Remaja sekarang ini lebih menuruti ego nya dari pada
keselamatan dirinya, sekarang ini banyak dijumpai anak muda
sekolah d...
yang dipertaruhkan sebagai tujuan dari kegiatan lomba
liar ini. Usia muda yang belum sampai berpikir dua kali
akan sebab d...
1. Dapat menganggu keamanan, ketertiban
2. kenyamanan dan ketidakharmonisan dalam
bermasyarakat
3. Nyawa jadi taruhan
4. K...
Konselor mengarahkan orang tuanya, agar si orang tua
memberi dukungan dan mengarahkan bakat si anaknya yang
menyukai balap...
Mengembangkan komunikasi dan hubungan yang akrab
dengan anak.
Selalu meluangkan waktu untuk mendengar dan menghargai
pen...
Nadine Puppa Avira - Layanan Konsultasi
Nadine Puppa Avira - Layanan Konsultasi
Nadine Puppa Avira - Layanan Konsultasi
Nadine Puppa Avira - Layanan Konsultasi
Nadine Puppa Avira - Layanan Konsultasi
Nadine Puppa Avira - Layanan Konsultasi
Nadine Puppa Avira - Layanan Konsultasi
Nadine Puppa Avira - Layanan Konsultasi
Nadine Puppa Avira - Layanan Konsultasi
Nadine Puppa Avira - Layanan Konsultasi
Nadine Puppa Avira - Layanan Konsultasi
Nadine Puppa Avira - Layanan Konsultasi
Nadine Puppa Avira - Layanan Konsultasi
Nadine Puppa Avira - Layanan Konsultasi
Nadine Puppa Avira - Layanan Konsultasi
of 20

Nadine Puppa Avira - Layanan Konsultasi

Published on: Mar 3, 2016
Published in: Education      
Source: www.slideshare.net


Transcripts - Nadine Puppa Avira - Layanan Konsultasi

  • 1. Remaja sekarang ini lebih menuruti ego nya dari pada keselamatan dirinya, sekarang ini banyak dijumpai anak muda sekolah dari SMP sampai SMA melakukan kegiatan balapan liar sepeda motor, kegiatan ini bisa dibilang sebagai hobby oleh mereka, penuh tantangan dan sportifitas yang mereka rasakan. Tidak jarang dari kegiatan yang mereka lakukan ini berawal dari rasa iseng atau persaingan untuk memperoleh sesuatu hal, mengadu kecepatan motor yang dimilikinya, berebut pacar atau uang yang dipertaruhkan sebagai tujuan dari kegiatan lomba liar ini.
  • 2. yang dipertaruhkan sebagai tujuan dari kegiatan lomba liar ini. Usia muda yang belum sampai berpikir dua kali akan sebab dan akibatnya jika terjadi pada diri mereka. Sebelum melakukan lomba balapan liar sepeda motor, mereka terlebih dahulu mengadakan perjanjian untuk melakukan di suatu tempat, setelah itu mereka mempersiapkan dan memperbaiki kendaraannya, menambah dan memodifikasi motornya agar kiranya bisa berjalan secepat kancil atau kuda liar dalam balapan liar yang mereka lakukan. Balapan liar sering dilakukan di tempat atau jalan yang kira nya sepi dan bagus untuk digunakan sebagai arena balapan liar, mereka melakukan nya biasanya pulang sekolah atau tengah malam dimalam minggu, pada jam jam ini mereka berkumpul dan memulai atraksinya disepanjang jalan yang mereka anggap aman dari kejaran patroli polisi. Bahkan jika terdapat patroli polisi mereka semakin tertantang untuk mencari dan berpindah untuk mencari tempat lainnya untuk dijadikan arena perlombaan balapan liar
  • 3. 1. Dapat menganggu keamanan, ketertiban 2. kenyamanan dan ketidakharmonisan dalam bermasyarakat 3. Nyawa jadi taruhan 4. Kejar-kejaran dengan polisi 5. Masa depan menjadi taruhannya
  • 4. Konselor mengarahkan orang tuanya, agar si orang tua memberi dukungan dan mengarahkan bakat si anaknya yang menyukai balap motor untuk diikutkan dalam organisasi balapmotor secara resmi ataupun mendaftarkan ke kompetesi balap yang resmi . Agar bakat si anak berkembang dengan baik tanpa harus menanggung resiko berurusan dengan polisi. Tapi kalau si anak hanya menyukai dan untuk ikut-ikutan teman dalam komunitas balap liar jangan dilakukan di sembarang jalan, tapi alangkah baiknya jika ada rencana mempunyai kegiatan balap liar hendaknya bisa menyewa lintasan sebagai arena balapannya.
  • 5. Mengembangkan komunikasi dan hubungan yang akrab dengan anak. Selalu meluangkan waktu untuk mendengar dan menghargai pendapat anak mampu memberikan bimbingan atau solusi jika anak mendapat kesulitan memberikan teguran atau bahkan hukuman jika anak bersalah dan bersedia memberikan pujian atau bahkan hadiah jika anak berbuat baik atau memperoleh prestasi