OLEH
SUGANI
KLITREN LOR GK 3/21 YOGYAKARTA
BERDASARKAN
FATWA
MAJELIS ULAMA
INDONESIA
PERAYAAN NATAL BERSAMA
Memperhatikan:
1. Perayaan Natal bersama pada akhirakhir ini disalah-artikan oleh sebagian
ummat Is...
PERAYAAN NATAL BERSAMA
Memperhatikan:
2. Karena salah pengertian tersebut ada
sebagian orang Islam yang ikut dalam
perayaa...
PERAYAAN NATAL BERSAMA
Memperhatikan:
3. Perayaan Natal bagi orang-orang
Kristen adalah merupakan ibadah.
PERAYAAN NATAL BERSAMA
Menimbang ::
1. Ummat Islam perlu mendapat
petunjuk yang jelas tentang Perayaan
Natal Bersama.
2. U...
PERAYAAN NATAL BERSAMA
Menimbang ::
3. Ummat Islam harus berusaha untuk
menambah iman dan taqwanya
kepada Allah Subhanahu ...
PERAYAAN NATAL BERSAMA
Menimbang ::
4. Tanpa mengurangi usaha ummat
Islam dalam Kerukunan Antar Ummat
Beragama di Indonesi...
MENELITI KEMBALI :
AJARAN-AJARAN AGAMA
ISLAM, ANTARA LAIN:
1. BAHWA UMMAT ISLAM
DIPERBOLEHKAN UNTUK
BEKERJA SAMA DAN BERGAUL
DENGAN UMMAT AGAMAAGAMA LAIN DALAM MASALAHMASALAH YANG
B...
a. Al-Qur’an Surat Al-Hujurat (49)
ayat 13
“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan
kamu dari seorang laki-laki dan seo...
b. Al-qur’an Surat Luqman (31) Ayat
15:
“Dan jika keduanya (orangtuamu) memaksamu
untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu...
c. Al-qur’an Surat Al-mumtahanah
(60) Ayat 8
“Allah tidak melarang kamu (ummat Islam) untuk
berbuat baik dan berlaku adil ...
2. BAHWA UMMAT ISLAM TIDAK
BOLEH MENCAMPUR-ADUKKAN
AQIDAH DAN PERIBADATAN
AGAMANYA DENGAN AQIDAH
DAN PERIBADATAN AGAMA
LAI...
a. Al-qur’an Surat Al-Kafirun (109)
Ayat 1-6:
“Katakanlah: Hai orang-orang kafir! Aku tidak
akan menyembah apa yang kamu s...
b. Al-qur’an Surat Al-baqarah (2)
Ayat 42:
“Dan janganlah kamu campur-adukkan yang haq
dengan yang bathil dan janganlah ka...
AGAMA ISLAM : MASJID
AGAMA KATHOLIK : GEREJA
AGAMA KRISTEN : GEREJA
AGAMA HINDU : PURA
AGAMA BUDHA : VIHARA
AGAMA KONGHUCHU : KELENTENG
3. BAHWA UMMAT ISLAM HARUS
MENGAKUI KENABIAN DAN
KERASULAN ‘ISA AL-MASIH BIN
MARYAM SEBAGAIMANA
PENGAKUAN MEREKA (UMMAT
IS...
a. Al-qur’an Surat Maryam (19)
Ayat 30-32:
“Berkata ‘Isa: Sesungguhnya aku ini hamba Allah.
Dia memberiku al-Kitab (Injil)...
b. Al-qur’an Surat Al-ma’idah (5)
Ayat 75:
“al-Masih putera Maryam itu hanyalah seorang
Rasul yang sesungguhnya telah berl...
c. Al-qur’an Surat Al-baqarah (2)
Ayat 285:
“Rasul (Muhammad) telah beriman kepada alQur’an yang diturunkan kepadanya dari...
