LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI ( PRAKERIN )
DI “PT. SEKAWAN GLOBAL KOMUNIKA”
PURWOKERTO
DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI PROGRAM KU...
DAFTAR ISI
COVER ........................................................................................................…...
PENGESAHAN INSTANSI
Laporan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) telah diperiksa dan disahkan oleh:
Pembimbing DU/DI, pada ...
PENGESAHAN SEKOLAH
Laporan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) telah diperiksa dan disahkan oleh :
Pembimbing sekolah, pad...
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Alloh SWT yamg telah melimpahkan
rahmat dan karunia Nya kepada penulis...
BAB Ι
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Didasari dalam rangka meningkatkan wawasan pengalaman belajar dan
Penguasaan Keterampi...
2. Tujuan khusus
Pelaksanaan Praktek Kerja Industri (Prakerin)
Adapun maksud dilaksanakanya praktek kerja industri (praker...
BAB II
PELAKSANAN
A. Cara instalasi ubiquiti air grid M5 pada tower
1. Dasar Teori
Air grid M5 merupakan salah satu produk...
Bahan:
1. Air Gride M5 (sudah termasuk adaptor, baut, jaring antena, dan klem
antena).
2. Kabel UTP.
3. RJ-45.
Gambar 1.1 ...
Gamabar 1.5
c. Buat ujung kabel UTP yang ditarik ke luar tadi menjadi kabel straight.
Gambar 1.6
d. Colokkan ujung kabel p...
Gambar 1.8
f. Ikatkan antena ke pinggang
Gambar 1.9
g. Bawa antena naik ke atas tower
Gambar 2.0
h. Pasangkan later U ke tower
Gambar 2.1
i. Arahkan ke arah tower/bts milik kantor
Gambar 2.2
j. Rapikan kabel utp pada to...
k. Potong kabel UTP dan buat kembali menjadi susunan kabel straight.
Panjang kabel UTP tergantung di mana letak komputer s...
4. Kesimpulan
Dari kegiatan diatas dapat di simpulkan bahwa :
a. Pemasangan Ubiquity Air grid M5 ini memerlukan tenaga fis...
B. Instalasi Tp-link acces point 2.4 ghz TL-WA5210G
1. Dasar teori
TP-LINK adalah penyedia dunia untuk produk jaringan SOH...
sudah enable atau masih disable, enable-kan agar DHCP Server bisa
berjalan dengan baik
3. Langkah – langkah :
a) SETTING H...
Gambar 3.1
7) Setelah IP disetting dan di save, akan muncul jendela yang
meyakinkan bahwa IP akan disave dan diubah, pilih...
Gambar 3.3
c) Setting Wireless
Untuk setting wireless, kita hanya butuh penentuan apa yang akan
digunakan sebagai nama wir...
sampai dengan berapa IP yang diizinkan masuk pada hotspot kita.
Berhubung hanya 2 laptop yang akan kita gunakan untuk Clie...
isikan deskripsi dari MAC Address (tidak diisi tidak mempengaruhi),
misalnya laptop1. Pada kolom Privilege terdapat 2 pili...
Gambar 3.9
8) Dengan demikian, setting MAC Address untuk client selesai. Untuk
uji coba..Jika client yang MAC Addressnya t...
8) Jika konfigurasi security telah disimpan dan dikonfigurasi dengan
benar, maka secara otomatis akan muncul login baru un...
4. Kesimpulan
Uji Coba Client
a) Untuk uji coba client bahwa konfigurasi AP berhasil dan telah terhubung
dengan jaringan l...
l) Browsing pada mail yaitu “mail.citrix2.edu”
m) Masukkan name dan password yang telah dikonfigurasi
Name = tkj
Password ...
p) Login pada citrix, untuk cek mail yang telah dikirim oleh tkj
q) Jika pada INBOX terdapat mail yang telah dikirim oleh ...
t) Jika berhasil didownload, proses download berhasil dan coba buka
dengan klik kanan open folder
u) Jika “test” yang di d...
BAB III
PENUTUP
Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah atas segala rahmat yang telah
diberikan oleh ALLAH SWT, bahwa penu...
Penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah
banyak membantu dan membimbing dalam menyelesaikan la...
