Perubahan Materi dalam
Ilmu Kimia
Disusun Oleh:
• Arga Jatmika (41615110005)
• Aziz Kurniawan (41615110016)
Pengertian
Perubahan kimia adalah perubahan materi yang menghasilkan zat jenis baru. Dimana
dalam prosesnya bisa terjadi p...
Perubahan-perubahan Materi Kimia
Ciri-ciri Terjadinya Proses Perubahan Kimia
1. Terbentuk zat jenis baru,
2. Zat yang berubah tidak dapat kembali ke bentuk...
Perubahan pd Zat Padat
1. Pada zat padat molekul-molekul pembentuk materinya tersusun rapat-rapat,
itu yg menyebabkan zat ...
Perubahan pd Zat Padat
Perubahan dr zat padat ke gas,(menyublim) contohnya:
• Kapur barus yang diletakkan di dalam almari ...
Perubahan pd Zat Cair
2. Pd Zat cair molekul-molekul pembentuk materinya tersusun sedikit renggang-renggang
tidak terlalu ...
Perubahan pd Zat Cair
Contoh dr perubahan zat cair ke zat gas,(menguap)
• Bensin, spirtus, dan solar yang dibiarkan di uda...
Perubahan pd Zat Gas
3. Pd zat gas memiliki susunan molekul-molekul pembentuknya yg paling
renggang/berjauhan antar 1 mole...
Perubahan pd Zat Gas
Contoh dr perubahan zat gas ke padat,(mengkristal) yaitu
• Lubang knalpot menjadi kotor dan berwarna ...
Faktor Penyebab Perubahan Kimia
• Proses pembakaran, contohnya kayu yang dibakar, bom meledak dan lilin yang dibakar.
• Pr...
Proses Pembakaran pd Lilin
1. Pd proses pembakaran yg terjadi pd lilin, saat sumbu lilin dibakar, sumbu akan
menyala dan s...
Proses Pembakaran pd Lilin
2. Dari perbedaan massa lilin sebelum dan sesudah di bakar dapat kita ketahui bahwa paraffin
pa...
Proses Pembakaran pd Lilin
4. Pada reaksi di atas terlihat bahwa hasil pembakaran paraffin hanya menghasilkan
CO2 dan H2O,...
Proses Peragian pd Tape Singkong
1. Reaksi dalam fermentasi singkong menjadi tape adalah glukosa (C6H12O6)
yang merupakan ...
Proses Peragian pd Tape Singkong
2. Pembuatan tape termasuk dalam bioteknologi konvensional (tradisional) karena masih
men...
Proses Pengaratan pd Besi
• Paku yang terbuat dari besi jika bereaksi dengan udara dan air, maka besi (Fe)
tersebut dapat ...
Proses Pengaratan pd Besi
• Peristiwa perkaratan pada besi dapat dicegah dengan cara:
• menghindarkan kontak langsung anta...
Reaksi pd proses fotosintesisnya:
6H2O + 6CO2 + cahaya
menghasilkan
C6H12O6 (glukosa) + 6O2
Laju proses fotosintesis pada ...
Sekian dan Terima Kasih Sudah Mengikuti
Persentasi kami.
of 20

Kimia pertemuan 1.perubahan materi

kimia dan peng lingkungan industri
Published on: Mar 3, 2016
Published in: Data & Analytics      
Source: www.slideshare.net


Transcripts - Kimia pertemuan 1.perubahan materi

  • 1. Perubahan Materi dalam Ilmu Kimia Disusun Oleh: • Arga Jatmika (41615110005) • Aziz Kurniawan (41615110016)
  • 2. Pengertian Perubahan kimia adalah perubahan materi yang menghasilkan zat jenis baru. Dimana dalam prosesnya bisa terjadi pada 2 atau lebih jenis materi kimia. Selama terjadi perubahan kimia, massa zat sebelum reaksi sama dengan massa zat sesudah reaksi. Berdasarkan hukum kekekalan massa dimana massa pereaksi harus sama pula dengan massa produknya. Sebagai contoh pada reaksi pembentukan hidrogen dan oksigen dari air. Bila hidrogen dan oksigen dibentuk dari 36 g air, maka bila reaksi berlangsung hingga seluruh air habis, akan diperoleh massa campuran produk hidrogen dan oksigen sebesar 36 g. Bila reaksi masih menyisakan air, maka massa campuran hidrogen, oksigen dan air yang tidak bereaksi tetap sebesar 36 g.