4. BAHWA BARANGSIAPA
BERKEYAKINAN BAHWA TUHAN
ITU LEBIH DARIPADA SATU,
TUHAN ITU MEMPUNYAI ANAK
DAN ‘ISA AL-MASIH ITU
ANAK...
a. Al-qur’an Surat Al- Ma’idah (5)
Ayat 72:
“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang
berkata: “Sesungguhnya Allah ial...
b. Al-qur’an Surat Al- Ma’idah (5)
Ayat 73:
“Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang
mengatakan: “Bahwasanya Allah salah sa...
c. Al-qur’an Surat At- Taubah (9)
Ayat 30:
“Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putra
Allah,” dan orang-orang Nasrani b...
5. BAHWA ALLAH PADA HARI
KIAMAT NANTI AKAN
MENANYAKAN ‘ISA, APAKAN DIA
PADA WAKTU DI DUNIA
MENYURUH KAUMNYA, AGAR
MEREKA M...
Al-qur’an Surat Al- Maidah (5)
Ayat 116 :
“Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai ‘Isa
putera Maryam, adakah kamu men...
Al-qur’an Surat Al- Maidah (5)
Ayat 117 :
Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka
kecuali apa yang engkau berikan kepada...
Al-qur’an Surat Al- Maidah
(5) Ayat 118 :
Jika Engkau menyiksa mereka, maka
sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba
Engkau,...
6. ISLAM MENGAJARKAN BAHWA
ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA
ITU HANYA SATU, BERDASARKAN ATAS AL-QUR’AN SURAT
AL-IKHLAS (112):
“Ka...
7. ISLAM MENGAJARKAN KEPADA
UMMATNYA UNTUK
MENJAUHKAN DIRI DARI HALHAL YANG SYUBHAT DAN DARI
LARANGAN ALLAH SUBHANAHU
WA T...
a. Hadits Nabi dari Nu’man bin
Basyir:
“Sesungguhnya apa-apa yang halal itu telah jelas
dan apa-apa yang haram itu pun tel...
a. Hadits Nabi dari Nu’man bin
Basyir:
misalnya semacam orang yang menggembalakan
binatang di sekitar daerah larangan, mak...
b. Kaidah Ushul-Fiqih mengatakan:
“Menolak kerusakan-kerusakan itu didahulukan
daripada menarik kemaslahatan-kemaslahatan
...
MAJELIS ULAMA
INDONESIA
MEMUTUSKAN
MENFATWAKAN
PERAYAAN NATAL DI INDONESIA MESKIPUN
TUJUANNYA MERAYAKAN DAN MENGHORMATI
NABI ‘ISA ‘ALAIHISSALAM, AKAN TETAPI NATAL
ITU TI...
MENGIKUTI UPACARA NATAL BERSAMA
BAGI UMMAT ISLAM HUKUMNYA HARAM
AGAR UMMAT ISLAM TIDAK TERJERUMUS
KEPADA SYUBHAT DAN LARANGAN ALLAH
SUBHANAHU WA TA’ALA DIANJURKAN UNTUK
TIDAK MENGIKUTI K...
Jakarta, 1 Jumadil Awal 1401 H
7 Maret 1981
Komisi Fatwa
Majelis Ulama Indonesia
Ketua
K.H.M SYUKRI GHOZALI
MAS’UDI
Sekre...
