NASKAH FILM
“30 TAHUN MEMBANGUN SAINS DAN PERTANIAN UNTUK KESEJAHTERAAN BANGSA”
NO. SCENE NARASI VISUAL Durasi
1. --music ...
Departemen Perikanan, 4). Departemen Peternakan, dan 5). Departemen
Kehutanan. Selanjutnya penyebutan Departemen diubah me...
Fakultas Pertanian, 6) Jurusan Fisika yang berasal dari Bagian Fisika
Departemen IPA Fakultas Pertanian, dan 7) Jurusan St...
bermutu dan berdaya guna tinggi dengan proses yang efisien
Pada tahun 1984 FMIPA memiliki Laboratorium Kimia Terpadu (SK R...
Adapun periode selanjutnya (1994-1997) sudah mulai ada senat FMIPA-IPB.
Untuk anggota senat periode 1994-1997 diangkat pad...
Selain itu, FMIPA membuka program D2 untuk Program studi Kimia (15
Oktober 1993), dan beberapa program D3,yaitu program st...
2012) Dr. drh. Hasim DEA
Kemudian dilakukan penataan di FMIPA yang kemudian melahirkan
Departemen baru yaitu Departemen Bi...
tahun dan IPK rata-rata ≥ 3,25.
 Dengan optimalisasi penerimaan mahasiswa, pemantapan kurikulum,
proses belajar mengajar
...
FMIPA IPB
mewarnai
pendidikan
pertanian
bangsa. Hal ini sesuai dengan mandat yang tertuang dalam Tri Dharma
Peguruan Tingg...
FMIPA IPB
mewarnai
pendidikan
pertanian
bangsa. Hal ini sesuai dengan mandat yang tertuang dalam Tri Dharma
Peguruan Tingg...
of 10

Naskah film 30 tahun fmipa

Published on: Mar 3, 2016
Source: www.slideshare.net


Transcripts - Naskah film 30 tahun fmipa

  • 1. NASKAH FILM “30 TAHUN MEMBANGUN SAINS DAN PERTANIAN UNTUK KESEJAHTERAAN BANGSA” NO. SCENE NARASI VISUAL Durasi 1. --music klasik perjuangan tempoe doeloe-- Montage (30 detik) Foto-foto lokasi, suasana Bogor dan IPB tempo doeloe Institut Pertanian Bogor berawal dari Sekolah Tinggi Pertanian (Landbouwhoogeschool). Fakultas Ilmu Pengetahuan Pertanian yang menjadi cikal bakal sekolah tinggi ini dibangun di kota Bogor. Gambar sertifikat berdirinya sekolah tersebut Pemilihan kota Bogor sebagai lokasi pendirian Fakultas Ilmu Pengetahuan Pertanian karena terdapatnya banyak lembaga penelitian pertanian di Bogor. Litbang-litbang di daerah Bogor Peletakkan batu pertama pembangunan gedung FIPP di Baranangsiang dilakukan pada tanggal 27 April 1955 oleh Presiden RI, Dr. Ir. Soekarno. Pada kesempatan itu Bung Karno menyampaikan pidatonya yang sangat menggugah yaitu: “Hidup Mati Bangsa Indonesia”. Foto peletakan batu pertama, dan pidato Bung Karno Institut Pertanian Bogor (IPB) asalnya adalah kampus Universitas Indonesia yang berada di Bogor, yakni Fakultas Pertanian dan Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan. Pada tahun 1963, dilatarbelakangi oleh perkembangan internal di kedua fakultas tersebut serta tantangan eksternal di Indonesia, pemerintah akhirnya mendirikan sebuah perguruan tinggi pertanian di Bogor yang cikal bakalnya berasal dari kedua fakultas tersebut. Foto/video terkait pertanian on farm, hewan, perikanan, peternakan (sapi perah), hutan Sambil menunggu keputusan Presiden, pada tanggal 1 September 1963 Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) yaitu Tojib Hadiwidjaja mengeluarkan SK Menteri No 91 tahun 1963 tentang pendirian IPB dengan lima fakultas yang saat itu masih disebut Departemen, yaitu 1). Departemen Pertanian, 2). Departemen Kedoketeran Hewan, 3). Foto Tojib Hadiwidjaja
  • 2. Departemen Perikanan, 4). Departemen Peternakan, dan 5). Departemen Kehutanan. Selanjutnya penyebutan Departemen diubah menjadi Fakultas. Pada tahun 1965 Institut Pertanian di Bogor itu disyahkan melalui SK Presiden No. 279/1965 dan resmi bernama Institut Pertanian Bogor yang disingkat IPB. IPB tempo doeloe 2. Masa Embrional: Fakultas Sains dan Matematika Walaupun IPB merupakan perguruan tinggi berbasis pertanian, namun penguasaan akan ilmu dasar sangat kuat. Dibuktikan dengan dibentuknya Departemen Ilmu Pengetahuan Alam serta Departemen Statistika dan Komputasi (tahun 1970), yang dinaungi Fakultas Pertanian Kedua departemen ini (Departemen IPA dan Departemen Statistika dan Komputasi) ditambah dengan departemen-departemen yang ada di Fakultas Kedokteran Hewan, menjadi the founding father Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam di IPB. Akhirnya di tahun 1979 dibentuk sebuah tim khusus untuk mempersiapkan Fakultas Sains dan Matematika (FSM). Tim ini diketuai oleh Dr. Anwar Nur sesuai SK Rektor No.076/1979. Paper “Arah Pengembangan IPB Menuju Tahun 2000” (Prof. Dr. Andi H. Nasoetion, Kompas 23 November 1980) Pada masa embrional FMIPA IPB bernama Fakultas Sains dan Matematika. Setahun setelah tim itu bekerja maka terbentuklah FSM melalui SK Rektor No. 078/1980 dengan Dekan pertamanya adalah Dr. Barizi. Dua tahun kemudian, tepatnya tanggal 7 September 1982 keberadaan fakultas ini disahkan oleh pemerintah melalui Keputusan Presiden No 46 tahun 1982 dengan nama Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam hingga saat ini. Melalui SK Rektor No 121/1982 tanggal 29 Desember diputuskan jurusan- jurusan yang ada di FMIPA adalah: 1). Jurusan Botani yang berasal dari Departemen Botani Fakultas Pertanian, 2) Jurusan Zoologi yang berasal dari Departemen Zoologi Fakultas Kedokteran Hewan, 3). Jurusan Kimia yang berasal dari Bagian Kimia Departemen IPA Fakultas Pertanian, 4) Jurusan Biokimia yang berasal dari Departemen Biokimia Fakultas Kedokteran Hewan, 5) Jurusan Meteorologi yang berasal dari Bagian Klimatologi Departemen IPA
  • 3. Fakultas Pertanian, 6) Jurusan Fisika yang berasal dari Bagian Fisika Departemen IPA Fakultas Pertanian, dan 7) Jurusan Statistika dan Matematika yang berasal dari Departemen Statistika dan Komputasi Fakultas Pertanian. Adapun kurikulum saat itu masih menganut sistem mayor-minor, selanjutnya FMIPA IPB merubah mayor menjadi Program Studi (PS) dan Departemen menjadi Jurusan. 3. Masa 10 tahun pertama (1982- 1992) Berdasarkan Keputusan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan melalui SK No 0546/O/1983 tanggal 8 Desember 1983 jurusan-jurusan di bawah FMIPA yang disepakati adalah 1). Jurusan Statistika 2). Jurusan Biologi 3). Jurusan Kimia 4). Jurusan Geofisika dan Meterologi 5). Jurusan Matematika 6). Jurusan Mata Kuliah Dasar Umum Pada periode 1984-1987 dekan pertama FMIPA adalah Dr. Barizi. Pada periode selanjutnya (1988-1991) dekan FMIPA tetap Prof. Dr. Barizi. Gambar 1. Struktur Organisasi FMIPA IPB Sebelum IPB BHMN Pada periode 10 tahun pertama ini disepakati adanya Falsafah, Misi, dan Tujuan FMIPA. Falsafah FMIPA IPB adalah; satuan pendidikan di lingkungan IPB yang menjunjung tinggi kebenaran ilmiah dalam bidang MIPA dan selalu berusaha mencari, mengembangkan, serta mengamalkannya untuk kesejahteraan manusia Falsafah FMIPA IPB Sedangkan misinya adalah untuk melaksanakan tridarma perguruan tinggi di bidang MIPA dengan membina sumber daya manusia dan memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan. Adapun tujuannya adalah menghasilkan lulusan pada berbagai jenjang pendidikan tinggi, hasil penelitian, dan pengabdian pada masyarakat dalam bidang MIPA yang Misi FMIPA IPB dan tujuan
  • 4. bermutu dan berdaya guna tinggi dengan proses yang efisien Pada tahun 1984 FMIPA memiliki Laboratorium Kimia Terpadu (SK Rektor IPB No. 127/C/1984). Laboratorium ini kemudian dikukuhkan menjadi UPT (Unit Pelaksana Teknis) IPB dengan nama Laboratorium Pusat Kimia Analisis IPB melalui SK Rektor IPB No. 144/C/1990. Laboratorium Pusat Kimia Analisis IPB Berdasarkan UU Sistem Pendidikan Nasional (No. 2/1989) dan PP No. 30/1990 dan kelembagaan jurusan di FMIPA-IPB, program studi sarjana adalah 1. Program Studi Statistika diasuh oleh Jurusan Statistika 2. Program Studi Biologi diasuh oleh Jurusan Biologi 3. Program Studi Kimia diasuh oleh Jurusan Kimia 4. Program Studi Agrometeorologi diasuh oleh Jurusan Geofisika dan Meteorologi 5. Program Studi Matematika diasuh oleh Jurusan Matematika 6. Program Studi Ilmu Komputer diasuh oleh Jurusan Statistika dan Jurusan Matematika 7. Program Studi Fisika diasuh oleh Jurusan Geofisika dan Meteorologi 4. Masa 10 tahun kedua (1992- 2002) Pada periode 1991-1994 dekan FMIPA adalah Prof.Dr.Ir. H. Andi Hakim Nasoetion. Pada tanggal 24 Februari 1995, Dr. Ir. H. Ahmad Ansori Mattjik resmi diangkat sebagai Dekan FMIPA menggantikan posisi Prof. Dr. Andi Hakim Nasoetion.