  • 3. Perubahan-perubahan Materi Kimia
  • 4. Ciri-ciri Terjadinya Proses Perubahan Kimia 1. Terbentuk zat jenis baru, 2. Zat yang berubah tidak dapat kembali ke bentuk semula, 3. Diikuti oleh perubahan sifat kimia melalui reaksi kimia, 4. Adanya perubahan warna juga bau pada materi yang sedang bereaksi atau pada materi baru yang terbentuk. 5. Pembentukan gas, timbulnya cahaya, pembentukan endapan baru, dan perubahan pH.
  • 5. Perubahan pd Zat Padat 1. Pada zat padat molekul-molekul pembentuk materinya tersusun rapat-rapat, itu yg menyebabkan zat padat memiliki bobot yg lebih berat dr pd zat-zat lainnya. Perubahan dr zat padat ke cair,(mencair) contohnya: • Gula pasir yang dipanaskan akan mencair • Mentega dipanaskan akan mencair • Coklat padat yang dipanaskan akan mencair • Es batu yang dibiarkan di udara terbuka akan mencair
  • 6. Perubahan pd Zat Padat Perubahan dr zat padat ke gas,(menyublim) contohnya: • Kapur barus yang diletakkan di dalam almari lama-kelamaan akan habis • Es kering(kembang es) yang dibiarkan di tempat terbuka akan akan habis menjadi gas
  • 7. Perubahan pd Zat Cair 2. Pd Zat cair molekul-molekul pembentuk materinya tersusun sedikit renggang-renggang tidak terlalu rapat seperti pd zat padat. Maka dr itu bobot dr zat cair pun memiliki berat yg sedikit lebih ringan walaupun dlm ukuran yg sama. Contoh perubahan dr zat cair ke zat padat,(membeku) • Air yang dimasukkan ke dalam freezer lama -kelamaan akan membeku menjadi es batu/es balok • Pembuatan gula jawa ( mencetak gula jawa ). Dalam prosesnya pembuatan gula jawa yg berasal dr kelapa, setelah nira,(sari kelapa) terkumpul yg msh berupa cair kemudian dikumpulkan dlm suatu pan tertutup yg suhunya diatur sampai 75 derajat. Dalam prosesnya kondisi pan pencetaknya diatur agar selalu panas bertujuan agar tidak terjadi proses caramel. • Agar-agar masak yang berwujud cairjika dibiarkan lama -kelamaan akan membeku.
  • 8. Perubahan pd Zat Cair Contoh dr perubahan zat cair ke zat gas,(menguap) • Bensin, spirtus, dan solar yang dibiarkan di udara terbuka lama-kelamaan akan habis karena menguap menjadi gas. Karena bensin memiliki senyawa iso-oktana, berikatan kovalen nonpolar sehingga nilia kalor jenisnya rendah, dan membuatnya mudah menguap. Selain itu dikarenakan bensin memiliki titik didih/nilai oktan yg rendah maka membuatnya mudah menguap bila dibiarkan diudara luar. • Baju basah yang dijemur lama-kelamaan menjadi kering arena air menguap.
  • 9. Perubahan pd Zat Gas 3. Pd zat gas memiliki susunan molekul-molekul pembentuknya yg paling renggang/berjauhan antar 1 molekul dgn molekul lainnya. Maka dr itu bobot dr zat gas adalah yg paling ringan dr pd 2 zat lainnya. Perubahan dr zat gas ke cair,(menyublim) contohnya • Dinding luar gelas basah apabila gelas berisi es • Terjadinya embun di pagi hari • Bagian dalam kaca mobil ikut basah saat mobil dikendarai dan kehujanan • Berubahnya awan menjadi titik-titik air hujan Dari kesemua contoh diatas, dapat kita ambil kesimpulan bahwa perbedaan suhu berpengaruh pada perubahan bentuk suatu zat.