LAMPIRAN FOTO
Pemindahan antena Air grid di indesso
melakukan pengecekan di beberapa client
pemasangan antena grid m5 di BKK Patikraja
pemasangan antena grid di SD N 1 Limbasari
Menunggu peralatan dari pihak Indesso
Di pabrik Indesso
of 31

Laporan Prakkerin

Published on: Mar 3, 2016
Published in: Presentations & Public Speaking      
Source: www.slideshare.net


Transcripts - Laporan Prakkerin

  • 1. LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI ( PRAKERIN ) DI “PT. SEKAWAN GLOBAL KOMUNIKA” PURWOKERTO DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI PROGRAM KURIKULUM SMK DAN SYARAT MENGIKUTI UAN/UAS TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Instalasi Antena Air Grid M5 5GHz di Tower Instalasi TP-Link Hostpot TL-WA5210G 2.4 GHz DISUSUN OLEH : NAMA : NANDA PUJIONO NIS : 0294 BIDANG KEAHLIAN : TEKNIK KOMPUTER PROGRAM STUDI KEAHLIAN : TEKNIK KOMPUTER JARINGAN YAYASAN PENDIDIKAN TEKNOLOGI (YPT) PURBALINGGA SMK YPT 2 PURBALINGGA TERAKREDITASI ”A” Jl.May.jend.Sungkono Telp/Fax (0281) 892407 PURBALINGGA 53371
  • 2. DAFTAR ISI COVER ........................................................................................................……..i LEMBAR PENGESAHANBENGKEL................................................………..ii LEMBAR PENGESAHAN SEKOLAH ..................................................……..iii KATA PENGANTAR…………………………….......…………………………iv DAFTAR ISI….............................................................................................…….v BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................1 A. Latar Belakang.................................................................................1 B. Tujuan..............................................................................................1 1. Tujuan Umum Pelaksanaan Prakerin .........................................1 2. Tujuan Khusus Pelaksanaan Prakerin ........................................2 3. Manfaat Praktik Kerja Industri...................................................2 BAB II PELAKSANAAN ................................................................................3 A. Cara instalasi ubiquiti air grid M5 pada tower................................3 1. Dasar Teori..................................................................................3 2. Analisa Gangguan ubiquiti Air grid M5....................................3 3. Langkah Installasi ubiquity Air Grid M5…………………….3 4. Kesimpulan.................................................................................9 B. Instalasi Tp-link acces point 2.4 ghz TL-WA5210G……….........10 1. DasarTeori.................................................................................10 2. Analisa Gangguan tp-link acess point 2.4 ghz TL- WA5210G.................................................................................10 3. Langkah installasi AP 2.4 ghz TL-WA5210G……………….11 4. Kesimpulan................................................................................18 BAB III PENUTUP..........................................................................................22 A. Kata penutup................................................................................…22 B. Kesimpulan ………………………………………………………22 C. Saran – saran… ................................................................................22 Lampiran Lembar Bimbingan Program Kerja Agenda Harian Foto Kegiatan
  • 3. PENGESAHAN INSTANSI Laporan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) telah diperiksa dan disahkan oleh: Pembimbing DU/DI, pada : Hari : ............................................... Tanggal : ............................................... Tempat : PT.SEKAWAN GLOBAL KOMUNIKA Pembimbing DU/DI Willibrodus Heru Dwiatmoko
