitipasi kemacetan lalu-lintas dan masyarakat tetap tertib,’’ kata Syafril, Selasa (16/9). Disebutkannya, baterai traffic light yang hilang terjadi di simpang Jalan Delima - Jalan Lobak. Dan setelah dilakukan pengecekan, ternyata traffic light di simpang Jalan Adisucipto - Jalan Rambutan juga hilang. Termasuk di simpang Jalan Imam Munandar - Jalan Kelapa Sawit, dan simpang Jalan Sudirman - Jalan Tuanku Tambusai. ‘’Empat titik ini, baterai traffic light-nya hilang, dicuri. Dan kami sudah melaporkan ke pihak kepolisian,’’ tambah Syafril. Untuk antisipasi ke depannya agar tidak dicuri lagi, Dishubkominfo akan memasang kerangkeng penutup box, tempat baterai disimpan sebagai pengaman. ‘’Jadi kalau saat ini ada sejumlah traffic light yang mati, ada banyak penyebabnya. Kalau tidak baterainya hilang, lampunya yang mati . Namun untuk lampu yang mati ini sudah kami ganti semua. Ada juga karena faktor alam,’’ ungkapnya. Ditanya berapa harga baterai tersebut, Syafril katakan lebih kurang Rp2juta.” Dan tidak sembarangan baterai karena untuk traffic light itu khusus dan suku cadangnya susah,” sebutnya.
  • 4. B. Narkoba Narkotika dan Obat-obatan terlarang (NARKOBA) atau Narkotik, Psikotropika, dan Zat Aditif (NAPZA) adalah bahan / zat yang dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan / psikologi seseorang (pikiran, perasaan dan perilaku) serta dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologi. Narkotika menurut UU RI No 22 / 1997, Narkotika, yaitu zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semisintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.
  • 5. Contoh Kasus Narkoba : Polda Riau Catat 20 Oknum PNS dan Polisi Terlibat Kasus Narkoba Jakarta, Aktual.co — Polda Provinsi Riau mencatat sebanyak 20 oknum pegawai negeri sipil dan 11 oknum anggota kepolisian yang bertugas di berbagai wilayah kabupaten dan kota di Riau terlibat kasus peredaran dan pecandu narkoba selama 2014. Sepanjang 2014, Polda Riau juga telah menangkap dan memproses hukum 3 orang terlibat narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) dengan status anak-anak atau di bawah umur. Kemudian, lanjut dia, ada juga tersangka kasus narkoba yang tamatan SD yakni 189 orang, SLTP sebanyak 313, dan SLTA sebanyak 681 orang. Brigjen Dolly mengatakan, para tersangka baik pengedar maupun pengguna narkoba yang diamankan rata-rata berumur 30 tahun ke bawah dan tamatan SLTA. "Dari pengedar itu, petugas mengamankan 6 warga negara asing, 1.116 warga Indonesia berjenis kelamin laki-laki dan 85 orang perempuan.“ Dia mengatakan, dari berbagai wilayah kabupaten dan kota di Riau, Polresta Pekanbaru merupakan jajaran yang paling banyak mengamankan tersangka yaitu 234 orang, diikuti Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau yang menangkap 127 tersangka. .
  • 6. C. Korupsi Korupsi atau rasuah aqdalah tindakan pejabat publik, baik politisi maupun pegawai negeri, serta pihak lain yang terlibat dalam tindakan itu yang secara tidak wajar dan tidak legal menyalahgunakan kepercayaan publik yang dikuasakan kepada mereka untuk mendapatkan keuntungan sepihak. Jenis tindak pidana korupsi diantaranya : 1. Memberi atau menerima hadiah atau janji (penyuapan) penggelapan dalam jabatan 2. Pemrerasan dalam jabatan 3. Penggelapan dalam jabatan 4. Menerima gratifikasi (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara)
  • 7. Kondisi yang mendukung munculnya korupsi: 1. Konsentrasi kekuasaan di pengambil keputusan pemerintah. 2. Proyek yang melibatkan uang rakyat dalam jumlah besar 3. Lingkungan tertutup yang mementingan diri sendiri dan jaringan teman lama 4. Lemahnya ketertiban hukum 5. Lemahnya profesi hukum 6. Kurangnya kebebasan berpendapat 7. `Gaji pemerintah yang kecil
  • 8. D. Pelecehan Seksual Pelecehan seksual adalah perilaku pendekatan yang berkaitan dengan seks yang diinginkan, termasuk permintaan untuk melakukan seks dan perilaku lainnya yang secara verbal ataupun fisik merujuk pada seks. Macam-macam perilaku yang digolongkan dalam pelecehan seksual : 1. Penyiksaan secara verbal akan hal-hal terkait dengan seks. 2. Memegang ataupun menyentuh dengan tujuan seksual. 3. Secara berulang menunjukkan perilaku yang mengarah pada hasrat seks. 4. Membuat atau mengirimkan gambar-gambar yang dirasa melanggar etika/batas.
  • 9. Pencegahan : 1. Sebaiknya tidak berpergian sendiri di malam hari. 2. Dianjurkan untuk pergi bersama teman lainnya apabila ada keperluan yang menggunakan angkutan umum dan memastikan bahwa keberadaan diri diketahui oleh orang lain. 3. Sebaiknya berpakaian secara rapi dan sopan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
  • 10. E. Pelanggaran HAM HAM adalah singakatan dari Hak Asasi Manusia yang mana telah dimiliki oleh setiap orang sejak lahir. Menurut pasal 1 angka 6 UU Republik Indonesia Nomor 9 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, yang dimaksud dengan pelanggaran HAM adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok orang termasuk aparat negarra, baik disengaja maupun tidak sengaja, atau kelalaian yang secara hukum mengurangi, menghalangi, membatasi, dan atau mencabut HAM seseeorang atau sekelompok orang yang dijamin oleh undang-undang dan tidak mendapatkan atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang adil dan benar berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku.
  • 11. Contoh kasus : • Peristiwa Trisakti dan Semanggi. Peristiwa ini terjadi pada tahun 1998. peristiwa ini berkaitan dengan gerakan di era reformasi tahun 1998. gerakan ini dipicu oleh krisis moneter dan tindakan KKN Presiden Soeharto, sehingga para mahasiswa kemudian melakukan demo di berbagai wilayah yang kemudian bentrok dengan aparat kepolisian. Hal ini memicu meninggalnya 4 mahasiswa dari Universitas Trisakti dan 5 mahasiswa di Semanggi. Mereka tewas setelah terkena tembakan peluru aparat kepolisian. Peristiwa ini menjadi salah satu sejarah kelam bagi bangsa.