1
(NASKAH)
NASKAH PIDATO KAPOLDA JAMBI
Disusun Sebagai Upaya Untuk Memberikan Referensi, Kreatifitas dan
Sumbangan Menyusu...
2
KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
DAERAH JAMBI
KEPALA KEPOLISIAN DAERAH JAMBI
SAMBUTAN
ACARA TATAP MUKA KAPOLDA JAMBI...
3
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM,
ASSLAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI
WABARAKATUH,
SALAM SEJAHTERA BAGI KITA SEMUA,
YANG SAYA HORMATI...
4
HADIRIN DAN PARA TAMU UNDANGAN YANG
SAYA HORMATI,
VISI KELAUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
YAITU MEWUJUDKAN INDONESIA S...
5
PERKAPALAN DAN PARIWISATA MARITIM.
KEEMPAT, MELAKSANAKAN DIPLOMASI MARITIM,
YAITU MENGAJAK SEMUA NEGARA UNTUK
MENGHILANG...
6
HADIRIN DAN PARA UNDANGAN YANG SAYA
HORMATI,
SALAH SATU PENJABARAN DARI PILAR POROS
MARITIM ADALAH MEMBENTUK FORUM KOMUN...
7
SEKIAN DAN TERIMA KASIH.
WASSALAMUALAIKUM WR.WB.
JAMBI, AGUSTUS 2015
KEPALA KEPOLISIAN DAERAH JAMBI
Drs. LUTFI LUBIHANTO...
8
KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK
INDONESIA
DAERAH JAMBI
DIREKTORAT KEPOLISIANPERAIRAN
DIREKTUR POLISI PERAIRAN POLDA JAMBI
SAM...
9
YANG SAYA HORMATI :
- KA POLDA JAMBI
- PARA PEJABATUTAMA POLDA JAMBI
- KETUA FORUM KOORDINASI PIMPINANDAERAH
- PEJABATKS...
10
BAPAK KAPOLDA, HADIRIN DAN PARA TAMU
UNDANGAN YANG SAYA HORMATI,
DITPOLAIR POLDA JAMBI BERUPAYA MELAKUKAN
TEROBOSAN DAN...
11
KEJAHATAN YANG TERJADI DI WILAYAH HUKUM
PERAIRANPOLDA JAMBI.
KAMI JUGA BERHARAP AGAR KOMUNITAS
MARITIM TIDAK SEGAN – SE...
12
SEMOGA TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUA.
JAMBI, AGUSTUS 2015
DIR POLAIR POLDA JAMBI
YULIUS BAMBANG KARYANTO
KOMISARIS BESAR ...
13
(NASKAH)
JUDUL
MEMAHAMI ISI PIDATO PRESIDEN RI DALAM ACARA SYUKURAN
HUT POLRI KE-69 TAHUN 2015
Disusun Sebagai Upaya Un...
14
MEMAHAMI ISI PIDATO PRESIDEN RI DALAM ACARA
SYUKURAN HUT POLRI KE-69 TAHUN 2015
Oleh (AKBP H.DADANG DJOKO KARYANTO,AMdM...
15
Dibidang gakkum (penegakkan hukum) Polri agar melaksankan
pemberantasan terhadap segala bentuk tindak pidana secara teg...
16
Pada kesempatan tersebut, Bapak Presiden RI memberikan
penghargaan setinggi-tinginya atas berbagai upaya dan kerja kera...
17
(NASKAH)
BAHAN NASKAH PIDATO KAPOLDA JAMBI
Disusun Sebagai Upaya Untuk Memberikan Referensi, Kreatifitas dan
Sumbangan ...
18
NEGARA INDONESIA SEBAGAI POROS MARITIM DUNIA
Akar konsep poros maritim dunia adalah Membangun Indonesia sebagai poros m...
19
IX Akademi Angkatan Laut Indonesia yang dilantik oleh Presiden Ir.Sukarno di geladak apel
Akademi Angkatan Laut Morokre...
