SANRA HANALIDE DAMANIK
8136142018
PENDIDIKAN KIMIA B
KIMIA INTI
&
RADIOKIMIA
Dalam tabel periodik, atom suatu unsur secara umum
dilambangkan dengan:
Keterangan:
Nuklida adalah jenis atom yang dibedakan oleh
jumlah proton dan jumlah neutronnya.
a. Nuklida berdasarkan nomo...
2. Isobar, yaitu unsur-unsur yang memiliki nomor
massa sama, tetapi memiliki nomor atom berbeda.
Contoh :
3. Isoton, yaitu...
2. Nuklida genap-gasal, yaitu nuklida yang memiliki Z
genap dan N gasal.
Contoh :
3. Nuklida gasal-genap, yaitu nuklida ya...
 Gaya inti adalah gaya yang mengakibatkan proton
dan neutron tetap berada dalam inti.
 Karakteristik gaya inti yaitu seb...
 Stabilitas inti atom ditentukan oleh perbandingan
antara jumlah proton dan neutron.
a. Inti Ringan (Z ≤ 20)
Inti ringan ...
 Energi Ikat inti adalah energi yang dipperlukan untuk
melepaskan partikel-partikel penyusun inti menjadi
partikel-partik...
b. Konversi Defek Massa Menjadi Energi Ikat Inti
Penyusutan massa (defek massa) pada inti terhadap
massa partikel penyusun...
 Reaksi inti adalah reaksi yang terjadi jika suatu inti
atom induk ditembak dengan inti partikel yang berenergi
dan mengh...
 Dalam reaksi inti harus dipenuhi hal-hal berikut:
1. Hukum kekekalan momentum: momentum sebelum
dan momentum sesudah rea...
 Reaksi Fisi adalah reaksi pembelahan inti atom berat
menjadi inti atom baru yang lebih ringan dan disertai
dengan pelepa...
 Reaksi Fusi adalah reaksi penggabungan beberapa inti
ringan menjadi inti yang lebih berat yang disertai
pemancaran energ...
 Radioaktivitas adalah gejala terpencarnya partikel
Partikel radioaktif akibat peluruhan (disintegrasi) inti dalam
rangka...
 Sifat-sifat sinar :
1. Sinar merupakan inti helium ( ) yang
bermuatan positif.
2. Dapat menghitamkan film yang dilewatin...
 Rumus persamaan reaksi atom yang mengalami
peluruhan radiasi alfa:
 ATAU
 Energi reaksi dirumuskan sebagai berikut:
 Inti tidak stabil yang memiliki jumlah neutron lebih
banyak daripada jumlah protonnya akan memancarkan
partikel beta. Pa...
4. Laju di udara ± 0,32 c samapai 0,9 c.
5. Jangkauan di udara dan logam lebih jauh dibanding
sinar alfa.
 Ada 3 macam pe...
2. Peluruhan Beta Positif ( )
Radiasi ini sama dengan pancaran positron (elektron
positif) dari inti atom. Radiasi beta po...
 Sinar gamma merupakan radiasi gelombang
elektromagnetik yang dapat dipancarkan oleh inti
atom tereksitasi. Inti yang mem...
4. Sinar gamma yang mengenai bahandapat
mengakibatkan fotolistrik dan hamburan Compton.
= nuklida dalam keadaan tereksitasi
Karakteristik sinar radioaktif
Jika seberkas sinar radioaktif dengan intensitas
dilewatkan pada sebuah keping dengan tebal x, intensitas
sinar radioaktif...
Pada suatu kondisi, intensitas sinar radioaktif setelah
melewati bahan menjadi setengah dari intensitas mula-
mula. Tebal ...
a. Pencacah Geiger-Muller
Untuk mendeteksi radiasi alfa,beta, dan gamma.
b. Pencacah Kelipan (Scantillation Counter)
Untuk...
Peluruhan( disintegrasi) atau rarasan (decay) merupakan
perubahan spontan dari satu nuklida induk menjadi satu nuklida
ana...
b. Peluruhan Inti
Aktivitas radio aktif menyebabkan perbedaan jumlah
partikel sebelum dan sesudah reaksi peluruhan. Hubung...
