Narasi Pendidikan:Menggenapkan Budaya BernalarIwan PranotoMoedomo Learning InitiativeSeminar Nasional Kebudayaan Kontempor...
1. Iman Pragmatisme dalam Pendidikan2. Menyerah pada Ketaksadaran Kolektif3. Pendidikan sebagai Pengelola Pewaris...
Buku Matematika SDSeri Karakter4. Seorang pengusahabatu-bata yang suksesdan kreatif telahmencetak 748 bata.Kemudian, setia...
Zikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto
Di sinilah, kupikir, sumber musibahnya. Persoalan ... sebagaimana juga soal pendidikan (arti...
Mengutamakan Iman Pragmatismenamun Bermimpi PendidikanBerkarakterAbsurditas Zaman
Moral kok diukur dengan Alih-alih terbangunnya angka, bahkan ketika ...
Orientasi usaha Belajar bukanadalah hasil, bukan ...
… kini (perilaku korup)banyak dilakukan generasi Masa depan kebenaran muda pula. Korupsi kini ...
Pembangunan karakter tidak bisa serta-merta dapat Sebab, karakter melekat pada dibeban...
Sepanjang pola pewarisan kebudayaan berlangsung dengan ideal, maka karakter itu juga akan terben...
Bagaimana Membangun Karakter
Pembuatan gerabah Celengan menjadi "ruh baru" mengajarkan keuletan, bagi day...
Individu berkarakter Individu berkarakter adalah ia yang memiliki adalah ia yg t...
Pekerjaan (profesi) memiliki hubungan timbal balik dengan pembentukan karakter, jika profesi it...
Segala doktrin, apa pun materi & pelaksanaannya, akan menghambat kreativitas. Kita tidak ingin ...
Karakter Kecakapan Berpikir ...
• Gigih• Mengelola impulsivity (sikap • Berpikir dan berkomunikasi grusa grusu) ...
• Writing to learn (think)• Learning to write ...
Kecakapan Karakter Berpikir ...
Izinkan aku terus menzikirkan kegelisahan ini, kegelisahan yang kian hari membuncah, bahkan ...
of 21

Narasi Pendidikan: Menggenapkan Budaya Bernalar

Sebuah zikir kegelisahan pendidik disampaikan pada Seminar Nasional Kebudayaan Kontemporer II, Aula Barat ITB, 29 Okt 2012. Presentasi ini ekstrapolasi dari buku "Surat Malam untuk Presiden" tulisan Acep Iwan Saidi.
Published on: Mar 3, 2016
Published in: Education      
Source: www.slideshare.net