20
Rahakundini Bakrie mengatakan, bahwa kawasan perairan Asia Tenggara merupakan salah
satu kawasan penting dalam poros ma...
21
akan tinggal diam. Sejak tahun 2010, Tiongkok telah memulai pembangunan ekonomi dan
militer berbasis maritim. Connie me...
22
mudah untuk mengalihkan paradigma masyarakat Indonesia dari darat dan udara sentris ke
laut. Beliau mengatakan, pemerin...
23
sudah ada. "Tol Laut yang dimaksud apa? Pemerintah sebelumnya juga sudah
melakukan short sea shipping," ujarnya. Selain...
24
kampung deret atau rumah susun murah yang disubsidi serta jaminan sosial untuk rakyat di
tahun 2019.
6. Meningkatkan pr...
25
Dalam pembukaannya Angelina Pattiasina menegaskan, konsep JSM ini sangat strategis dan
diperkirakan akan tetap diwujudk...
26
loh jinawi, Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur negaraku, dengan harapan jayalah
Negara dan bangsaku, amin.
of 26

Naskah pidato kapolda jambi; AKBP DADANG DJOKO KARYANTO

MENJALIN KOMUNIKASI YANG AKTIF ANTARA POLAIR DENGAN KOMUNITAS MARITIM. SEHINGGA MOMENTUM INI JUGA DIHARAPKAN MENJADI SEMANGAT DAN LANGKAH AWAL DALAM PENCAPAIAN HUBUNGAN YANG SINERGIS DAN HARMONIS ANTAR SELURUH KOMUNITAS INSAN MARITIM.KEPERCAYAAN YANG MENINGKAT DALAM HAL PELAYANAN MASYARAKAT, BERIKUT KESEDIAANNYA DALAM MENYAMPAIKAN SARAN KRITIK YANG BERSIFAT MEMBANGUN, SERTA TERBUKANYA INFORMASI YANG AKURAT MENGENAI SEGALA BENTUK KASUS PELANGGARAN ATAU KEJAHATAN YANG TERJADI DI WILAYAH HUKUM PERAIRAN POLDA JAMBI.
Published on: Mar 3, 2016
Published in: Government & Nonprofit      
Source: www.slideshare.net


Transcripts - Naskah pidato kapolda jambi; AKBP DADANG DJOKO KARYANTO

  • 1. 1 (NASKAH) NASKAH PIDATO KAPOLDA JAMBI Disusun Sebagai Upaya Untuk Memberikan Referensi, Kreatifitas dan Sumbangan Menyusun Naskah Pidato untuk Pimpinan Polda Jambi AKBP H. DADANG DJOKO KARYANTO, AMd Mar, SH, SIP, MH. Jambi, 1 Juli 2015
  • 2. 2 KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH JAMBI KEPALA KEPOLISIAN DAERAH JAMBI SAMBUTAN ACARA TATAP MUKA KAPOLDA JAMBI BERSAMA KOMUNITAS MARITIM PROVINSI JAMBI DIMAKO DIREKTORAT KEPOLISIAN PERAIRAN HARI...... TANGGAL, ..... AGUSTUS 2015