  • 4. PENGESAHAN SEKOLAH Laporan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) telah diperiksa dan disahkan oleh : Pembimbing sekolah, pada : Hari : ............................................... Tanggal : ............................................... Tempat : SMK YPT 2 Purbalingga Purbalingga, 18 Oktober 2013 Mengetahui Ketua Program Keahlian Pembimbing Laporan Angga Iskoko S.T S.Kom Bayu Reka Riyo S.kom
  • 5. KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Alloh SWT yamg telah melimpahkan rahmat dan karunia Nya kepada penulis sehingga penulis dapat buku laporan ini sebagai bukti fisik bahwa penulis telah melaksanakan Praktek kerja industri (PRAKERIN)tanpa ada halangan apapun sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Laporan PKL ( Praktek Kerja Lapangan )yang saya tulis ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas dari sekolah dan sebagai bahan pertanggung jawaban atas kegiatan praktik kerja industri(PRAKERIN). Serta untuk guna memenuhi syarat Ujian Kompetisi Keahlian ( UKK ) dan Ujian Nasional (UN). Tahun pelajaran 2012/2013. Pada kesempatan ini penulis banyak mengucapkan terimakasih yang sebesar- besarnya kepada ; • Alloh SWT yang senantiasa melimpahkan rahmat Nya. • Ayah dan ibu tercinta • Bapak Drs.Wahyudiana Selaku Kepala sekolah SMK YPT 2 Purbalingga. • Bapak dan Ibu Guru SMK YPT 2 PURBALINGGA. • Bayu Reka Riyo, S. Kom selaku wali kelas XII TKJ 2. • Bapak Willibrodus H D Manager Marketing PT. SGK INDOKOM Purwokerto. • Rekan-rekan Teknisi, Marketing PT. SGK INDOKOM Purwokerto. • Teman-teman dan adik kelas di SMK YPT 2 Purbalingga yang saya cintai. Penulis sadar bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan, demi kesempurnaan laporan ini. Akhir kata saya mohon maaf yang seikhlas-ikhlasnya apabila dalam laporan ini banyak kesalahan. Semoga bermanfaat bagi saya sendiri dan bagi pembaca. Amin Purbalingga , September 2013
  • 6. BAB Ι PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Didasari dalam rangka meningkatkan wawasan pengalaman belajar dan Penguasaan Keterampilan atau Keahlian Profesi tertentu pada siswa – siswi, antara lain diperlukannya adanya penciptaan berbagai aktivitas belajar dilingkungan Sekolah. Kondisi demikian telah lama menjadi pusat perhatian Dunia pendidikan, lebih- lebih untuk sekolah Kejuruan, bahwa penguasaan keahlian Profesi sebagai salah satu tujuan Esensial yang menggambarkan eksistensi sekolah kejuruan tidak mungkin dapat diwujudkan tanpa adanya kesempatan melalui pengenalan pada Dunia Kerja yang sebenarnya. Salah satu upayah mewujudkan hal tersebut, yaitu menyelenggarkan Program Kegiatan Praktek Kerja Industri dalam rangka Pendidikan Sistem Ganda di dunia kerja dilaksanakan untuk memenuhi dibidangnya. Sehubungan dengan dasar pemikiran sebagaimana diutarakan diatas, SMK YPT 2 Purbalingga menerjunkan semua siswa kelas 12 untuk melaksanakan Praktek kerja industri (PRAKERIN) yang di tetapkan oleh Sekolah. B. TUJUAN 1. Tujuan umum Pelaksanaan kegiatan prakerin : a. Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian professional yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat pengetahuan, ketrampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja. b. Memperkokoh kerja sama antara sekolah dengan dunia kerja. c. Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas professional. d. Memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan. e. Siswa mampu memahami, memantapkan dan mengembangkan pelajaran yang didapatkan di sekolah dan diterapkan pada Dunia Usaha. f. Menambah pengalaman dan pengetahuan siswa dalam melaksanakan prakerin.
