Narkoba dan Bahaya Pemakaiannya di Kalangan RemajaSenin, 07-01-2008 13:47:49 oleh: ROMEAL ABDALLAKanal: RemajaApa yang dis...
Dari efeknya, narkoba bisa dibedakan menjadi tiga:1. Depresan, yaitu menekan sistem sistem syaraf pusat dan mengurangi akt...
1. Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi,gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi2....
3. Pendidikan menjadi terganggu, masa depan suramDampak fisik, psikis dan sosial berhubungan erat. Ketergantungan fisik ak...
3. Tertier, yaitu upaya untuk merehabilitasi merekayang sudah memakai dan dalamproses penyembuhan. Tahap ini biasanya terd...
of 5

Narkoba dan bahaya pemakaiannya di kalangan remaja

Published on: Mar 3, 2016
Source: www.slideshare.net


Transcripts - Narkoba dan bahaya pemakaiannya di kalangan remaja

  • 1. Narkoba dan Bahaya Pemakaiannya di Kalangan RemajaSenin, 07-01-2008 13:47:49 oleh: ROMEAL ABDALLAKanal: RemajaApa yang disebut NARKOBANarkoba (singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya)adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum,dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, danperilaku seseorang. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik danpsikologis.Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baiksintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahankesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 22 tahun 1997). Yang termasuk jenis Narkotika adalah :• Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat,morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.• Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campurandan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yangberkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yangmenyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No.5/1997). Zat yang termasuk psikotropika antara lain:• Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandarax, Amfetamine, Fensiklidin,Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD(Lycergic Alis Diethylamide), dsb.Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupunsintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapatmengganggu sistim syaraf pusat, seperti:• Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zatorganik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan olehminuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh:lem/perekat, aceton, ether, dsb.Jenis Narkoba menurut efeknya
  • 2. Dari efeknya, narkoba bisa dibedakan menjadi tiga:1. Depresan, yaitu menekan sistem sistem syaraf pusat dan mengurangi aktifitasfungsional tubuh sehingga pemakai merasa tenang, bahkan bisa membuat pemakai tidurdan tak sadarkan diri. Bila kelebihan dosis bisa mengakibatkan kematian. Jenis narkobadepresan antara lain opioda, dan berbagai turunannya seperti morphin dan heroin. Contohyang populer sekarang adalah Putaw.2. Stimulan, merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan serta kesadaran.Jenis stimulan: Kafein, Kokain, Amphetamin. Contoh yang sekarang sering dipakaiadalah Shabu-shabu dan Ekstasi.3. Halusinogen, efek utamanya adalah mengubah daya persepsi atau mengakibatkanhalusinasi. Halusinogen kebanyakan berasal dari tanaman seperti mescaline dari kaktusdan psilocybin dari jamur-jamuran. Selain itu ada jugayang diramu di laboratoriumseperti LSD. Yang paling banyak dipakai adalah marijuana atau ganja.Penyalahgunaan NarkobaKebanyakan zat dalam narkoba sebenarnya digunakan untuk pengobatan dan penefitian.Tetapi karena berbagai alasan - mulai dari keinginan untuk coba-coba, ikut trend/gaya,lambang status sosial, ingin melupakan persoalan, dll. - maka narkoba kemudiandisalahgunakan. Penggunaan terus menerus dan berianjut akan menyebabkanketergantungan atau dependensi, disebut juga kecanduan.Tingkatan penyalahgunaan biasanya sebagai berikut: 1. coba-coba 2. senang-senang 3. menggunakan pada saat atau keadaan tertentu 4. penyalahgunaan 5. ketergantunganDampak penyalahgunaan NarkobaBila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukanakan mengakibatkan ketergantungan. Kecanduan inilah yang akan mengakibatkangangguan fisik dan psikologis, karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat(SSP) dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal.Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat tergantung pada jenis narkobayang dipakai, kepribadian pemakai dan situasi atau kondisi pemakai. Secara umum,dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada fisik, psikis maupun sosial seseorang.Dampak Fisik:
  • 3. 1. Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi,gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi2. Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut ototjantung, gangguan peredaran darah3. Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses), alergi, eksim4. Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan, kesukaranbernafas, pengerasan jaringan paru-paru5. Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat,pengecilan hati dan sulit tidur6. Dampak terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin, seperti:penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguanfungsi seksual7. Dampak terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahanperiode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid)8. Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntiksecara bergantian, risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV yanghingga saat ini belum ada obatnya9. Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over Dosis yaitu konsumsinarkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkankematianDampak Psikis:1. Lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah2. Hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga3. Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal4. Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan5. Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diriDampak Sosial:1. Gangguan mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan2. Merepotkan dan menjadi beban keluarga
  • 4. 3. Pendidikan menjadi terganggu, masa depan suramDampak fisik, psikis dan sosial berhubungan erat. Ketergantungan fisik akanmengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidakmengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangatkuat untuk mengkonsumsi (bahasa gaulnya sugest). Gejata fisik dan psikologis ini jugaberkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang tua, mencuri,pemarah, manipulatif, dll.Bahaya bagi RemajaMasa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masadewasa. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan remaja akan membentukperkembangan diri orang tersebut di masa dewasa. Karena itulah bila masa anak-anakdan remaja rusak karena narkoba, maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya.Pada masa remaja, justru keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan gayahidup, serta bersenang-senang besar sekali. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan remaja untuk terdorongmenyalahgunakan narkoba. Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yangpaling banyak adalah kelompok usia remaja.Masalah menjadi lebih gawat lagi bila karena penggunaan narkoba, para remaja tertulardan menularkan HIV/AIDS di kalangan remaja. Hal ini telah terbukti dari pemakaiannarkoba melalui jarum suntik secara bergantian. Bangsa ini akan kehilangan remaja yangsangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS. Kehilanganremaja sama dengan kehilangan sumber daya manusia bagi bangsa.Apa yang masih bisa dilakukan?Banyak yang masih bisa dilakukan untuk mencegah remaja menyalahgunakan narkobadan membantu remaja yang sudah terjerumus penyalahgunaan narkoba. Ada tiga tingkatintervensi, yaitu1. Primer, sebelum penyalahgunaan terjadi, biasanya dalam bentuk pendidikan,penyebaran informasi mengenai bahaya narkoba, pendekatan melalui keluarga, dll.Instansi pemerintah, seperti halnya BKKBN, lebih banyak berperan pada tahap intervensiini. kegiatan dilakukan seputar pemberian informasi melalui berbagai bentuk materi KIEyang ditujukan kepada remaja langsung dan keluarga.2. Sekunder, pada saat penggunaan sudah terjadi dan diperlukan upaya penyembuhan(treatment). Fase ini meliputi: Fase penerimaan awal (initialintake)antara 1 - 3 haridengan melakukan pemeriksaan fisik dan mental, dan Fase detoksifikasi dan terapikomplikasi medik, antara 1 - 3 minggu untuk melakukan pengurangan ketergantunganbahan-bahan adiktif secara bertahap.
  • 5. 3. Tertier, yaitu upaya untuk merehabilitasi merekayang sudah memakai dan dalamproses penyembuhan. Tahap ini biasanya terdiri atas Fase stabilisasi, antara 3-12 bulan,untuk mempersiapkan pengguna kembali ke masyarakat, dan Fase sosialiasi dalammasyarakat, agar mantan penyalahguna narkoba mampu mengembangkan kehidupanyang bermakna di masyarakat. Tahap ini biasanya berupa kegiatan konseling, membuatkelompok-kelompok dukungan, mengembangkan kegiatan alternatif, dll.

Related Documents