  • 3. 3 BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM, ASSLAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH, SALAM SEJAHTERA BAGI KITA SEMUA, YANG SAYA HORMATI : - WAKA POLDA JAMBI - PARA PEJABATUTAMA POLDA JAMBI - KETUA FORUM KOORDINASI PIMPINANDAERAH - PEJABATKSOP JAMBI - KOMUNITAS MARITIMPROVINSI JAMBI - PARA TAMU UNDANGAN, HADIRIN SEKALIAN YANG SAYA HORMATI PERTAMA-TAMA MARILAH KITA PANJATKAN PUJI DAN SYUKUR KEHADIRAT ALLAH SWT, TUHAN YANG MAHA ESA, KARENA ATAS LIMPAHAN RAHMAT DAN KARUNIANYA KITA MASIH DIBERIKAN KESEHATAN DAN KESEMPATAN UNTUK HADIR PADA ACARA TATAP MUKA BERSAMA KOMUNITAS MARITIM PROVINSI JAMBI DI MAKO DIREKTORATPOLISI PERAIRAN
  • 4. 4 HADIRIN DAN PARA TAMU UNDANGAN YANG SAYA HORMATI, VISI KELAUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA YAITU MEWUJUDKAN INDONESIA SEBAGAI POROS MARITIM DUNIA DENGAN MEMANFAATKAN POTENSI LAUT INDONESIA BESERTA SEGALA SUMBER DAYA DI DALAMNYA UNTUK KEMAKMURAN BANGSA. OLEH KARENA ITU UNTUK MEWUJUDKANNYA LIMA PILAR STRATEGI POROS MARITIM, MAKA PEMERINTAH INDONESIA BERUPAYA MENGAGENDAKAN LIMA PILAR ANTARA LAIN ADALAH SEBAGAI BERIKUT YAITU : PERTAMA, MEMBANGUN KEMBALI BUDAYA MARITIM INDONESIA, BANGSA INDONESIA HARUS MENYADARI BAHWA IDENTITAS, KEMAKMURAN DAN MASA DEPANNYA SANGAT DITENTUKAN OLEH PENGELOLAAN SAMUDERA. KEDUA, INDONESIA AKAN MENJAGA DAN MENGELOLA SUMBER DAYA LAUT DENGAN FOKUS MEMBANGUN KEDAULATAN PANGAN LAUT, MELALUI PENGEMBANGAN INDUSTRI PERIKANAN, DENGAN MENEMPATKAN NELAYAN SEBAGAI PILAR UTAMA. KETIGA, MEMPRIORITASKAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR DAN KONEKTIVITAS MARITIM, DENGAN MEMBANGUN TOL LAUT, PELABUHAN LAUT DALAM (DEEP SEAPORT), LOGISTIK, INDUSTRI
  • 5. 5 PERKAPALAN DAN PARIWISATA MARITIM. KEEMPAT, MELAKSANAKAN DIPLOMASI MARITIM, YAITU MENGAJAK SEMUA NEGARA UNTUK MENGHILANGKAN SUMBER KONFLIK DI LAUT, SEPERTI PENCURIAN IKAN, PELANGGARAN KEDAULATAN, SENGKETA WILAYAH, PEROMPAKAN DAN PENCEMARAN LAUT, ARTINYA LAUT HARUS MENYATUKAN, BUKAN MEMISAHKAN. KELIMA, MEMBANGUN KEKUATAN PERTAHANAN MARITIM, HAL INI DIPERLUKAN SEBAGAI UPAYA MENJAGA KEDAULATAN DAN KEKAYAAN MARITIM SERTA MENJADI BENTUK TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH DALAM MENJAGA KESELAMATAN PELAYARANDAN KEAMANAN MARITIM. PROVINSI JAMBI YANG TERMASUK DALAM KAWASAN SEGI TIGA PERTUMBUHAN EKONOMI ANTARA INDONESIA-MALAYSIA-SINGAPORE (IMS- GT), HAL INI BERIMBAS MUNCULNYA SEGITIGA PERTUMBUHAN EKONOMI DARI TIGA KAWASAN BEBAS PERDAGANGAN YAITU SIBAJO (SINGAPURA- BATAM-JOHOR). SELAIN ITU PEMERINTAH PROVINSI JAMBI MEMILIKI RENCANA MEMBANGUN PELABUHAN BARU YANG BERSTANDAR INTERNASIONAL DI WILAYAH TANJUNG JABUNG TIMUR SEJALAN DENGAN VISI DAN GAGASAN POROS MARITIM.
