Pengayaan Sejarah
Ciri perlawanan Bangsa
Indonesia
Faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya
nasionalisme :
• Faktor dari dalam (internal)
• Faktor dari luar (eksternal)
Kemajuan Politik di Indonesia dapat
Dilihat dengan bermunculannya
Partai-partai yang mengatas namakan
Bangsa Indonesia....
Penderitaan dan kesengsaraan akibat
imperialisme
muncul dan berkembangnya imperialisme di
dunia membawa perubahan yang ...
Golongan terpelajar muncul dimana-mana
sebagai akibat dari perkembangan dan
peningkatan pendidikan. Akibat lanjut dari
...
Munculnya Paham-Paham
Baru
Munculnya paham-paham baru di Eropa,
Amerika, dan Timur tengah yang masuk
ke Indonesia sepe...
misalnya adanya All Indian National
Congress 1885 dan Gandhisme di
India, adanya Gerakan Turki Muda di
Turki oleh Kemal...
1905
Organisasi Pergerakan Nasional
Wahidin Soedirohoesodo dan Soetomo (Ketua)
Batavia, Rabu 20 Mei 1908
Tujuan • Mengupayakan hubungan kekeluargaan atas se...
Haji Samanhudi
Akhir tahun 1911 di Solo (Awalnya bernama Sarekat Dagang Islam)
• Mengembangkan Jiwa dagang dikalangan Pr...
Douwes Dekker, dr. Cipto Mangukusomo dan Soewardi Soejaningrat
Bandung, 25 Desember 1912
• Membangun patriotisme semua a...
H.J.F.M. Sneevliet, H.W. Dekker, Semaun, dan Darsono.
9 Mei 1914 (namanya masih ISDV), 23 Mei 1920 (jadi PKI)
Tujuan • M...
Sutan Kasayangan, Moh. Hatta, dan R.N. Suroto
1908 di Belanda.
Tujuan • Tujuannya adalah memajukan kepentingan-kepenting...
KH Ahmad Dahlan
18 November 1912
Tujuan • Memurnikan ajaran Islam
• Mengajak masyarakat untuk berbuat sesuai Al Quran d...
I.r Soekarno (Ketua)
Bandung , 4 Juli 1927
Tujuan • Tujuan utamanya adalah bekerja untuk Kemerdekaan Indonesia.
• Menin...
Sumber :
• http://rifkysunandi.blogspot.sg/2012/11/macam-macam-pergerakan-di-indonesia.
html
• http://id.wikipedia.org/...
Nasionalisme di Indonesia
of 19

Nasionalisme di Indonesia

Ditampilkan dalam power point lebih enak. Silahkan di download :)
Published on: Mar 3, 2016
Published in: Education      
Source: www.slideshare.net