  • 10. Perubahan pd Zat Gas Contoh dr perubahan zat gas ke padat,(mengkristal) yaitu • Lubang knalpot menjadi kotor dan berwarna hitam karena gas C02 yang dikeluarkan menjadi padat. Dapat kita lihat dr lubang dalam knalpot kendaraan kita yg lama- kelamaan terbentuk kerak-kerak sisa pembakaran dr ruang bakar mesin kita. • Pembuatan es kering dari gas C02 yg menghasilkan biang es. • Terbentuknya kembang es di dlm lemari kulkas(freezer) akibat suhu dingin dr lemari kulkas tsb.
  • 11. Faktor Penyebab Perubahan Kimia • Proses pembakaran, contohnya kayu yang dibakar, bom meledak dan lilin yang dibakar. • Proses peragian, contohnya perubahan susu menjadi keju, singkong menjadi tape dan kedelai menjadi tempe. • Proses kerusakan, contohnya pelapukan kayu, pembusukan sampah dan perkaratan besi. • Proses biologis mahluk hidup, contohnya proses fotosintesis, proses pencernaan makanan dan proses pernafasan. • Proses pertumbuhan dan perkembangan mahluk hidup, contohnya tumbuhnya seorang bayi menjadi dewasa.
  • 12. Proses Pembakaran pd Lilin 1. Pd proses pembakaran yg terjadi pd lilin, saat sumbu lilin dibakar, sumbu akan menyala dan saat suhu sudah mulai naik mendekati titik leleh paraffin(unsur yg membentuk lilin), maka paraffin akan mulai meleleh. Ketika suhu cairan lilin mulai menurun, maka lelehan lilin akan mulai mengeras kembali. Di sini akan terjadi perubah wujud dari padat menjadi cair dan perubahan bentuk dari silinder menjadi tidak beraturaan. Lilin padat yang dibakar tidak semuanya berubah menjadi cair, hal ini dapat di buktikan dengan perbedaan massa lilin sebelum dan sesudah di bakar. Padatan lilin yang berbentuk silinder akan lebih banyak dari pada padatan lilin setelah di bakar.
  • 13. Proses Pembakaran pd Lilin 2. Dari perbedaan massa lilin sebelum dan sesudah di bakar dapat kita ketahui bahwa paraffin padat yang terbakar juga mengalami penguapan. Proses pebakaran lilin akan mengahasilkan cahaya dan energi panas. Pembakaran ini juga menghasilkan gas dan asap yang terbang keudara. Gas yang dihasilkan adalah gas karbon dioksida (CO2). 3. Perubahan kimia terlihat dari adanya cahaya dan panas yang di hasilkan dari proses pembakaran lilin, serta terbentunya gas dan asap yang merupakan hasil reaksi antara bahan bakar lilin (paraffin) dengan oksigen yang kemudian menghasilkan gas karbon dioksida. Perubahan ini disebut perubahan kimia karena terjadi reaksi antara satu materi dengan materi lain yang membentuk materi baru yang bersifat kekal. Dimana materi yang bereaksi di sini adalah paraffin dan oksigen diudara. Sedangkan materi yang dihasilkan adalah asap yang mengandung CO2 dan H2O, seperti yang terlihat pada persamaan reaksi berikut ini : 2C20H42 + 41O2 à 40CO2 + 42H2O
  • 14. Proses Pembakaran pd Lilin 4. Pada reaksi di atas terlihat bahwa hasil pembakaran paraffin hanya menghasilkan CO2 dan H2O, sedangkan lilin yang di bakar juga menghasilkan lilin cair atau lelehan lilin. Hal ini di sebabkan karena reaksi diatas adalah reaksi sempurna pada pembakaran 2 molekul paraffin, sedangakan lilin terdiri atas banyak molekul dan tidak semua molekul bereaksi dengan oksigen membentuk CO2 dan H2O. Reaksi pembakaran lilin yang tidak sempurna juga terlihat dari terbentunya asap hitam yang merupakan molekul karbon atau yang sering kita temui sebagai arang. Jika semua molekul paraffin membentuk CO2 dan H2O, maka pada lilin hanya terjadi perbahan kimia atau tidak ada perubahan fisika yang terjadi. Karena perubahan fisika pada lilin terletak pada perubahan wujud lilin dari padat menjadi cair dan kembali berwujud padat.