  • 6. 6 HADIRIN DAN PARA UNDANGAN YANG SAYA HORMATI, SALAH SATU PENJABARAN DARI PILAR POROS MARITIM ADALAH MEMBENTUK FORUM KOMUNIKASI MASYARAKAT MARITIM YANG BERTUJUAN UNTUK MEMBENTUK SUATU WADAH ATAU FORUM SEBAGAI TEMPAT BERDIALOG DAN BERKOMUNIKASI BAGI MASYARAKAT NELAYAN DAN PESISIR SEHINGGA MASYARAKAT NELAYAN DAN PESISIR DAPAT MENYAMPAIKAN SETIAP PERMASALAHAN YANG DIHADAPI BAIK KEPADA POLISI PERAIRAN MAUPUN STAKE HOLDER LAINNYA. HAL INI SEJALAN DENGAN PROGRAM REVOLUSI MENTAL YANG TELAH DIGULIRKAN OLEH POLRI DENGAN MENETAPKAN 11 (SEBELAS) PROGRAM PRIORITAS. AKHIRNYA, SEMOGA TUHAN YANG MAHA ESA SENANTIASA MEMBERIKAN PETUNJUK DAN BIMBINGANNYA KEPADA KITA SEKALIAN DALAM MELAKSANAKAN TUGAS DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, BANGSA DAN NEGARA.
  • 7. 7 SEKIAN DAN TERIMA KASIH. WASSALAMUALAIKUM WR.WB. JAMBI, AGUSTUS 2015 KEPALA KEPOLISIAN DAERAH JAMBI Drs. LUTFI LUBIHANTO, M.M BRIGADIR JENDERAL POLISI
  • 8. 8 KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH JAMBI DIREKTORAT KEPOLISIANPERAIRAN DIREKTUR POLISI PERAIRAN POLDA JAMBI SAMBUTAN ACARA TATAP MUKA KAPOLDA JAMBI BERSAMA KOMUNITAS MARITIM PROVINSI JAMBI DIMAKO DIREKTORAT POLISI PERAIRAN HARI ..........TANGGAL, ...... AGUSTUS 2015
  • 9. 9 YANG SAYA HORMATI : - KA POLDA JAMBI - PARA PEJABATUTAMA POLDA JAMBI - KETUA FORUM KOORDINASI PIMPINANDAERAH - PEJABATKSOP JAMBI - KOMUNITAS MARITIMPROVINSI JAMBI - PARA TAMU UNDANGAN, HADIRIN SEKALIAN YANG SAYA HORMATI ASSALAMU’ ALAIKUM WR. WB. SALAM SEJAHTERA UNTUK KITA SEMUA. PERTAMA-TAMA MARILAH KITA PANJATKAN PUJI DAN SYUKUR KEHADIRAT ALLAH SWT, TUHAN YANG MAHA ESA, KARENA ATAS LIMPAHAN RAHMAT DAN KARUNIANYA KITA MASIH DIBERIKAN KESEHATAN DAN KESEMPATAN UNTUK HADIR PADA ACARA TATAP MUKA BAPAK KAPOLDA JAMBI BERSAMA KOMUNITAS MARITIM PROVINSI JAMBI DI MAKO DIREKTORAT POLISI PERAIRAN.