  • 7. 2. Tujuan khusus Pelaksanaan Praktek Kerja Industri (Prakerin) Adapun maksud dilaksanakanya praktek kerja industri (prakerin) adalah: a. Membentuk kemampuan siswa sebagai bekal untuk memasuki lapangan kerja. b. Sebagai pengalaman melatih diri dengan mengkaji konsep-konsep yang didapat selama pendidikan sehingga terbiasa dengan lapangan kerja. c. Memperluas dan memantapkan proses pemantapan teknologi baru dari lapangan kerja ke sekolah maupun sebaliknya. d. Diharapkan dari hasil penulisan ini nantinya dapat memberikan sumbangan pemikiran kepada perusahaan/instansi dalam mengambil dalam kebijakan dimasa yang akan datang. e. Mematantapkan sikap professional yang diperlukan siswa dalam memasuki dunia kerja sesuai dengan bidangnya. C. MANFAAT PRAKRIN 1. Manfaat Bagi SMK YPT 2 Purbalingga a. Untuk mengasah ketrampilan yikutang telah diberikan disekolah juga sesuai dengan Visi dan Misi SMK YPT 2 Purbalingga. b. Untuk mengurangi kesenjangan antara kualitas lulusan sekolah sekolah menengah kejuruan dengan tuntuan pasar,Dunia Usaha,Industri. c. Untuk mengurangi angka pengangguran di Inonesia. d. Supaya siswa lebih detail mengetahui ilmu yang diperoleh dari sekolah dengan mengikuti Praktik Kerja Industri. 2. Mafaat Bagi Dunia Inustri/Usaha a. Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian yang professional b. Memberikan pengakuan dan penghargaan lapang kerja sebagian dari pendidikan. c. Mengajarkan siswa siswi arti dari sebuah perencanaan Praktik Kerja Industri dan dapat Mengenal Dunia Industri/ Dunia Usaha. d. Melatih mental dan fisik siswa siswi dalam belajar didunia kerja/dunia industri
  • 8. BAB II PELAKSANAN A. Cara instalasi ubiquiti air grid M5 pada tower 1. Dasar Teori Air grid M5 merupakan salah satu produk ubiquity yang saat ini merupakan produk wirelessyang populer diindonesia. Air grid M5 memiliki kelebihan yaitu selain from factornya juga dikenal efisien dikarenakaan sudah terintegrated dengan antena dual polarity 10 dBi. Air grid M5 juga punya power yang besar sekitar 26db atau 600 mw sehingga daya jajahnya bisa sampai beberapa kilometer 2. Analisa gangguan a. Gangguan Cuaca/ Faktor Alam Gangguan cuaca adalah masalah yang paling sering muncul dikarenakan alat ini bersifat Outdoor sehigga sangat memudahkan alat ini terkena masalah seperti terkena petir, pergantian suhu sehingga membuat alat mudah berkarat. b. Medan Lapangan Yang harus Diperhatikan Maksudya dalam melakukan pemasangan Airgrid ini harus memperhatikan medan yang ada jika medan yang Dilalui dari tempat yang akan dipasang menuju BTS (Tower berkumpulnya Access Point ISP ) luas dan lapang maka akan memudahkan airgrid dalam memperoleh sinyal . 3. Instalasi ubiquty Air Grid M5 di tower Alat : 1. Tang crimping. 2. Kawat 3. Leter U 4. Tang 5. Tower
  • 9. Bahan: 1. Air Gride M5 (sudah termasuk adaptor, baut, jaring antena, dan klem antena). 2. Kabel UTP. 3. RJ-45. Gambar 1.1 tower Gambar 1.2 leter U Gambar1.3 tang cramping Langkah Langkah a. Pasang jaring-jaring antena pada ujung ujung leter U dengan menggunakan klem dan baut antena. Gambar 1.4 b. Masukan kabel UTP dari belakang antena dan tarik ke luar/depan.
  • 10. Gamabar 1.5 c. Buat ujung kabel UTP yang ditarik ke luar tadi menjadi kabel straight. Gambar 1.6 d. Colokkan ujung kabel pada sambungan antena, selanjutnya pasang sambungan antenna tersebut pada jarring-jaring antena . Gambar 1.7 e. Rapikan kabel UTP dengan cara menempelkannya pada tiang dengan menggunakan electrical tape.
  • 11. Gambar 1.8 f. Ikatkan antena ke pinggang Gambar 1.9 g. Bawa antena naik ke atas tower Gambar 2.0
  • 12. h. Pasangkan later U ke tower Gambar 2.1 i. Arahkan ke arah tower/bts milik kantor Gambar 2.2 j. Rapikan kabel utp pada tower menggunakan kabel utp yang sudah dikelupas dan di potong pendek-pendek. Gambar 2.3
  • 13. k. Potong kabel UTP dan buat kembali menjadi susunan kabel straight. Panjang kabel UTP tergantung di mana letak komputer server. Buat juga kabel straight, panjangnya kurang lebih 1 meter. l. Agar terlihat rapi kabel yang menyambung pada antena ditempel menggunakan klem kabel pada dinding atau plavon rumah. Gambar 2.4 m. Colokan ujung kabel yang tersambung dengan antena pada adaptor dan colokan juga salah satu ujung kabel straight yang pendek. Ujung kabel yang pendek di colokan ke komputer server/laptop. jangan lupa juga adaptornya di colokan ke stop kontan. antena sudah siap untuk di seting. Gambar 2.5