  • 5. Adapun periode selanjutnya (1994-1997) sudah mulai ada senat FMIPA-IPB. Untuk anggota senat periode 1994-1997 diangkat pada tanggal 28 Agustus 1995 melalui surat keputusan Rektor IPB No.092/Um/1995. Susunan senat FMIPA periode 1994-1997 Pada tanggal 26 Agustus 1999, Dr.Ir.Siswadi diangkat sebagai Dekan FMIPA IPB untuk menggantikan Dr. Ahmad Ansori Mattjik melalui surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No.53971/A2.I.1/KP/1999. Pada saat itu Dr. Ahamad Ansori Mattjik diangkat menjadi Pembantu Rektor I (Bidang Akademik) IPB. FMIPA mulai membuka program S1 untuk Matematika yang ditetapkan pada tanggal 25 Mei 1992 di Jakarta. Selanjutnya FMIPA-IPB mulai membuka Program Studi Ilmu Komputer pada Program Pendidikan Sarjana FMIPA IPB pada tanggal 15 Juli 1993. Kemudian pada tanggal 17 September 1998, surat keputusan Rektor nomor 095/K13/HK/KP/1998, menetapkan pembentukan Jurusan Ilmu Komputer pada FMIPA IPB. Pada tanggal 2 Oktober 1993, Direktur Jendral Pendidikan Tinggi memberikan ijin penyelenggaraan program Magister dan Doktor di FMIPA sesuai dengan surat keputusan No.584/DIKTI/Kep/1993. Departemen di FMIPA yang diberi ijin untuk membuka program Magister dan Doktor yaitu Statistika dan Biologi. Sedangkan program Magister Ilmu Komputer (S2) pada Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor ditetapkan dengan Keputusan Rektor No.098/K13/0T/2002 pada tanggal 23 Juli 2002.
  • 6. Selain itu, FMIPA membuka program D2 untuk Program studi Kimia (15 Oktober 1993), dan beberapa program D3,yaitu program studi Teknik Perpustakaan, Dokumentasi dan Informasi (1999/2000), dan program studi Analisis Lingkungan (TA 1998/1999) Pada tanggal 11 Juli 1996, nama-nama program studi di FMIPA-IPB menjadi sebagai berikut: 1. Kimia 2. Meteorologi 3. Fisika 4. Statistika 5. Biologi 6. Matematika 7. Ilmu Komputer Jurusan Fisika FMIPA IPB resmi dibentuk pada tanggal 25 September 1997. Pada tanggal 28 November 2001, disahkan Pembukaan Program Studi Strata Satu (S1) Biokimia pada Jurusan Kimia FMIPA IPB terhitung tahun akademik 1998/1999. Selain concern terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, FMIPA pun melakukan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) berupa konsultasi, pameran, olah data, dan kerjasama lainnya. 5. Masa 10 tahun ketiga (2002- Pada periode ini, Dekan FMIPA adalah Dr. Ir. Yonny Koesmaryono, MS setelah Dr. Ir. Siswadi, M.Sc diberhentikan secara hormat dan wakil Dekannya adalah
  • 7. 2012) Dr. drh. Hasim DEA Kemudian dilakukan penataan di FMIPA yang kemudian melahirkan Departemen baru yaitu Departemen Biokimia dengan Ketua Departemen terpilih Dr. drh. Sulistiyani, M.Sc periode 2005-2009 Testimoni Dr. drh. Sulistiyani, M.Sc sebagai ketua departemen Biokimia pertama Kurikulum sistem mayor-minor mulai diterapkan kembali dan diberlakukan bagi mahasiswa Program Sarjana (S1) IPB pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2005/2006. Keputusan tersebut berlaku sejak tanggal 10 Januari 2005. 6. FMIPA saat ini Visi FMIPA IPB adalah :“Menjadi Fakultas bidang MIPA yang terkemuka di Indonesia dan bertaraf Internasional pada tahun 2015”. Misi FMIPA IPB yaitu: 1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis penelitian. 2. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 3. Menyelenggarakan kelembagaan manajemen pendidikan tinggi yang berorientasi pada mutu, profesionalisme dan keterbukaan. Semua departemen di lingkungan FMIPA IPB mengelola Program Studi S-1 dan S-2. Tiga Departemen (Biologi, GEOMET dan Statistika) telah memiliki PS jenjang Doktor. (Gambar 3). Struktur Organisasi FMIPA IPB saat ini 7. Target FMIPA ke depan 1. Meningkatkan sistem tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjaminan mutu yang kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab dan adil melalui penyusunan dan implementasi Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Operasional (Renop). Dekanat, TU 2. Menghasilkan lulusan yang bermutu dengan indikator masa studi 4 1. MPF FMIPA
  • 8. tahun dan IPK rata-rata ≥ 3,25.  Dengan optimalisasi penerimaan mahasiswa, pemantapan kurikulum, proses belajar mengajar 2. Pesta sains 3. Menjadikan program-program studi yang dimilikinya diakui secara nasional dan diakreditasi oleh BAN PT dengan nilai A dan dikenal secara internasional sehingga memiliki mahasiswa asing ≥ 1% dari total mahasiswa FMIPA IPB dan lulusannya mampu bekerja pada lembaga-lembaga internasional. Industri asing, dan mahasiswa asing 4. Meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian sehingga akan mencapai rata-rata jumlahnya 1 penelitian dan dana penelitian Rp. 5.000.000,- per dosen-per tahun dan jumlah publikasi nasional atau internasional sebanyak 1 publikasi per dosenper tahun. Kegiatan di Lab 5. Menjadikan hasil-hasil penelitian sebagai dasar pengembangan sains dan sumber inovasi dalam memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan Daftar Inovasi FMIPA 6. Menjalin kerjasama skala nasional maupun internasional dalam rangka pemberdayaan kepakaran SDM FMIPA dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebanyak 8 kerjasama pertahun Foto/video kerjasama FMIPA 7. Terbangunnya komunikasi yang intensif dengan alumni melalui kegiatan himpunan alumni yang intensif setiap tahun baik di tingkat departemen maupun fakultas Reuni FMIPA/ IPB 8. Meningkatkan daya tarik, kualitas dan kuantitas input pada semua program studi yang berada di FMIPA IPB Gedung FMIPA Darmaga Untuk menopang laju kemajuan ilmu-ilmu pengetahuan alam dan teknologi dituntut kemajuan yang setaraf dalam bidang ilmu-ilmu MIPA dasar. (Barizi, Guru Emeritus FMIPA IPB, disampaikan Pertemuan Rabuan FMIPA IPB di Kampus IPB Darmaga, Bogor, 12 Agustus 2009) 8. Momen 30 tahun perjalanan Perjalanan 30 tahun FMIPA di IPB turut andil dalam mengembangkan ilmu dasar, memperkuat riset pertanian, serta memberikan kontribusi nyata bagi Testimoni harapan-harapan (Pak Barizi, Pak Hidayat
  • 9. FMIPA IPB mewarnai pendidikan pertanian bangsa. Hal ini sesuai dengan mandat yang tertuang dalam Tri Dharma Peguruan Tinggi. Tentu masih belum bisa dikatakan sempurna, namun upaya perbaikan tentu akan selalu dilakukan, demi kemajuan bangsa dan ilmu pengetahuan itu sendiri. Pawitan, Pak Daniel, Pak Anwar Nur, Dekan FMIPA 9. Closing Animasi 30 Tahun FMIPA IPB
  • 10. FMIPA IPB mewarnai pendidikan pertanian bangsa. Hal ini sesuai dengan mandat yang tertuang dalam Tri Dharma Peguruan Tinggi. Tentu masih belum bisa dikatakan sempurna, namun upaya perbaikan tentu akan selalu dilakukan, demi kemajuan bangsa dan ilmu pengetahuan itu sendiri. Pawitan, Pak Daniel, Pak Anwar Nur, Dekan FMIPA 9. Closing Animasi 30 Tahun FMIPA IPB

Related Documents