  • 10. 10 BAPAK KAPOLDA, HADIRIN DAN PARA TAMU UNDANGAN YANG SAYA HORMATI, DITPOLAIR POLDA JAMBI BERUPAYA MELAKUKAN TEROBOSAN DAN TINDAKAN NYATA DALAM BENTUK ACARA TATAP MUKA ANTARA BAPAK KAPOLDA JAMBI DENGAN SELURUH KOMUNITAS MARITIM PROVINSI JAMBI. HAL INI MERUPAKAN PENJABARAN DARI PROGRAM NAWA CITA YANG DIGULIRKAN OLEH BAPAKPRESIDEN JOKOWI-JK TUJUAN DIADAKANNYA ACARA INI ADALAH UNTUK MENJALIN KOMUNIKASI YANG AKTIF ANTARA POLAIR DENGAN KOMUNITAS MARITIM. SEHINGGA MOMENTUM INI JUGA DIHARAPKAN MENJADI SEMANGAT DAN LANGKAH AWAL DALAM PENCAPAIAN HUBUNGAN YANG SINERGIS DAN HARMONI ANTAR SELURUH KOMUNITAS INSAN MARITIM. HARAPAN KAMI ADALAH KEPERCAYAAN YANG MENINGKAT DALAM HAL PELAYANAN MASYARAKAT, BERIKUT KESEDIAANNYA DALAM MENYAMPAIKAN SARAN KRITIK YANG BERSIFAT MEMBANGUN, SERTA TERBUKANYA INFORMASI YANG AKURAT MENGENAI SEGALA BENTUK KASUS PELANGGARAN ATAU
  • 11. 11 KEJAHATAN YANG TERJADI DI WILAYAH HUKUM PERAIRANPOLDA JAMBI. KAMI JUGA BERHARAP AGAR KOMUNITAS MARITIM TIDAK SEGAN – SEGAN BERKOORDINASI DAN MEMINTA BANTUAN KEPADA POLAIR DALAM SEGALA HAL TERKAIT KEGIATAN PENGAMANAN, PENGAWALAN, PELAYANAN HUKUM, DAN PERTOLONGAN MUSIBAH BENCANA. BAPAK KAPOLDA, HADIRIN DAN PARA UNDANGAN YANG SAYA HORMATI, DEMIKIAN SAMBUTAN INI KAMI SAMPAIKAN KEPADA JENDERAL, TERKAIT ACARA TATAP MUKA KOMUNITAS MARITIM. AKHIRNYA, SEMOGA TUHAN YANG MAHA ESA SENANTIASA MEMBERIKAN PETUNJUK DAN BIMBINGANNYA KEPADA KITA SEKALIAN DALAM MELAKSANAKAN TUGAS DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, BANGSA DAN NEGARA. “ ARNAVAT DAPHA MAHE ”,................ “ KARNA DILAUT KAMI BANGGA ”......... SEKIAN DAN TERIMA KASIH. WASSALAMUALAIKUM WR.WB.
  • 12. 12 SEMOGA TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUA. JAMBI, AGUSTUS 2015 DIR POLAIR POLDA JAMBI YULIUS BAMBANG KARYANTO KOMISARIS BESAR POLISI
  • 13. 13 (NASKAH) JUDUL MEMAHAMI ISI PIDATO PRESIDEN RI DALAM ACARA SYUKURAN HUT POLRI KE-69 TAHUN 2015 Disusun Sebagai Upaya Untuk Memahami keinginan Masyarakat Terhadap Institusi POLRI AKBP H. DADANG DJOKO KARYANTO, AMd Mar, SH, SIP, MH. Jambi, 1 Juli 2015
  • 14. 14 MEMAHAMI ISI PIDATO PRESIDEN RI DALAM ACARA SYUKURAN HUT POLRI KE-69 TAHUN 2015 Oleh (AKBP H.DADANG DJOKO KARYANTO,AMdMar, SH,SIP,MH) MEMAHAMI KEINGINAN DAN HARAPAN PRESIDEN RI TERHADAP POLRI SEPERTI APA PADA TAHUN KEDEPANNYA. DIRGAHAYU POLRI KE-69. “Melalui Revolusi Mental, Polri Siap Memantapkan Soliditas dan Profesionalisme Guna Mendukung Pembangunan Nasional”. Dengan ucapan Dirgahayu Polri ke-69, maka kepada segenap anggota dan keluarga besar Polri dimanapun bertugas, serta ucapan selamat berpuasa di bulan Ramadhan 1436 H, demikian ucapan dari Presiden RI kepada seluruh personilPolri yang sedang menjalankan ibadah Ramadhan. Kepala Negara, Presiden RI memberikan penghargaan kepada Polri atas perannya dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dalam mengawal pembangunan nasional. Kepala Negara memahami bahwa kedepannya Polri akan dihadapkan dengan berbagai tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks sebagai dampak dari era globalisasi, dan berbagai tindak pidana kejahatan yang semakin beragam dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi dengan dimensi yang semakin luas. Oleh karena itu, institusi Polri berupaya bekerja keras dan memiliki kesanggupan serta kesungguhan meningkatkan kinerja dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban dalam negeri guna linyomyan (melindungi, mengayomi, dan melayani) masyarakat.
