Sebuah Percikan Pemikiran
Pemerin-Rakyat tah Trust Authority Based V.S. ...
• Baik political leaders maupun administrative/ government leaders membutuhkan kapasitas unggul utk dapat menjalankan fu...
Administrative / Executive Political Leadership LeadershipTrust-based; ...
• Harus ada desain training khusus untuk pemimpin politik.• Perkuat sinergi dgn pemimpin eksekutif/ pemerintahan & mengh...
Political Leadership, Sebuah Percikan Pemikiran
of 6

Political Leadership, Sebuah Percikan Pemikiran

Published on: Mar 4, 2016
Published in: Business      Technology      
Source: www.slideshare.net


Transcripts - Political Leadership, Sebuah Percikan Pemikiran

  • 1. Sebuah Percikan Pemikiran
  • 2. Pemerin-Rakyat tah Trust Authority Based V.S. Based Adminis-Political • Checks & trativeLeader Balances • Strategic Leader partnership Mandate Line Accountability Line
  • 3. • Baik political leaders maupun administrative/ government leaders membutuhkan kapasitas unggul utk dapat menjalankan fungsinya.• Dalam kerangka pengembangan kapasitas tadi, dibutuhkan adanya sistem diklat yg profesional  gap cukup besar dibanding sektor pemerintahan (misal: inovasi kebijakan lbh byk diinisiasi oleh pemerintah).• Belum ada sistem diklat khusus untuk mencetak kader pemimpin politik, sehingga partai politik masih byk mengambil kader dari kalangan birokrat.
  • 4. Administrative / Executive Political Leadership LeadershipTrust-based; Authority-based;Constituent orientation; Vision & program orientation;Non-hierarchical leadership; Leadership ladder (career system);Reactive (fire-fighting strategy); Anticipatory;Rely heavily on political will; Rely on policy capacity;Transformational Model: utilize Transactional Model: use theirtheir personal charisma to knowledge or legal authority toachieve their objectives; achieve results;Instant process of recruitment; Competence-based formation;Lack of professional Systematic training system.development (inc. Training).
  • 5. • Harus ada desain training khusus untuk pemimpin politik.• Perkuat sinergi dgn pemimpin eksekutif/ pemerintahan & menghilangkan antagonisme atau dikotomi diantara keduanya.• Birokrasi / pemimpin eksekutif masih layak dipertahankan sbg salah satu sumber utama kaderisasi untuk kepemimpinan politik.• Dalam situasi divided societies (masyarakat yg terbelah) spt saat ini, kedua jenis pemimpin ini dituntut untuk menjadi model pemersatu bangsa.

Related Documents