  • 14. 4. Kesimpulan Dari kegiatan diatas dapat di simpulkan bahwa : a. Pemasangan Ubiquity Air grid M5 ini memerlukan tenaga fisik serta mental yang cukup kuat. b. Pemasangan Ubiquity Air grid M5 memerlukan beberapa alat yang spesifik dan kompleks. c. Pekrjaan ini sangat membutuhkan keahlian dan tenaga yang cukup
  • 15. B. Instalasi Tp-link acces point 2.4 ghz TL-WA5210G 1. Dasar teori TP-LINK adalah penyedia dunia untuk produk jaringan SOHO dan pemegang pangsa pasar No.1 di China, dengan produk yang tersedia di lebih dari 100 negara dengan puluhan juta pelanggan. Berkomitmen kuat pada R&D, produksi yang efektif dan manajemen kualitas yang ketat, TP-LINK secara berkesinambungan menyediakan produk jaringan yang memenangkan penghargaan dalam Wireless, ADSL, Router, Switch, IP Camera, Adaptor Powerline, Print Server, Media Converter dan Adaptor Jaringan untuk pengguna di seluruh dunia. Berdasarkan kepercayaan dari jutaan pelanggan, TP-LINK berkembang menjadi satu dari penyedia yang kompetitif untuk produk jaringan dengan aspirasi untuk menjadi satu dari tiga merek jaringan yang terkemuka dan berjuang untuk pangsa. pasar dunia yang lebih besar, dimana ke depannya memajukan dunia jaringan untuk melayani lebih baik pelanggan kami yang berharga dengan produk yang dapat memudahkan hidup mereka 2. Analisa Gangguan a. Tidak mendapat SSID Indosatnet, bila hal itu terjadi kemungkinannya pada AP yaitu Power Down atau juga EVI-nya rusak ( broke ), maka yang harus dilakukan adalah cek link dari AP ke POE untuk menjaga agar power pada AP tidak turun lagi. Yang kedua cek status pada EVI. b. SSID bukan Indosatnet, kemungkinan yang terjadi adalah setingan pada AP telah berubah. Hal yang bisa dilakukan dalah masuk ke setingan AP lalu isikan kembali SSID yang seharusnya. c. Tidak mendapat IP, bila hal itu terjadi cek kabel dari AP ke EVI. Cek crimping kedua sisinya, untukS meyakinkan crimping ulang tetapi tanpa mengganti konektor. Setelah itu, cek dengan perintah Ping dengan cara cabut kabel yang ke EVI dari HUB lalu samakan IP Laptop dengan IP AP lalu lakukan perintah ping. d. Dapat IP selain 172.16.X.X, kemungkinan yang terjadi adalah DHCP Server pada setingan access point berubah. Hal yang harus dilakukan adalah masuk ke setingan AP lalu perhatikan apakah seting DHCP-nya
  • 16. sudah enable atau masih disable, enable-kan agar DHCP Server bisa berjalan dengan baik 3. Langkah – langkah : a) SETTING HOTSPOT MENGGUNAKAN TP-LINK Kata hotspot tentunya sudah tidak asing lagi di telinga kita. Hotspot merupakan interface atau cara dimana dapat terhubung antar PC tanpa menggunakan kabel. Penghubung antar client ini dapat menggunakan SSID atau nama dar jaringan yang telah dibuat. 1) Pasang AP TP-LINK dengan benar. 2) Hubungkan dengan PC atau laptop menggunakan kabel cross. b) SETTING IP 1) Pastikan IP computer sudah dalam keadaan dhcp, karena secara otomatis komputer akan mensetting default. 2) Setelah IP dipastikan telah dikonfigurasi menggunakan IP DHCP, lihat IP yang telah kita dapat dari default otomatis agar kita dapat login dan mensetting ulang AP yang akan kita gunakan untuk hotspot. Untuk melihat IP default AP dengan cara klik kanan pada icon dibawah ini supportstatus 3) Lihat IP gateway kita, yang akan kita gunakan untuk login nantinya. Buka pada internet untuk brows dan tuliskan IP default gateway yang telah kita lihat pada gateway IP DHCP yang telah kita lihat sebelumnya. 4) Jika saat dienter pada IP gateway muncul tampilan untuk log in, berati IP DHCP berjalan baik. Kemudian isikan UserName dan Password defaultnya yang telah ada pada buku panduan TP-LINK, isikan “admin” sebagai defaultnya. 5) Jika log in berhasil, maka akan muncul jendela awal TP-LINK seperti berikut. 6) Untuk mulai konfigurasi IP, Masuk ke menu Network LAN kemudian isikan IP LAN yang telah ditentukan. Isikan pula Netmask nya sesuai kelas yang digunakan save