Transcripts - Narasi Pendidikan: Menggenapkan Budaya Bernalar

  • 1. Narasi Pendidikan:Menggenapkan Budaya BernalarIwan PranotoMoedomo Learning InitiativeSeminar Nasional Kebudayaan Kontemporer 2Aula Barat ITB, 29 Oktober 2012
  • 2. 1. Iman Pragmatisme dalam Pendidikan2. Menyerah pada Ketaksadaran Kolektif3. Pendidikan sebagai Pengelola Pewarisan Budaya4. Menggenapkan Budaya BernalarZikir ZamanZikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto
  • 3. Buku Matematika SDSeri Karakter4. Seorang pengusahabatu-bata yang suksesdan kreatif telahmencetak 748 bata.Kemudian, setiap hariia mencetak 100 batubata. Berapa jumlahseluruh batu batanyasetelah 5 hari?Iman Pragmatismedalam PendidikanZikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto
  • 4. Zikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto
  • 5. Di sinilah, kupikir, sumber musibahnya. Persoalan ... sebagaimana juga soal pendidikan (artinya soal kemiskinan yang kemanusiaan) dirumuskan melalui data distandarisasi dengan statistik. "mesin" Lihatlah, soal2 ujian kan lebih banyak dibuat dalam bentuk pilihan. Ini karena Logical fallacy memeriksanya lebih mudah daripada esai.Oversimplifikasi NaifZikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto
  • 6. Mengutamakan Iman Pragmatismenamun Bermimpi PendidikanBerkarakterAbsurditas Zaman
  • 7. Moral kok diukur dengan Alih-alih terbangunnya angka, bahkan ketika karakter yg kuat, pada diri karakter atau moral peserta didik justru menjadi bidang studi pun, tertanam "iman menurutku, adalah hal yg pragmatisme". ganjil.Karakter yang dicari, imanpragmatisme yang diperolehZikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto
  • 8. Orientasi usaha Belajar bukanadalah hasil, bukan kenikmatan, tetapi proses apalagi beban. kerja keras.Penerapan ImanPragmatismeZikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto
  • 9. … kini (perilaku korup)banyak dilakukan generasi Masa depan kebenaran muda pula. Korupsi kini adalah kepalsuan. ~Yasraf tampak tak disadari lagi A. Piliang sebagai korupsi.Menyerah pada ketaksadarankolektif: Hidup memang harusdemikian adanyaZikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto
  • 10. Pembangunan karakter tidak bisa serta-merta dapat Sebab, karakter melekat pada dibebankan pada pendidikan kebudayaan, dan/atau formal di sekolah, melainkan yg kebudayaan menjadi faktor utama dan terutama adalah signifikan dalam membentuk pada bagaimana kebudayaan karakter. disikapi dan dikelola Pewarisan sekaligus penyebarluasan karakter menjadi identik dengan pola & manajemen pewarisan kebudayaan.Pewarisan KebudayaanZikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto
  • 11. Sepanjang pola pewarisan kebudayaan berlangsung dengan ideal, maka karakter itu juga akan terbentuk secara terus menerus pada setiap generasi.Pendidikan Berperan MengelolaPewarisan KebudayaanZikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto
  • 12. Bagaimana Membangun Karakter
  • 13. Pembuatan gerabah Celengan menjadi "ruh baru" mengajarkan keuletan, bagi daya juang para keteguhan, ekspresi, juga pembuatnya. Celengan "pelampiasan emosi". ... menjadi tanda ... harus terkandung semangat BERANI MENAHANperlawanan dan kepejuangan. HASRAT.Kyai SongZikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto
  • 14. Individu berkarakter Individu berkarakter adalah ia yang memiliki adalah ia yg tahu arah kekekuatan "di dalam" yang mana harus melangkah. meneguhkan subjek Ia "merancang sendiri" dirinya "di luar" nasibnya.Learning to beZikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto
  • 15. Pekerjaan (profesi) memiliki hubungan timbal balik dengan pembentukan karakter, jika profesi itu disikapi, diterima, & dimaknai sebagaimana mestinya.Profesi → KarakterZikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto
  • 16. Segala doktrin, apa pun materi & pelaksanaannya, akan menghambat kreativitas. Kita tidak ingin mencetak karakter individu patuh.Pendidikan Dogmatis,Pseudomath, PseudoscienceZikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto
  • 17. Karakter Kecakapan Berpikir PembelajaranKarakter Tak Lepas dariKecakapan BerpikirZikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto
  • 18. • Gigih• Mengelola impulsivity (sikap • Berpikir dan berkomunikasi grusa grusu) dengan kejelasan dan ketepatan• Mendengarkan dengan empati • Membuat, membayangkan, dan pemahaman mencipta• Berpikir luwes • Menanggapi dengan ketakjuban• Berpikir tentang berpikir dan gumun (metacognition) • Bertanggung jawab pada risiko• Mengejar keakuratan • Menemukan lelucon• Bertanya dan merumuskan • Berpikir saling terkait pertanyaan • Tetap terbuka terhadap proses• Menerapkan pengalaman belajar berkelanjutan terdahulu pada situasi baruKarakter – Curtis SchnorrZikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto
  • 19. • Writing to learn (think)• Learning to write • Speaking to learn• Learning to speak (think)• Learning to draw • Drawing to learn• Learning to solve (think) problems • Solving problems to learn (think)MengangkatPembelajaranZikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto
  • 20. Kecakapan Karakter Berpikir BudayaManajemen PewarisanKebudayaanZikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto
  • 21. Izinkan aku terus menzikirkan kegelisahan ini, kegelisahan yang kian hari membuncah, bahkan tidak jarang juga mencekam diri sendiri.Zikir KegelisahanZikir Kegelisahan Pendidik ~ @iwanpranoto