TERMASUK KEGIATAN
YANG BERKENAAN
DENGAN NATAL
HARAM
DIIKUTI UMMAT ISLAM
MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL
MENYANYIKAN LAGU NATAL
MENGIRIM KARTU NATAL
IKUT BERMAIN, NONTON DRAMA NATAL
NONTON FILM NATAL
MENGHIAS RUMAH MENYAMBUT NATAL
MENGIRIM/MENERIMA KADO NATAL
BENTUK PERIBADATAN
AGAMA LAIN YANG
HARAM
DIIKUTI UMMAT ISLAM
AGAMA
KRISTEN
NATAL DAN TAHUN BARU
JUM’AT AGUNG, WAFATNYA YESUS
KEBANGKITAN YESUS
SEKOLAH MINGGU
AGAMA
HINDU
PERAYAAN NYEPI
UCAPAN HARI RAYA NYEPI
PERAYAAN SARASWATI
PERAYAAN PAGERWESI
PERAYAAN GALUNGAN
PERAYAAN KUNINGAN
AGAMA
BUDHA
PERAYAAN WAISAK
PERAYAAN KATHINA
AGAMA
KONGHUCHU
PERAYAAN TAHUN BARU IMLEK
PERAYAAN CAP-GO-MEH
Natalan bagi islam
Natalan bagi islam
of 73

Natalan bagi islam

Published on: Mar 3, 2016
Published in: Education      
Source: www.slideshare.net


Transcripts - Natalan bagi islam

  • 1. OLEH SUGANI KLITREN LOR GK 3/21 YOGYAKARTA
  • 2. BERDASARKAN FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA
  • 3. PERAYAAN NATAL BERSAMA Memperhatikan: 1. Perayaan Natal bersama pada akhirakhir ini disalah-artikan oleh sebagian ummat Islam dan disangkanya sama dengan ummat Islam merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
  • 4. PERAYAAN NATAL BERSAMA Memperhatikan: 2. Karena salah pengertian tersebut ada sebagian orang Islam yang ikut dalam perayaan Natal dan duduk dalam kepanitiaan Natal.
  • 5. PERAYAAN NATAL BERSAMA Memperhatikan: 3. Perayaan Natal bagi orang-orang Kristen adalah merupakan ibadah.
  • 6. PERAYAAN NATAL BERSAMA Menimbang :: 1. Ummat Islam perlu mendapat petunjuk yang jelas tentang Perayaan Natal Bersama. 2. Ummat Islam agar tidak mencampuradukkan aqidah dan ibadahnya dengan aqidah dan ibadah agama lain.
  • 7. PERAYAAN NATAL BERSAMA Menimbang :: 3. Ummat Islam harus berusaha untuk menambah iman dan taqwanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
  • 8. PERAYAAN NATAL BERSAMA Menimbang :: 4. Tanpa mengurangi usaha ummat Islam dalam Kerukunan Antar Ummat Beragama di Indonesia.
  • 9. MENELITI KEMBALI : AJARAN-AJARAN AGAMA ISLAM, ANTARA LAIN:
  • 10. 1. BAHWA UMMAT ISLAM DIPERBOLEHKAN UNTUK BEKERJA SAMA DAN BERGAUL DENGAN UMMAT AGAMAAGAMA LAIN DALAM MASALAHMASALAH YANG BERHUBUNGAN DENGAN MASALAH KEDUNIAAN, BERDASARKAN ATAS:
  • 11. a. Al-Qur’an Surat Al-Hujurat (49) ayat 13 “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsabangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah iaalah orang yang paling bertakwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal
  • 12. b. Al-qur’an Surat Luqman (31) Ayat 15: “Dan jika keduanya (orangtuamu) memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Ku-lah kembalimu, maka Ku-beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
  • 13. c. Al-qur’an Surat Al-mumtahanah (60) Ayat 8 “Allah tidak melarang kamu (ummat Islam) untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orangorang yang tidak memerangimu karena agama dan tidak pula mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.”
  • 14. 2. BAHWA UMMAT ISLAM TIDAK BOLEH MENCAMPUR-ADUKKAN AQIDAH DAN PERIBADATAN AGAMANYA DENGAN AQIDAH DAN PERIBADATAN AGAMA LAIN, BERDASARKAN:
  • 15. a. Al-qur’an Surat Al-Kafirun (109) Ayat 1-6: “Katakanlah: Hai orang-orang kafir! Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku.”
  • 16. b. Al-qur’an Surat Al-baqarah (2) Ayat 42: “Dan janganlah kamu campur-adukkan yang haq dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang haq itu, sedang kamu mengetahui.”