  • 17. Gambar 3.1 7) Setelah IP disetting dan di save, akan muncul jendela yang meyakinkan bahwa IP akan disave dan diubah, pilih “OK” untuk menyetujui. 8) Setelah konfigurasi IP tersebut tersimpan, secara otomatis AP akan melakukan reboot atau restart. Tunggu hingga AP melakukan koneksi kembali. 9) Setelah AP terkoneksi kembali, AP akan melakukan log in kembali dengan IP yang telah diubah konfigurasinya. Kemudian seperti pada awalnya, jika konfigurasi IP tersebut berhasil AP akan log in dengan baik dan melakukan log in dengan defaultnya. Gambar 3.2 10) Setelah selesai melakukan konfigurasi IP, melanjutkan dengan konfigurasi WAN, yaitu dengan masuk menu Network WAN, akan muncul pada jendela WAN, kemudian edit konfigurasinya sesuai konsep kita, karena kita menyepakati menggunakan IP static, maka pilih pilihan “Static IP” pada WAN Connection type untuk pengaturan IP secara statis. Isikan IP Address, Subnet Mask, Default Gateway dan DNS TP-LINK yang digunakan save
  • 18. Gambar 3.3 c) Setting Wireless Untuk setting wireless, kita hanya butuh penentuan apa yang akan digunakan sebagai nama wirelessnya saja. Berikut konfigurasinya: 1) Setelah IP TP-LINK atau WAN dikonfigurasi, AP akan melakukan simpan kemudian masuk pada menu Wireless Wireless Setting, Atur SSIDnya, isikan SSID seperti yang diinginkan seperti “Kelompok- CITRIX2. Kemudian isikan Region atau daerah kita seperti “Indonesia”. Abaikkan perintah yang lainnya, kemudian Save Gambar 3.4 2) Jika berhasil melakukan konfigurasi, AP kembali melakukan restart. Tunggu hingga AP melakukan koneksi kembali. 3) Konfigurasi Wireless selesai d) DHCP IP DHCP adalah bentuk IP yang disetting otomatis oleh komputer, beda dengan static. Kalau static yaitu penentuan IP secara manual oleh server, sehingga Client memiliki 1 IP yang telah ditentukan dan disetting secara manual tanpa berebut IP seperti DHCP. Berikut konfigurasinya: 1) Masuk DHCP settingke Menu DHCP . Jika kita akan mengaktifkan DHCP, pilih “Enable” pada DHCP Server, kemudian isikan Start IP Address untuk konfigurasi IP mulai berapa yang akan disetting pada client nantinya. Isikan pula End IP Address untuk konfigurasi IP
  • 19. sampai dengan berapa IP yang diizinkan masuk pada hotspot kita. Berhubung hanya 2 laptop yang akan kita gunakan untuk Client, maka IP yang kita setting juga hanya untuk 2 client saja yaitu IP 192.168.254.2-192.168.254.3. Kemudian isikan pula Default Gateway dan DNSnya save Setelah disave akan muncul peringatan berwarna merah dibawah yang artinya AP harus di reboot. Gambar 3.5 2) Lakukan reboot device dengan masuk pada menu “System Tools” “Reboot” e) MAC FILTER Mac Filter adalah menu dari salah satu AP TP-LINK yang digunakan untuk mengizinkan siapa saja yang boleh atau tidak boleh mengakses pada hotspot yang kita buat. Berikut langkah – langkahnya: 1) Masuk pada menu Wireless MAC Filtering, akan masuk pada jendela default “Wireless MAC Address Filtering” pilih “Add New” untuk menambahkan MAC Address yang akan difilter Gambar 3.7 2) Masuk pada jendela “Add or Modify Wireless Address Filtering entry”. Masukkan MAC Address laptop atau PC yang akan difilter misalnya 00-90-F5-90-3C-B0, kemudian pada kolom Description
  • 20. isikan deskripsi dari MAC Address (tidak diisi tidak mempengaruhi), misalnya laptop1. Pada kolom Privilege terdapat 2 pilihan: 3) Allow untuk agar MAC Address yang diisikan tersebut boleh atau diizinkan untuk mengakses hotspot tersebut. 4) Deny untuk agar MAC Address yang diisikan tersebut tidak boleh atau tidak diizinkan untuk mengakses hotspot tersebut. Untuk ini, kami menentukan MAC address laptop1 agar diizinkan untuk mengakses hotspot yang kami buat. Maka dari itu kami memilih “allow”. Untuk kolom status juga memiliki 2 pilihan yaitu “Enable” untuk mengaktifkan perintah diatasnya dan “Disable” untuk menonaktifkan perintah diatasnya juga. Karena kami akan mengaktifkan perintah filter diatas, maka kami pilih “Enable” kemudian save Gambar 3.8 5) Jika penambahan MAC Address tersebut berhasil, maka pada daftar MAC Address akan secara otomatis ditambahkan. Pilih “Add” lagi untuk menambahkan MAC Filtering. 