Hubungan aktivitas radioaktif dengan waktu:
Perbandingan aktivitas radioaktiv dalam t detik:
keterangan
c. Waktu Paruh (Half-Time)
Pada suatu kondisi tertentu jumlah partikel menjadi
setengah partikel mula-mula. Waktu yang dip...
Dalam Peluruhan radioaktif ada empat deret radioaktiv
yaitu:
a. Deret Torium
Unsur yang terbentuk pada peluruhan deret tor...
. Deret Uranium
Unsur yang terbentuk pada peluruhan deret uranium
memiliki nomor massa dengan kelipatan A= 4n +2. Deret in...
VIDIO PEMBELAJARAN
Kimia inti dan radiokimia
of 33

Kimia inti dan radiokimia

Published on: Mar 3, 2016
Source: www.slideshare.net


Transcripts - Kimia inti dan radiokimia

  • 1. SANRA HANALIDE DAMANIK 8136142018 PENDIDIKAN KIMIA B KIMIA INTI & RADIOKIMIA
  • 2. Dalam tabel periodik, atom suatu unsur secara umum dilambangkan dengan:
  • 3. Keterangan: Nuklida adalah jenis atom yang dibedakan oleh jumlah proton dan jumlah neutronnya. a. Nuklida berdasarkan nomor atom, nomor massa, dan jumlah neutron. 1. Isotop, yaitu unsur-unsur yang memiliki nomor atom sama, tetapi memiliki nomor massa berbeda. Contoh :
  • 4. 2. Isobar, yaitu unsur-unsur yang memiliki nomor massa sama, tetapi memiliki nomor atom berbeda. Contoh : 3. Isoton, yaitu unsur-unsur yang memiliki jumlah neutron sama, tetapi memiliki nomor atom berbeda. Contoh : b. Nuklida berdasarkan jumlah proton dan neutron 1. Nuklida genap-genap, yaitu nuklida yang memiliki Z genap dan N genap. Contoh :
  • 5. 2. Nuklida genap-gasal, yaitu nuklida yang memiliki Z genap dan N gasal. Contoh : 3. Nuklida gasal-genap, yaitu nuklida yang memiliki Z gasal dan N genap. Contoh : 4. Nuklida gasal-gasal, yaitu nuklida yang memiliki Z gasal dan N gasal. Contoh :
  • 6.  Gaya inti adalah gaya yang mengakibatkan proton dan neutron tetap berada dalam inti.  Karakteristik gaya inti yaitu sebgai berikut: 1. Merupakan gaya tarik-menarik yang lebih besar dari gaya Coulomb. 2. Bekerja pada kisaran jarak yang sangat pendek. Ini artinya nuklida-nuklida berinteraksi hanya dengan nuklida yang ada di dekatnya. 3. Bekerja antara dua proton, dua neutron, atau proton dengan neutron.
  • 7.  Stabilitas inti atom ditentukan oleh perbandingan antara jumlah proton dan neutron. a. Inti Ringan (Z ≤ 20) Inti ringan stabil jika . Inti tidak stabil jika . Contoh: Inti ringan yang stabil yaitu b. Inti Berat (Z > 20) Inti berat stabil jika . Inti tidak stabil jika . Contoh: Inti berat yang stabil yaitu
  • 8.  Energi Ikat inti adalah energi yang dipperlukan untuk melepaskan partikel-partikel penyusun inti menjadi partikel-partikel yang terpisah. a. Defek Massa Karena Massa inti lebih kecil dari jumlah massa partikel penyusunnya, maka terjadi penyusutan massa yang selanjutnya disebut susut massa atau defek massa. Persamaan defek massa: keterangan:
  • 9. b. Konversi Defek Massa Menjadi Energi Ikat Inti Penyusutan massa (defek massa) pada inti terhadap massa partikel penyusunnya berubah menjadi energi untuk mengikat proton dan neutron menjadi inti atom yang dinamakan energi ikat inti (binding energy).  Energi ikat inti dalam SI:  Energi ikat inti dalam MeV:  Energi ikat per nukleon:
  • 10.  Reaksi inti adalah reaksi yang terjadi jika suatu inti atom induk ditembak dengan inti partikel yang berenergi dan menghasilkan inti baru/inti anak disertai pelepasan sejumlah energi.  Skema reaksi inti:  Energi reaksi dari skema reaksi inti:
  • 11.  Dalam reaksi inti harus dipenuhi hal-hal berikut: 1. Hukum kekekalan momentum: momentum sebelum dan momentum sesudah reaksi sama. 2. Hukum kekekalan energi: energi sebelum dan energi sesudah reaksi sama. 3. Hukum kekekalan nomor atom: jumlah nomor atom sebelum dan jumlah nomor atom sesudah reaksi sama 4. Hukum kekekalan nomor massa: jumlah nomor massa sebelum dan jumlah nomor massa sesudah reaksi sama.