  • 15. Proses Peragian pd Tape Singkong 1. Reaksi dalam fermentasi singkong menjadi tape adalah glukosa (C6H12O6) yang merupakan gula paling sederhana , melalui fermentasi akan menghasilkan etanol (2C2H5OH). Reaksi fermentasi ini dilakukan oleh ragi, dan digunakan pada produksi makanan. Persamaan Reaksi Kimia: C6H12O6 + 2C2H5OH + 2CO2 + 2 AT atau: Gula + Alkohol (etanol) + Karbon dioksida + Energi
  • 16. Proses Peragian pd Tape Singkong 2. Pembuatan tape termasuk dalam bioteknologi konvensional (tradisional) karena masih menggunakan cara-cara yang terbatas. 3. Pada proses pembuatan tape, jamur ragi akan memakan glukosa yang ada di dalam singkong sebagai makanan untuk pertumbuhannya, sehingga singkong akan menjadi lunak, jamur tersebut akan merubah glukosa menjadi alkohol. Dalam pembuatan tape, ragi (Saccharomyces cereviceae) mengeluarkan enzim yang dapat memecah karbohidrat pada singkong menjadi gula yang lebih sederhana. Oleh karena itu, tape terasa manis apabila sudah matang walaupun tanpa diberi gula sebelumnya. 4. Kegagalan dalam pembuatan tape biasanya dikarenakan enzim pada ragi Saccharomyces cereviceae tidak pecah apabila terdapat udara yang mengganggu proses pemecahan enzim tersebut.
  • 17. Proses Pengaratan pd Besi • Paku yang terbuat dari besi jika bereaksi dengan udara dan air, maka besi (Fe) tersebut dapat berubah menjadi karat besi (Fe2O3 ⋅ nH2O). Sifat besi dan karat besi sangat berbeda. Besi mempunyai sifat yang kuat, sedangkan karat besi mempunyai sifat yang rapuh. • Faktor-faktor yang mempercepat proses perkaratan antara lain: a) adanya uap air (udara yang lembap), b) adanya uap garam atau asam di udara, c) permukaan logam yang tidak rata, d) singgungan/gesekan dengan logam lain.
  • 18. Proses Pengaratan pd Besi • Peristiwa perkaratan pada besi dapat dicegah dengan cara: • menghindarkan kontak langsung antara benda yang terbuat dari besi dengan oksigen atau air. Ini dapat dilakukan dengan cara mengecat, melumuri besi dengan oli, membalut besi dengan plastik, atau melapisi besi dengan timah; • memperhalus permukaan logam, misalnya diamplas; • mencegah logam agar tidak terkena uap garam atau asam; menyimpan logam di tempat kering.
  • 19. Reaksi pd proses fotosintesisnya: 6H2O + 6CO2 + cahaya menghasilkan C6H12O6 (glukosa) + 6O2 Laju proses fotosintesis pada tumbuhan bisa berlangsung dengan laju maksimal jika unsur-unsur pendukungnya terpenuhi yakni antara lain: cahaya, konsentrasi karbondiosida, suhu, kadar air, jumlah fotosintet atau hasil fotosintesis dan kemudian tahap pertumbuhan tanaman itu sendiri.
  • 20. Sekian dan Terima Kasih Sudah Mengikuti Persentasi kami.

Related Documents