6) Untuk tahap selanjutnya, tambahkan lagi client untuk mencoba memfilter sebagai “deny” yaitu MAC Address yang tidak diizinkan untuk mengakses hotspot kita. Pilih pula “enable” untuk mengaktifkan perintah penambahan filter MAC Address save 7) Jika semua telah masuk dalam daftar dengan benar, maka semua MAC Address yang telah kita tambahkan akan muncul pada daftar MAC Address. Jangan lupa mengaktifkan MAC Filtering dengan mengklik “enable”
  • 21. Gambar 3.9 8) Dengan demikian, setting MAC Address untuk client selesai. Untuk uji coba..Jika client yang MAC Addressnya telah diatur “deny...” maka client tersebut tidak akan bisa koneksi pada hotspot kita f) Security Security adalah pengamanan pada server agar data dan konfigurasi default pada server AP TP-LINK tidak dapat diotak-atik oleh user lain, sehingga diberikan username dan password yang berbeda. Berikut langkah – langkahnya: 1) Masuk pada menu System Tools Password. 2) Isikan old name sebagai username default awalnya = admin 3) Isikan old password dengan old password default awalnya = admin 4) Isikan new username dengan username baru yang akan digunakan untuk login = citrix 5) Isikan new password dengan password baru yang akan digunakan untuk login = tkj 6) Isikan Confirm new password dengan password baru yang telah diisikan =tkj 7) save Gambar 3.10
  • 22. 8) Jika konfigurasi security telah disimpan dan dikonfigurasi dengan benar, maka secara otomatis akan muncul login baru untuk masuk pada AP TP-LINK. Isikan username dan password yang telah di konfigurasi pada security sebelumnya. Isikan “citrix” pada username dan “tkj” pada password OK g) SETTING WEP WEP merupakan sebuah security yang digunakan pada hotspot untuk keamanan hotspot yang digunakan. Jadi untuk dapat koneksi pada hotspot kita, client harus memberikan password yang telah kita atur terlebih dahulu dalam format “WEP”. 1) Masuk pada menu Wireless Wireless Setting, kemudian contreng pada “Enable Wireless Security”. 2) Isikan Security type dengan “WEP” 3) Biarkan Security option tetap defaultnya. 4) Pilih “ASCII” pada WEB Key Format, 5) Pilih Key typenya. Ada dua level dari enkripsi WEP, 64-bit dan 128- bit. Semakin tinggi bit enkripsi, semakin aman jaringannya, namun kecepatan menjadi menurun.Kita pilih “64-bit”. Kemudian isikan “WEP Key” yang menjadikan password yang akan digunakan untuk security pada hotspot. 6) save Gambar 3.11 7) AP akan melakukan restart. Tunggu hingga AP akan melakukan koneksi kembali.
  • 23. 4. Kesimpulan Uji Coba Client a) Untuk uji coba client bahwa konfigurasi AP berhasil dan telah terhubung dengan jaringan lain diatasnya coba dengan ping masing – masing IP, jika mendapat balasan “64 byte from......”, maka artinya jaringan sudah terhubung. Uji coba: b) Ping pada IP AP TP-LINK sendiri c) Ping pada IP gateway hotspot d) Ping pada IP eth1 pada gateway client e) Ping pada IP diatasnya yaitu IP router2 (mikrotik) f) Jika pada IP diatasnya telah terhubung, maka mencoba untuk mencoba menghubungkan pada IP diatasnya lagi, yaitu IP ftp dan mail g) Ping pada IP DNS h) Ping pada IP Router1 (Red Hat) i) Ping pada IP gateway Router1 j) Untuk uji coba yang ke-2, yaitu dengan browsing k) Browsing pada web server yaitu “www.citrix2.edu” dan “tkj.citrix2.edu” Jika berhasil maka akan muncul tampilannya seperti berikut: Gambar 3.13 Gambar 3.14
  • 24. l) Browsing pada mail yaitu “mail.citrix2.edu” m) Masukkan name dan password yang telah dikonfigurasi Name = tkj Password = tkj Gambar 3.15 n) Masuk pada menu mailnya Pilih “Compose” untuk mengirim mail isikan alamat mail yang akan digunakan untuk pengiriman (citrix@citrix2.edu) isikan pula isi mail yang akan dikirim send Gambar 3.16 o) Cek pada “INBOX sent”, akan ada mail yang telah dikirim tadi sign out Gambar 3.17