  • 12.  Reaksi Fisi adalah reaksi pembelahan inti atom berat menjadi inti atom baru yang lebih ringan dan disertai dengan pelepasan energi. Misal: fisi inti uranium-235 oleh sebuah neutron lambat akan berlangsung sebagai berikut:
  • 13.  Reaksi Fusi adalah reaksi penggabungan beberapa inti ringan menjadi inti yang lebih berat yang disertai pemancaran energi. Misal: fusi penggabungan inti dengan yang menghasilkan dan neutron. Reasksinya sebagai berikut:
  • 14.  Radioaktivitas adalah gejala terpencarnya partikel Partikel radioaktif akibat peluruhan (disintegrasi) inti dalam rangka menuju inti stabil.  Radioaktivitas pertama kali ditemukan oleh Henry Becquerel ( 1852-1908) pada tahun 1896. Radiasi alfa terbentuk saat suatu unsur radioaktif memancarkan partikel alfa dan memebentuk unsur baru dalam proses yang disebut peluruhan alfa.
  • 15.  Sifat-sifat sinar : 1. Sinar merupakan inti helium ( ) yang bermuatan positif. 2. Dapat menghitamkan film yang dilewatinya. 3. Dapat membelok di dalam medan listrik dan medan magnet. 4. Memilikidaya ionisasi paling kuat dibanding sinar radioaktif lainnya. 5.Memilikidaya tembus paling lemah di antarasinar radioaktif lainnya. 6. Berjangkauan beberapa cm di udara dan mm di dalam logam. 7. Di udara lajunya ± 0,054 c sampai dengan 0,07 c.
  • 16.  Rumus persamaan reaksi atom yang mengalami peluruhan radiasi alfa:  ATAU  Energi reaksi dirumuskan sebagai berikut:
  • 17.  Inti tidak stabil yang memiliki jumlah neutron lebih banyak daripada jumlah protonnya akan memancarkan partikel beta. Pada peristiwa pemancaran beta, terbentuk sinar beta yang dapat berupa elektron(bermuatan listrik negatif) atau berupa positron( bermuatan listrik positif).  Sifat-sifat sinar beta: 1.Sinar beta merupakan elektron berenergi tinggi berasal dari inti atom bukan dari kulit atom dan bermuatan .. 2. Dapat membelok dalam medan magnet dan medan listrik. 3. Daya tembusnya lebih kuat dari daya tembus sinar alfa, tetapi daya ionisasinya lebih lemah dibanding sinar alfa.
  • 18. 4. Laju di udara ± 0,32 c samapai 0,9 c. 5. Jangkauan di udara dan logam lebih jauh dibanding sinar alfa.  Ada 3 macam peluruhan beta: 1. Peluruhan Beta Negatif ( ) Radiasi (sinar) beta negatif disamakan dengan pemancaran elektron dari suatu inti atom. Bentuk radiasi ini terjadi pada inti yang kelebihan elektron dan pada umumnya disertai dengan radiasi gamma. Pada radiasi beta negatif, nomor atom bertambah satu, sedangkan nomor massanya tetap. atau
  • 19. 2. Peluruhan Beta Positif ( ) Radiasi ini sama dengan pancaran positron (elektron positif) dari inti atom. Radiasi beta positif akan selalu diikuti dengan peristiwa anihilasi atau peristiwa penggabungan. 3. Penangkapan elektron
  • 20.  Sinar gamma merupakan radiasi gelombang elektromagnetik yang dapat dipancarkan oleh inti atom tereksitasi. Inti yang memancarkan sinar gamma memiliki nomor massa dan nomor atom tetap.  Sifat-sifat sinar gamma: 1.Sinar gamma tidak bermuatan listrik sehingga tidak membelok dalam medan listrik maupun dalam medan magnet. 2. Memiliki daya tembus paling kuat, tetapi daya ionisasinya paling lemah di antara sinar radioaktif yang lain. 3. Sinar gamma merupakan radiasi gelombang elektromagnetik sehingga lajunya sama dengan laju cahaya.
