Nasionalisme Turki
Mustafa Kemal Pasha
a. Kemunduran Turki Usmani
Kerajaan Turki Usmani yang pernah mencapai puncak kejaya...
jajahan Turki dan siap menghancurkan Turki.
Dalam situasi demikian itulah, akhirnya mendorong timbulnya semangat
nasionali...
Perubahan Ideologi KeIslaman Turki ke Arah Liberal Barat
January 19, 2010 in Esai | Tags: (Pan) Islamisme, Ahmet Riza, Ide...
Konsep sistem politik di dalam penerapan pada situasi yang konkrit seperti negara,
mencoba mendasarkan studi tentang gejal...
dikenal sebagai perang kemerdekaan Turki, mengantarkannya menjadi pemimpin
dan juru bicara gerakan nasionalisme Turki. Ger...
dikenal sebagai perang kemerdekaan Turki, mengantarkannya menjadi pemimpin
dan juru bicara gerakan nasionalisme Turki. Ger...
of 6

Nasionalisme turki gerakan turki muda

history
Published on: Mar 3, 2016
Published in: Education      
Source: www.slideshare.net


Transcripts - Nasionalisme turki gerakan turki muda

  • 1. Nasionalisme Turki Mustafa Kemal Pasha a. Kemunduran Turki Usmani Kerajaan Turki Usmani yang pernah mencapai puncak kejayaannya pada abad ke- 19 terus mengalami kemunduran sampai akhirnya mendapat julukan The Sick Man. Hal ini disebabkan oleh berikut ini. 1) Tidak ada lagi sultan-sultan yang kuat dan besar. 2) Intrik-intrik dalam istana semakin merajalela. 3) Tentara Janisari yang terkenal telah merosot martabatnya menjadi pengacau kerajaan daripada pembela kerajaan. 4) Pemerintahan yang lemah dan kacau mengakibatkan adanya Krisis Gezag sehingga negara-negara bagian berani mengadakan pemberontakan untuk melepaskan diri dari Turki. 5) Revolusi Prancis mengilhami negara-negara bagian untuk merdeka (seperti, Yunani, Bulgaria, Serbia, Rumania, dan Mesir). b. Masalah Timur Kelemahan Turki kemudian dimanfaatkan oleh negara-negara imperialisme Barat untuk menguasai jajahan Turki atau menghancurkan Turki sekaligus. Adanya perbenturan kepentingan antara negar -negara Barat mengenai status Turki dan daerah jajahan inilah yang menimbulkan “Masalah Timur” (The Eastren Question ). c. Timbulnya Nasionalisme Turki Sebab-sebab timbulnya nasionalisme Turki adalah sebagai berikut. 1) Kekuasaan Turki Usmani yang semakin merosot. 2) Adanya pengaruh dari Revolusi Prancis dengan semboyannya liberte, egalite, dan fraternite. 3) Timbulnya kaum terpelajar yang berpaham modern sehingga mereka mengetahui apa itu liberalisme, nasionalisme, dan demokrasi. 4) KIegiatan bangsa Barat yang semakin gencar untuk merebut daerahdaerah
  • 2. jajahan Turki dan siap menghancurkan Turki. Dalam situasi demikian itulah, akhirnya mendorong timbulnya semangat nasionalisme terutama di kalangan tokohtokoh muda untuk mengadakan pembaharuan di segala bidang. Tokohnya, antara lain Kemal Pasha, Midhat Pasha, Rasjid Pasha, dan Ali Pasha. Pada tahun 1906, dibawah pimpinan Kemal Pasha berdirilah perkumpulan Tanah Air dan Kemerdekaan dan pada tahun l908 tumbuh menjadi Gerakan Turki Muda. Tahukah Anda tujuan Gerakan Turki Muda? 1) menyelamatkan Turki dari keruntuhan total; 2) menanamkan semangat nasionalisme di kalangan rakyat; 3) mengadakan perbaikan sosial, ekonomi dan budaya; 4) mengadakan pembaharuan organisasi pemerintahan. d. Turki dalam Perang Dunia I Selama Perang Dunia I, pemerintah Turki didominasi oleh Gerakan Turki Muda. Dalam Perang Dunia I, Turki memihak kepada Jerman (Sentral) dan ikut serta membendung serangan Rusia, Inggris, dan Prancis ke Laut Tengah. Sekutu menyerang Dardanella, tetapi dapat digagalkan oleh Mustafa Kemal Pasha dalam pe-tempuran di Gallipoli. Itulah sebabnya, Mustafa Kemal Pasha disebut Pahlawan Gallipoli. Sejak itulah Sekutu tidak berani menerobos Dardanella. Perang Dunia I berakhir dengan kekalahan di pihak blok Sentral, sehingga terjadilah Perjanjian Sevres (20 Agustus 1920) antara Sekutu dan Turki. Akan tetapi, pemimpin Turki Muda tidak mau menyerah begitu saja. Tampillah The Strong Man Turki, yakni Mustafa Kemal Pasha yang menentang Sekutu dan tidak mau mengakui Perjanjian Sevres yang dibuat dengan Sultan. Ia memimpin gerakan revolusi dan berhasil menurunkan Sultan Muhammad V dari takhtanya (1 November 1923). Selanjutnya, ia memperbarui Perjanjian Sevres dengan Perjanjian Lausanne yang isinya tidak begitu merugikan Turki. Tepat pada tanggal 29 Oktober 1923 secara resmi diumumkan proklamasi kemerdekaan Turki. Sejak itu Kerajaan Turki Usmani yang ortodok dihapuskan dan digantikan dengan Republik Turki yang modern. Ankara dijadikan sebagai ibu kotanya. Sebagai presiden pertama ialah Mustafa Kemal Pasha atau disebut juga Kemal Pasha Attaturk (Bapak Bangsa Turki). Ismet Pasha atau Ismet Inonu sebagai perdana menterinya.(net) Tag Archive You are currently browsing the tag archive for the ‘Pergerakan Awal Turki Muda’ tag.