Transcripts - Nasionalisme di Indonesia

  • 1. Pengayaan Sejarah
  • 2. Ciri perlawanan Bangsa Indonesia
  • 3. Faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya nasionalisme : • Faktor dari dalam (internal) • Faktor dari luar (eksternal)
  • 4. Kemajuan Politik di Indonesia dapat Dilihat dengan bermunculannya Partai-partai yang mengatas namakan Bangsa Indonesia. Partai-partai tersebutlah yang menjadi motor pergerakan nasional di Indonesia
  • 5. Penderitaan dan kesengsaraan akibat imperialisme muncul dan berkembangnya imperialisme di dunia membawa perubahan yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah Indonesia. Pelaksanaan imperialisme di wilayah ini menimbulkan kesengsaraan dan penderitaan bagi bangsa pribumi, karena kaum penjajah hanya berusaha untuk mengeruk keuntungan demi kejayaan bangsanya sendiri. Kesengsaraan dan penderitaan inilah yang menjadi alasan atau pendorong munculnya periawanan-perlawanan bangsa Indonesia.
  • 6. Golongan terpelajar muncul dimana-mana sebagai akibat dari perkembangan dan peningkatan pendidikan. Akibat lanjut dari penyebaran kaum terpelajar di dalam masyarakat, timbullah berbagai gerakan yang menentang penjajah. Oleh karena itu, kaum terpelajar pribumi tampil di atas panggung politik dan menjadi penggerak atau pimpinan pergerakan nasional bangsa Indonesia.
  • 7. Munculnya Paham-Paham Baru Munculnya paham-paham baru di Eropa, Amerika, dan Timur tengah yang masuk ke Indonesia seperti liberalisme, demokrasi, nasionalisme, sosialisme, dan pan-islamisme yang mempercepat timbulnya nasionalime Indonesia. Liberalisme Nasionalisme Sosialisme Demokrasi Pan-islamisme
  • 8. misalnya adanya All Indian National Congress 1885 dan Gandhisme di India, adanya Gerakan Turki Muda di Turki oleh Kemal Attaturk, lalu lahirnya nasionalisme di Filipina yang dipelopori oleh Dr. Jose Rizal
  • 9. 1905
  • 10. Organisasi Pergerakan Nasional
  • 11. Wahidin Soedirohoesodo dan Soetomo (Ketua) Batavia, Rabu 20 Mei 1908 Tujuan • Mengupayakan hubungan kekeluargaan atas segenap Budi Utomo bangsa Bumi Putera. • Mengadakan perbaikan pelajaran di sekolah sekolah. • Mendirikan badan wakaf yang akan mengumpulkan dana untuk belanja anak-anak Jenis Organisasi Moderat, Kooperatif
  • 12. Haji Samanhudi Akhir tahun 1911 di Solo (Awalnya bernama Sarekat Dagang Islam) • Mengembangkan Jiwa dagang dikalangan Pribumi Muslim • Memberikan bantuan kepada anggota-anggota yang menderita kesulitan modal dalam berusaha. • Memajukan rakyat dengan cara persaudaraan dan tolong-menolong Sarekat Islam sesama muslim Tujuan Jenis Organisasi Radikal, Non-kooperatif
  • 13. Douwes Dekker, dr. Cipto Mangukusomo dan Soewardi Soejaningrat Bandung, 25 Desember 1912 • Membangun patriotisme semua amggota terhadap tanah air yang telah membangun lapangan hidup kepada mereka • Menghapuskan kolonialisme dan eksploitasi Belanda atas rakyat Hindia Belanda • Mempersiapkan kehidupan rakyat yang merdeka Tujuan Jenis Organisasi Radikal, Non-kooperatif Indische Partij
  • 14. H.J.F.M. Sneevliet, H.W. Dekker, Semaun, dan Darsono. 9 Mei 1914 (namanya masih ISDV), 23 Mei 1920 (jadi PKI) Tujuan • Mendirikan negara Komunis Indonesia • Mendapatkan anggota sebanyak mungkin, yang dilaksakan dengan menyusupi Ajaran Marxisme ke dalam tubuh SI. • Menyebarkan ajaran Marxisme ke Indonesia Jenis Organisasi Radikal, Non-kooperatif Partai Komunis Indonesia
  • 15. Sutan Kasayangan, Moh. Hatta, dan R.N. Suroto 1908 di Belanda. Tujuan • Tujuannya adalah memajukan kepentingan-kepentingan bersama orang-orang pribumi dan nonpribumi bukan eropa di negeri Belanda. • Berusaha agar masalah Indonesia mendapatkan perhatian dari dunia internasional. • Berjuang untuk kemerdekaan Indonesia Jenis Organisasi Radikal, Non-kooperatif Perhimpunan Indonesia
  • 16. KH Ahmad Dahlan 18 November 1912 Tujuan • Memurnikan ajaran Islam • Mengajak masyarakat untuk berbuat sesuai Al Quran dan hadis • Menegakkan syariat Islam Jenis Organisasi Radikal, Kooperatif Muhammadiyah
  • 17. I.r Soekarno (Ketua) Bandung , 4 Juli 1927 Tujuan • Tujuan utamanya adalah bekerja untuk Kemerdekaan Indonesia. • Meningkatkan nasib kaum marhaen (kelas sosial rendah) • Menetapkan garis politik memperbaiki keadaan politik, ekonomi dan sosial dengan kekuatan sendiri, antara lain dengan mendirikan sekolah-sekolah, poliklinik-poliklinik, bank nasional, perkumpulan koperasi, dan sebagainya. Jenis Organisasi Radikal, Non-Kooperatif Partai Nasional Indonesia
  • 18. Sumber : • http://rifkysunandi.blogspot.sg/2012/11/macam-macam-pergerakan-di-indonesia. html • http://id.wikipedia.org/wiki/Nasionalisme_Indonesia • Buku Sejarah Kelas XI Kurikulum 2013 Bagi yang mau meng-copy presentasi ini, tolong doakan yang buat agar diberikan umur panjang, kecerdasan, masuk surga, sukses. Design : Ifan Islami – SMAN 33 Jakarta Fb.me/ifanislami1 Aamiin