  • 21. 4. Sinar gamma yang mengenai bahandapat mengakibatkan fotolistrik dan hamburan Compton. = nuklida dalam keadaan tereksitasi
  • 22. Karakteristik sinar radioaktif
  • 23. Jika seberkas sinar radioaktif dengan intensitas dilewatkan pada sebuah keping dengan tebal x, intensitas sinar radioaktif itu akan melemah secara eksponensial sesuai persamaan: atau keterangan:
  • 24. Pada suatu kondisi, intensitas sinar radioaktif setelah melewati bahan menjadi setengah dari intensitas mula- mula. Tebal keping bahan yang mengakibatkan intensitas yang keluar setengah dari semula dinamakan lapisan harga paruh (half value layer =HVL) atau ketebalan paruh (Half- Thickness).  Persamaannya sebagai berikut: keterangan:
  • 25. a. Pencacah Geiger-Muller Untuk mendeteksi radiasi alfa,beta, dan gamma. b. Pencacah Kelipan (Scantillation Counter) Untuk mendeteksi sinar gamma. c. Kamar Kabut Willson (Willson Cloud Chamber) Untuk melihat dan memotret lintasan partikel alfa. . Kamar Gelembung Untuk penelitian partikel elementer biasanya berisi hidrogen yang berinti proton. . Emulsi Nuklir atau Emulsi Film Untuk pemantauan radiasi. f. Kamar Latu (Spark Chamber) Untuk menentukan medan magnet, muatan, dan momentum partikel dari lengkungan lintasan partikel.
  • 26. Peluruhan( disintegrasi) atau rarasan (decay) merupakan perubahan spontan dari satu nuklida induk menjadi satu nuklida anak yang mungkin bersifat radioaktif atau tidak dengan memancarkan satu atau lebih partikel atau foton. a. Aktivitas Radioaktif Proses peluruhan radioaktif akan terus berlangsung hingga dihasilkan inti yang stabil. Laju peluruhan radioaktif disebut aktivitas radioaktif. dengan keterangan:
  • 27. b. Peluruhan Inti Aktivitas radio aktif menyebabkan perbedaan jumlah partikel sebelum dan sesudah reaksi peluruhan. Hubungan antara jumlah partikelsebelum dan sesudah peluruhan: keterangan: Perbandingan jumlah inti setelah t detik:
  • 28. Hubungan aktivitas radioaktif dengan waktu: Perbandingan aktivitas radioaktiv dalam t detik: keterangan
  • 29. c. Waktu Paruh (Half-Time) Pada suatu kondisi tertentu jumlah partikel menjadi setengah partikel mula-mula. Waktu yang diperlukan dalam proses tersebut disebut waktu paru. d. Umur Rata-rata (Mean-Time) Umur rata-rata merupakan kebalikan dari peluang untuk meluruh persatuan waktu.
  • 30. Dalam Peluruhan radioaktif ada empat deret radioaktiv yaitu: a. Deret Torium Unsur yang terbentuk pada peluruhan deret torium memiliki nomor massa dengan kelipatan A= 4n. Deret ini berasal dari nuklida induk dan berakhir pada . b. Deret Neptonium Unsur yang terbentuk pada peluruhan deret neptonium memiliki nomor massa dengan kelipatan A = 4n +1. Deret ini berasal dari nuklida induk dan berakhir pada .
  • 31. . Deret Uranium Unsur yang terbentuk pada peluruhan deret uranium memiliki nomor massa dengan kelipatan A= 4n +2. Deret ini berasal dari nuklida induk dan berakhir pada . d. Deret Aktinium Unsur yang terbentuk pada peluruhan deret aktinium memiliki nomor massa dengan kelipatan A = 4n +3. Deret ini berasal dari nuklida induk dan berakhir pada .
  • 32. VIDIO PEMBELAJARAN

Related Documents