KINETIKA REAKSI
Cabang ilmu yang mempelajari reaksi kimia secara kuantitatif
dan juga mempelajari faktor-faktor yang mem...
ORDO DAN MOLEKULARITASOrde reaksi ditentukan denganpercobaan
MOLEKULARITAS
Jumlah molekul yang terlibat dalam tiap tahap reaksi
Molekularitas Tergantung pada tahap reaksi
Reaksi:
PERSAMAAN LAJU REAKSI
Dapat juga ditulis dengan konsentrasi lain:
PERSAMAAN LAJU REAKSI
REAKSI ORDE NOL
REAKSI ORDE PERTAMA
REAKSI ORDE PERTAMA
REAKSI ORDE KEDUA
REAKSI ORDE KEDUA
REAKSI ORDE KEDUA
REAKSI ORDE KEDUA
PENETUAN ORDE REAKSI
Metode Integrasi mencocokkan persamaan laju reaksi dengan data hasil percobaan
denganmetodeintegra...
PENETUAN ORDE REAKSI
3. Fungsi konsentrasi proporsional dengan waktu dan diplot sehingga menghasilkan garis lurus dengan ...
CONTOH METODE INTEGRAL
Waktu(s)
0,0
1,0
2,0
3,0
4,0
5,0
6,0
Konsentrasi(M)
8,000
4,106
2,107
1,082
0,555
0,...
CONTOH METODE INTEGRAL
Jawab :
Asumsi bahwa data tersebut mengikuti orde satu sehingga
persamaan kecepatan reaksi mengi...
METODE LAJU REAKSI AWAL
METODE LAJU REAKSI AWAL
PENETUAN KONSTANTA REAKSI
METODE GUGGENHEIM UNTUK ORDE 1
METODE GUGGENHEIM UNTUK ORDE 1
REAKSI REVERSIBEL
Reaksi diatas adalah reaksi reversibel orde ke-2
Laju reaksi:
REAKSI REVERSIBEL
Pada keadaan seimbangReaksi ke kiri = reaksi ke kanan
REAKSI REVERSIBELIntermediate Tidak Terdeteksi
REAKSI PARALEL
Dua atau lebih reaksi terjadi secara bersamaan dari reaktan yang sama
Laju reaksi
REAKSI BERURUTAN
Contoh:
Laju terurainya A:
Laju pembentukan B:
Laju pembentukan C:
REAKSI BERURUTAN
REAKSI BERURUTANIntermediet B konsentrasinya dianggap tetap:
REAKSI BERURUTAN
REAKSI BERANTAI
Reaksi eksplosif
Contoh reaksi rantai lurus:
Laju reaksi:
Tahap reaksi:
MEKANISME REAKSI
Mempelajari jenis dan tahap reaksi
Misal:
Tahap penentu laju reaksi
SUHU DAN LAJU REAKSI
Persamaan Arrhenius (1889):
ENERGI AKTIVASI
Energi aktivasi adalah energi minimum yang dibutuhkan agar A dapat menghasilkan produk
ENERGI AKTIVASI
of 34