  • 25. p) Login pada citrix, untuk cek mail yang telah dikirim oleh tkj q) Jika pada INBOX terdapat mail yang telah dikirim oleh tkj yaitu bernama “test” maka proses pengiriman berhasil Gambar 3.18 r) Klik pada test tadi untuk melihat isi file yang telah dikirim oleh tkj, pilih “download this a file” untuk mendownload file tersebut Gambar 3.19 s) Akan muncul perintah untuk menyimpan file yang didownload, pilih “save file” Gambar 3.20
  • 26. t) Jika berhasil didownload, proses download berhasil dan coba buka dengan klik kanan open folder u) Jika “test” yang di download berhasil akan muncul dan coba buka isinya dengan klik 2x v) Jika isinya telah terbuka. Download dan pengiriman mail dinyatakan “berhasil”. Sign out dari mail w) Browsing pada ftp yaitu ftp://ftp.citrix2.edu x) Login pada ftp, isikan username dan password yang telah ditentukan Username = citrix Password = tkj Gambar 3.21 y) Jika login berhasil, maka akan masuk pada menu ftp. Download isi ftp yang ada yaitu “setup.exe” z) Akan muncul perintah untuk menyimpan isi dari ftp tersebut. Pilih “save file” untuk menyimpan kemudian pilih “OK” Gambar 3.22 aa) Jika download berhasil, buka file dengan klik kanan open folder dari file download bb) Jika terdapat file “setup.exe” pada penyimpanan download berarti berhasil
  • 27. BAB III PENUTUP Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah atas segala rahmat yang telah diberikan oleh ALLAH SWT, bahwa penulis telah mendapat dukungan dari berbagai pihak dalam menyelesaikan laporan ini dengan baik tanpa mengalami hambatan berarti. Keberhasilan pelaksanaan PRAKERIN ini sangat dibutuhkan oleh para siswa/siswi agar bisa mengikuti salah satu syarat untuk menempuh UAS/UAN, sehingga dengan dibuatnya laporan PRAKERIN ini diharapkan dapat dijadikan acuan bagi kelancaran pelaksanaan Praktek Kerja, terutama pada tahap awal kerja berkaitan dengan paket keahlian yang ada di Dunia Usaha / Dunia Industri. Dengan dibuatnya laporan ini minimal diharapkan juga ada kesamaan Visi antara pihak sekolah dengan dunia usaha sebagai industri pasangan. A. Kesimpulan Alhamdullilah puji syukur kehadirat Alloh SWT sehingga penulis dapat menyusun laporan ini dengan baik, tidak terlepas dari prakrin yang penulis laksanakan di PT. Sekawan Global Komunika (SGK). Pelaksanaan prakrin ini sangat penting bagi siswa SMK khususnya untuk kelas III karena siswa dapat terjun langsung ke dunia usaha atau dunia industri. Dengan adnya prakrin siswa dapat menerapkan ilmu yang didapatkan di sekolah pada instansi dimana tempat penulis melaksanakan prakrin. Dan disini penulis mengambil kesimpulan bahwa teori saja tidak cukup tanpa adanya praktek di lapangan. Dari uraian di atas penulis menarik kesimpulan bahwa Kegiatan Prakerin sangat bermanfaat bagi para siswa-siswi khususnya siswa-siswi SMK YPT 2 PURBALINGGA.Dengan adanya kegiatan Prakerin siswa dituntut untuk mempunyai sikap mandiri dan mampu berinteraksi dengan orang lain sehingga siswa diharapkan dapat memiliki keterampilan serta wawasan yang tinggi B. Saran Saran serta kritik membangun demi perbaikan penulisan laporan ini dan penulis nantikan agar dalam penyusunan laporan selanjutnya dapat tersajikan dengan lebih baik dan lebih sempurna lagi.
  • 28. Penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu dan membimbing dalam menyelesaikan laporan ini, serta besar harapan penulis agar laporan yang telah penulis susun dapat bermanfaat bagi semua pihak, Amin
  • 29. LAMPIRAN FOTO Pemindahan antena Air grid di indesso melakukan pengecekan di beberapa client
  • 30. pemasangan antena grid m5 di BKK Patikraja pemasangan antena grid di SD N 1 Limbasari
  • 31. Menunggu peralatan dari pihak Indesso Di pabrik Indesso

Related Documents