PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA (PGI)
COMMUNION OF CHUHCHES IN INDONESIA (CCI)
Jalan Salemba Raya No. 10, Jaka...
Meminta agar pemerintah segera mengusut tuntas siapapun pelaku peristiwa ini dan
segera melakukan tindakan sesuai dengan k...
of 2

Press Release PGI terkait Insiden di Tolikara Papua

Tolikara, Pernyataan Pers PGI, GIDI
Published on: Mar 4, 2016
Published in: News & Politics      
Source: www.slideshare.net


Transcripts - Press Release PGI terkait Insiden di Tolikara Papua

  • 1. PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA (PGI) COMMUNION OF CHUHCHES IN INDONESIA (CCI) Jalan Salemba Raya No. 10, Jakarla Puma! (l 0430) Telepon / Phone : 3150451. 3150455, 3908119. 3908120 Fax . ' 62-21-3150457 Aluma! Kawa! / Cable A ddresx OIKOI/ .Ml-JJVE . IA KAR TA Email . ' PERNYATAAN SIKAP PERSEKUTUAN GEREIA-GEREJA DI INDONESIA (PGI) "Menyíkapí Peristiwa Tolíkara 17 Juli 2015" Jakarta, 18 Juli 2015 Pertama-tama, PGI menyampaikan "SeIamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H" kepada Saudara- saudara sebangsa dan setanah air yang beragama Islam. Mohon maaf Iahir dan batin. Sehubungan dengan peristiwa kekerasan yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2015 saat Sholat led sedang berlangsung di Tolíkara serta pembakaran mesjid dan beberapa kios milik penduduk oleh sekelompok orang serta beberapa orang vang menderita luka tembak, maka PGI ingin menyampaikan beberapa hal sebagai berikut: 1. Menyesalkan terjadinya peristiwa Tolíkara. Peristiwa tersebut telah menodaí ketenangan dan kekhusukan serta kegembiraan umat Muslim dalam merayakan Idul Fítri. Karena itu PGI mengecam keras terjadinya pembubaran Sholat led dan pembakaran rumah badah, dalam halini mesjid. Peristiwa ini amat memprihatinkan karena tidak mencerminkan semangat kerukunan yang terus kita tumbuh kembangkan bersama di tanah air yang kita cintai ini. 2. Tindakan kekerasan dalam bentuk apapun dan dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan karena melukai keutuhan kita sebagai bangsa dan tidak mencerminkan sikap mengasihi semua orang yang diajarkan oleh Yesus Kristus. Terutama jika hal ini dilakukan ketika umat sedang menjalankan ibadah. 3. Indonesia adalah Negara Kesatuan yang berdasarkan hukum. Karena itu untuk memelihara keutuhan tersebut, tidak ada satu kelompok berdasarkan Iatarbelakang apapun vang dapat mengkapling satu daerah tenentu sebagai daerahnya. Setiap warganegara Indonesia apapun Iatar belakangnya. mempunyai hak untuk hidup di wilayah manapun dalam Negara kesatuan Republik Indonesia, dan bebas menjalankan ibadahnya.
  • 2. Meminta agar pemerintah segera mengusut tuntas siapapun pelaku peristiwa ini dan segera melakukan tindakan sesuai dengan ketentuan hukum. PGI juga berharap agar aparat kepolisian dan keamanan bisa bertindak cepat untuk memulihkan rasa aman masyarakat Tolíkara dan sekitarnya. PGI menyesalkan bahwa pemerintah termasuk aparat keamanan kurang tanggap mengantisipasi terjadi peristiwa ini. Menghimbau semua pihak untuk menahan diri dan tidak terpancing oleh provokasi- provokasi yang dapat memperkeruh situasí. PGI meminta kepada pemerintah untuk mengusut akar masalah dari berbagai peristiwa konfllk di Papua dan terus mengupayakan dialog dengan masyarakat Papua agar Papua damai sungguh dapat terwujud. Dalam proses ini hendaknya pemerintah mengedepankan pendekatan sosio-kultural ketimbang hanya pendekatan keamanan. Mengingat informasi yang masíh simpang síur, PGI meminta kepada KOMNAS HAM untuk segera mengirim tím untuk menginvestigasi peristiwa tersebut secara objektif dan transparan. PGI mendoakan semua korban dari peristiwa ini dan semoga situasi damai di Tolíkara cepat pulih kembali. Semoga Allah menolongkita! u . ›_ -' S. v . . . . Aias amagersekutuan Gerqa-gereia dl Indonesia U, i . . š~„__ . , HQ riette T. Hutabarat-Lebang ç "čkētâílíifílm

Related Documents