  • 17. AGAMA ISLAM : MASJID
  • 18. AGAMA KATHOLIK : GEREJA
  • 19. AGAMA KRISTEN : GEREJA
  • 20. AGAMA HINDU : PURA
  • 21. AGAMA BUDHA : VIHARA
  • 22. AGAMA KONGHUCHU : KELENTENG
  • 23. 3. BAHWA UMMAT ISLAM HARUS MENGAKUI KENABIAN DAN KERASULAN ‘ISA AL-MASIH BIN MARYAM SEBAGAIMANA PENGAKUAN MEREKA (UMMAT ISLAM) KEPADA PARA NABI DAN RASUL YANG LAIN, BERDASARKAN ATAS:
  • 24. a. Al-qur’an Surat Maryam (19) Ayat 30-32: “Berkata ‘Isa: Sesungguhnya aku ini hamba Allah. Dia memberiku al-Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi. Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi dimana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup. dan berbakti kepada ibuku (Maryam), dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.”
  • 25. b. Al-qur’an Surat Al-ma’idah (5) Ayat 75: “al-Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa Rasul dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan (sebagaimana manusia yang lain). Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (Ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu).”
  • 26. c. Al-qur’an Surat Al-baqarah (2) Ayat 285: “Rasul (Muhammad) telah beriman kepada alQur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, Malaikatmalaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya dan Rasul-rasulNya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membedabedakan antara seorangpun (dengan yang lain) dari Rasul-rasul-Nya,” dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat.” (Mereka berdoa:) “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.””
  • 27. 4. BAHWA BARANGSIAPA BERKEYAKINAN BAHWA TUHAN ITU LEBIH DARIPADA SATU, TUHAN ITU MEMPUNYAI ANAK DAN ‘ISA AL-MASIH ITU ANAKNYA, BAHWA ORANG ITU KAFIR DAN MUSYRIK, BERDASARKAN ATAS:
  • 28. a. Al-qur’an Surat Al- Ma’idah (5) Ayat 72: “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah al-Masih putera Maryam,” padahal al-Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga dan tempatnya ialah neraka, tidak ada bagi orangorang zhalim itu seorang penolongpun.”
  • 29. b. Al-qur’an Surat Al- Ma’idah (5) Ayat 73: “Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga,” padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.”
  • 30. c. Al-qur’an Surat At- Taubah (9) Ayat 30: “Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putra Allah,” dan orang-orang Nasrani berkata: “al-Masih itu putra Allah.” Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allahlah mereka, bagaimana mereka sampai berpaling?”
  • 31. 5. BAHWA ALLAH PADA HARI KIAMAT NANTI AKAN MENANYAKAN ‘ISA, APAKAN DIA PADA WAKTU DI DUNIA MENYURUH KAUMNYA, AGAR MEREKA MENGAKUI ‘ISA DAN IBUNYA (MARYAM) SEBAGAI TUHAN. ‘ISA MENJAWAB; “TIDAK.” HAL ITU BERDASARKAN ATAS:
  • 32. Al-qur’an Surat Al- Maidah (5) Ayat 116 : “Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai ‘Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?”” ‘Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib
  • 33. Al-qur’an Surat Al- Maidah (5) Ayat 117 : Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang engkau berikan kepadaku (untuk mengatakan)nya, yaitu: “Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu,” dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka selama aku berada diantara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkaulah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.
  • 34. Al-qur’an Surat Al- Maidah (5) Ayat 118 : Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.””
  • 35. 6. ISLAM MENGAJARKAN BAHWA ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA ITU HANYA SATU, BERDASARKAN ATAS AL-QUR’AN SURAT AL-IKHLAS (112): “Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan tempat meminta. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatupun yang setara dengan Dia.”