  • 3. Perubahan Ideologi KeIslaman Turki ke Arah Liberal Barat January 19, 2010 in Esai | Tags: (Pan) Islamisme, Ahmet Riza, Ideologi Kemalisme Turki, kerajaan utsmani, modernisme, Mustafa Kemal Pasha (Atturk), nasionalisme Turki, Negara Republik Turki, Perdebatan-Perdebatan Ideologis, Pergerakan Awal Turki Muda, Sejarah Revolusi Turki, sekularisme, Turki, Utsmanisme | 1 comment LATAR BELAKANG Ideologi secara umum merupakan pengetahuan mengenai cara menyembunyikan kepentingan, mendapatkan serta mempertahankan kekuasaan dengan memanfaatkan konsepsi-konsepsi keagamaan dan tipu daya. Ideologi merupakan konsep sosial politik. Konteks ideologi sangat menarik untuk ditelaah lebih jauh. Namun demikian, pemilihan objek ideologi yang akan dibahas harus diperhatikan aktualitas dan faktor relavan atau menarik tidaknya pembahasan. Karena, ideologi dapat diimplementasikan dalam konteks negara. Maka tinjauan penelitian ini adalah ideologi sebuah negara. Negara merupakan integrasi dari kekuasaan politik, ia adalah organisasi pokok dari kekuasaan politik. Negara adalah alat dari masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan-hubungan manusia dalam masyarakat dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat. Negara adalah organisasi yang dalam sesuatu wilayah dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan kekuasaan lainnya dan yang dapat menetapkan tujuan-tujuan dari kehidupan bersama itu. Negara menetapkan cara-cara dan batas-batas sampai di mana kekuasaan dapat digunakan dalam kehidupan bersama itu, baik oleh individu dan golongan atau asosiasi, maupun oleh negara sendiri (Budiardjo, 1977: 38-39).
  • 4. Konsep sistem politik di dalam penerapan pada situasi yang konkrit seperti negara, mencoba mendasarkan studi tentang gejala-gejala politik dalam konteks tingkah laku di dalam masyarakat. Tingkah laku politik dianggap sebagai sebagaian dari keseluruhan tingkah laku sosial. Menurut pemikiran ini masyarakat merupakan suatu sistem sosial yang pada hakekatnya terdiri dari bermacam-macam proses. Di antara bermacam-macam proses ini dapat dilihat gejala-gejala politik sebagai suatu kumpulan proses tersendiri yang berbeda dengan proses-proses lainnya. Ini disebut sistem politik. Sistem politik negara Turki adalah salah satu contoh proses perubahan sebuah ideologi. Awalnya, peradaban Islam dengan pengaruh Arab dan Persia menjadi warisan yang mendalam bagi masyarakat Turki sebagai peninggalan Dinasti Usmani. Islam di masa kekhalifahan diterapkan sebagai agama yang mengatur hubungan antara manusia sebagai makhluk dengan Allah sebagai Khalik, Sang Pencipta; dan juga suatu sistem sosial yang melandasi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Posisi geografi Turki yang terletak dia antara dua benua berbeda yaitu Asia dan Eropa, merupakan sebuah keunikan sekaligus posisi yang strategis. Ini menjadikan Turki sebagai jembatan antara Timur dan Barat. Peradaban Islam yang dianut Turki sebelum tersentuh dunia Barat menjadikan Sultan sebagai khalifah. Artinya sebagai pemimpin negara, sekaligus juga memegang jabatan sebagai pemimpin agama. Kekhalifahan Turki Usmani didukung oleh kekuatan ulama (Syeikhul Islam) sebagai pemegang hukum syariah dan kekuatan tentara, yang dikenal dengan sebutan tentara Janisssari. Selanjutnya arah modernisasi yang berkiblat ke Barat telah menyerap unsur-unsur budaya Barat yang dianggap modern. Campuran peradaban Turki, Islam dan Barat, inilah yang telah mewarnai identitas masyarakat Turki. Yang membawa perubahan adalah ketika terjadi revolusi Turki di bawah pimpinan Mustafa Kemal pada tahun 1919-1923. Kecemerlangan karier politik Mustafa Kemal dalam peperangan, yang
  • 5. dikenal sebagai perang kemerdekaan Turki, mengantarkannya menjadi pemimpin dan juru bicara gerakan nasionalisme Turki. Gerakan nasionalisme ini, yang pada waktu itu merupakan leburan dari berbagai kelompok gerakan kemerdekaan di Turki, semula bertujuan untuk mempertahankan kemerdekaan Turki dari rebutan negara-negara sekutu. Namun pada perkembangan selanjutnya gerakan ini diarahkan untuk menentang Sultan
  • 6. dikenal sebagai perang kemerdekaan Turki, mengantarkannya menjadi pemimpin dan juru bicara gerakan nasionalisme Turki. Gerakan nasionalisme ini, yang pada waktu itu merupakan leburan dari berbagai kelompok gerakan kemerdekaan di Turki, semula bertujuan untuk mempertahankan kemerdekaan Turki dari rebutan negara-negara sekutu. Namun pada perkembangan selanjutnya gerakan ini diarahkan untuk menentang Sultan