Kinetika reaksi-pertemuan-6

Published on: Mar 3, 2016
Source: www.slideshare.net


Transcripts - Kinetika reaksi-pertemuan-6

  • 1. KINETIKA REAKSI Cabang ilmu yang mempelajari reaksi kimia secara kuantitatif dan juga mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhinya. Laju reaksi kimia adalah jumlah mol reaktan per satuan volume yang bereaksi dalam satuan waktu tertentu ( )( ) 1 volume fluida waktu jumlah mol i yang terbentuk dt dN V r i i  
  • 2. ORDO DAN MOLEKULARITASOrde reaksi ditentukan denganpercobaan
  • 3. MOLEKULARITAS Jumlah molekul yang terlibat dalam tiap tahap reaksi Molekularitas Tergantung pada tahap reaksi Reaksi:
  • 4. PERSAMAAN LAJU REAKSI Dapat juga ditulis dengan konsentrasi lain:
  • 5. PERSAMAAN LAJU REAKSI
  • 6. REAKSI ORDE NOL
  • 7. REAKSI ORDE PERTAMA
  • 8. REAKSI ORDE PERTAMA
  • 9. REAKSI ORDE KEDUA
  • 10. REAKSI ORDE KEDUA
  • 11. REAKSI ORDE KEDUA
  • 12. REAKSI ORDE KEDUA
  • 13. PENETUAN ORDE REAKSI Metode Integrasi mencocokkan persamaan laju reaksi dengan data hasil percobaan denganmetodeintegral iniadalah 1. Padasistemkonstanvolume, persamaankecepatanreaksipenghilanganreaktanA akanmengikutibentuk: ataupadakasusyang lebihterbatasdapatdituliskansebagai 2. Persamaandiatasdisusunulangmenjadi kemudiandiintegrasikanmenjadi ),(CkfdtdCrA )(CfkdtdCrA dtkCfdCA )( ktdtkCfdCtCCAAAA 00)(
  • 14. PENETUAN ORDE REAKSI 3. Fungsi konsentrasi proporsional dengan waktu dan diplot sehingga menghasilkan garis lurus dengan slope k untuk persamaan kecepatan reaksi yang diuji. 4. Dari eksperimen tentukan nilai integrasi-nya dan plot. 5. Cek apakah data-data ini fit bagus dengan mekanisme yang diujikan. Bila tidak coba mekanisme lain.
  • 15. CONTOH METODE INTEGRAL Waktu(s) 0,0 1,0 2,0 3,0 4,0 5,0 6,0 Konsentrasi(M) 8,000 4,106 2,107 1,082 0,555 0,285 0,146 Bila diketahui data kinetik sebagai berikut Uji apakah data waktu-konsentrasi tersebut memenuhi orde satu ! Bila ya berapa konstanta kecepatan reaksinya.
  • 16. CONTOH METODE INTEGRAL Jawab : Asumsi bahwa data tersebut mengikuti orde satu sehingga persamaan kecepatan reaksi mengikuti kt C C A A   0 ln C C kt A A  (ln  ln )  0 0 ln ln A A C  kt  C 0 1 2 3 4 5 6 -2 -1.5 -1 -0.5 0 0.5 1 1.5 2 2.5 t det Ln(C) Konstanta kecepatan reaksi sebesar 0.66715 det^-1
  • 17. METODE LAJU REAKSI AWAL
  • 18. METODE LAJU REAKSI AWAL
  • 19. PENETUAN KONSTANTA REAKSI
  • 20. METODE GUGGENHEIM UNTUK ORDE 1
  • 21. METODE GUGGENHEIM UNTUK ORDE 1
  • 22. REAKSI REVERSIBEL Reaksi diatas adalah reaksi reversibel orde ke-2 Laju reaksi:
  • 23. REAKSI REVERSIBEL Pada keadaan seimbangReaksi ke kiri = reaksi ke kanan
  • 24. REAKSI REVERSIBELIntermediate Tidak Terdeteksi
  • 25. REAKSI PARALEL Dua atau lebih reaksi terjadi secara bersamaan dari reaktan yang sama Laju reaksi
  • 26. REAKSI BERURUTAN Contoh: Laju terurainya A: Laju pembentukan B: Laju pembentukan C:
  • 27. REAKSI BERURUTAN
  • 28. REAKSI BERURUTANIntermediet B konsentrasinya dianggap tetap:
  • 29. REAKSI BERURUTAN
  • 30. REAKSI BERANTAI Reaksi eksplosif Contoh reaksi rantai lurus: Laju reaksi: Tahap reaksi:
  • 31. MEKANISME REAKSI Mempelajari jenis dan tahap reaksi Misal: Tahap penentu laju reaksi
  • 32. SUHU DAN LAJU REAKSI Persamaan Arrhenius (1889):
  • 33. ENERGI AKTIVASI Energi aktivasi adalah energi minimum yang dibutuhkan agar A dapat menghasilkan produk
  • 34. ENERGI AKTIVASI

Related Documents