  • 36. 7. ISLAM MENGAJARKAN KEPADA UMMATNYA UNTUK MENJAUHKAN DIRI DARI HALHAL YANG SYUBHAT DAN DARI LARANGAN ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA SERTA UNTUK MENDAHULUKAN MENOLAK KERUSAKAN DARIPADA MENARIK KEMASLAHATAN, BERDASARKAN ATAS:
  • 37. a. Hadits Nabi dari Nu’man bin Basyir: “Sesungguhnya apa-apa yang halal itu telah jelas dan apa-apa yang haram itu pun telah jelas, akan tetapi diantara keduanya itu banyak yang syubhat, kebanyakan orang tidak mengetahui yang syubhat itu. Barangsiapa memelihara diri dari yang syubhat itu, maka bersihlah agamanya dan kehormatannya, tetapi barangsiapa jatuh pada yang syubhat maka berarti ia telah jatuh kepada yang haram,
  • 38. a. Hadits Nabi dari Nu’man bin Basyir: misalnya semacam orang yang menggembalakan binatang di sekitar daerah larangan, maka mungkin sekali binatang itu makan di daerah larangan tersebut. Ketahuilah bahwa setiap raja mempunyai larangan dan ketahuilah bahwa larangan Allah ialah apa-apa yang diharamkan-Nya (oleh karena itu yang haram itu janganlah didekati).”
  • 39. b. Kaidah Ushul-Fiqih mengatakan: “Menolak kerusakan-kerusakan itu didahulukan daripada menarik kemaslahatan-kemaslahatan (jika tidak demikian sangat mungkin mafasid-nya yang diperoleh, sedangkan mashalih-nya tidak dihasilkan).”
  • 40. MAJELIS ULAMA INDONESIA MEMUTUSKAN MENFATWAKAN
  • 41. PERAYAAN NATAL DI INDONESIA MESKIPUN TUJUANNYA MERAYAKAN DAN MENGHORMATI NABI ‘ISA ‘ALAIHISSALAM, AKAN TETAPI NATAL ITU TIDAK DAPAT DIPISAHKAN DARI SOAL-SOAL YANG TELAH DITERANGKAN DIATAS.
  • 42. MENGIKUTI UPACARA NATAL BERSAMA BAGI UMMAT ISLAM HUKUMNYA HARAM
  • 43. AGAR UMMAT ISLAM TIDAK TERJERUMUS KEPADA SYUBHAT DAN LARANGAN ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA DIANJURKAN UNTUK TIDAK MENGIKUTI KEGIATAN-KEGIATAN NATAL
  • 44. Jakarta, 1 Jumadil Awal 1401 H 7 Maret 1981 Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Ketua K.H.M SYUKRI GHOZALI MAS’UDI Sekretaris Drs,
  • 45. TERMASUK KEGIATAN YANG BERKENAAN DENGAN NATAL HARAM DIIKUTI UMMAT ISLAM
  • 46. MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL
  • 47. MENYANYIKAN LAGU NATAL
  • 48. MENGIRIM KARTU NATAL
  • 49. IKUT BERMAIN, NONTON DRAMA NATAL
  • 50. NONTON FILM NATAL
  • 51. MENGHIAS RUMAH MENYAMBUT NATAL
  • 52. MENGIRIM/MENERIMA KADO NATAL
  • 53. BENTUK PERIBADATAN AGAMA LAIN YANG HARAM DIIKUTI UMMAT ISLAM
  • 54. AGAMA KRISTEN
  • 55. NATAL DAN TAHUN BARU
  • 56. JUM’AT AGUNG, WAFATNYA YESUS
  • 57. KEBANGKITAN YESUS
  • 58. SEKOLAH MINGGU
  • 59. AGAMA HINDU
  • 60. PERAYAAN NYEPI
  • 61. UCAPAN HARI RAYA NYEPI
  • 62. PERAYAAN SARASWATI
  • 63. PERAYAAN PAGERWESI
  • 64. PERAYAAN GALUNGAN
  • 65. PERAYAAN KUNINGAN
  • 66. AGAMA BUDHA
  • 67. PERAYAAN WAISAK
  • 68. PERAYAAN KATHINA
  • 69. AGAMA KONGHUCHU
  • 70. PERAYAAN TAHUN BARU IMLEK
  • 71. PERAYAAN CAP-GO-MEH