  • 15. 15 Dibidang gakkum (penegakkan hukum) Polri agar melaksankan pemberantasan terhadap segala bentuk tindak pidana secara tegas, professional serta menjamin kepastian hukum dan memenuhi rasa keadilan untuk masyarakat. Polri juga harus mampu menggunakan taktik dan teknik dengan didukung teknologi yang tepat, oleh karena itu, anggota Polri dituntut untuk menguasai IT ( Informatika teknologi) dan berupaya meningkatkan kemampuannya sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Merujuk dari Issue terkini, bahwa didalam penegakkan hukum yang dilakukan oleh Polri, masyarakat menilai bahwa Polri masih belum memenuhi rasa keadilan terhadap masyarakat, terutama kepada kelompok marginal dan rentan. Permasalahan Kelompok marginal (minoritas) yaitu segala permasalahan yang berkenaan dengan agama, etnis, aliran gender, dan kelompok sosial. Sedangkan permasalahan Kelompok rentan adalah segala permasalahan yang berkenaan dengan para penyandang cacat, gelandangan, dan lain sebagainya. Polri diharapkan agar berupaya untuk memberantas praktek mafia hukumatau markus (makelar kasus). Dibidang linyomyan (perlindungan, pengayoman dan pelayanan) yang dilakukan Polri kepada masyarakat. Kepala Negara menghendaki agar Polri mampu melaksanakan linyomyan (perlindungan, pengayoman, dan pelayanan) kepada masyarakat dengan cara yang mudah dan pelayanan birokrasi yang tidak berbelit-belit, responsive dan empati, kemudian Polri juga harus mampu memanfaatkan system on line guna menghindari munculnya berbagai praktek pungutan tambahan dan menghapus percaloan yang berkembang ditengah kehidupan masyarakatpada saat ini.
  • 16. 16 Pada kesempatan tersebut, Bapak Presiden RI memberikan penghargaan setinggi-tinginya atas berbagai upaya dan kerja keras Polri selama ini dalam pembenahan internal dengan reformasi birokrasinya yang dilakukan disegala bidang. Namun faktanya masih diketemukan adanya complain dari masyarakat terkait dengan pelayanan Polri dibidang penegakkan hukum (Gakkum). Harapan bapak Presiden RI adalah agar institusi Polri selalu memperhatikan berbagai complain masyarakat baik yang disampaikan melalui pemberitaan media ataupun secara langsung melalui pelayanan dumas (pengaduan masyarakat). Kemudian Program Revolusi mental yang telah digulirkan, Polri telah menetapkan 11 (sebelas) program prioritas, dan Kepala Negara mengharapkan agar Polri melaksanakan program tersebut dengan sungguh- sungguh, tidak hanya sekedar formalitas semata, akan tetapi dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat luas, sehingga timbul atau muncul perubahan suatu yang positif dan konstruktif. Demikian ulasan singkat, pemahaman isi pidato bapak Presiden RI dalam rangka HUT Polri ke-69, terkandung maksud dan tujuan agar institusi Polri mulai berbenah diri, instropeksi dan segera melakukan suatu perubahan secara nyata sebagaimana yang didambakan oleh masyarakat yaitu kondisi yang aman tentram kerta raharja, gemah ripah loh jinawi, Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur negaraku. Dirgahayu Polri ke-69 dengan harapan jayalah Polri-ku dan jayalah Negara dan bangsaku, amin.
  • 17. 17 (NASKAH) BAHAN NASKAH PIDATO KAPOLDA JAMBI Disusun Sebagai Upaya Untuk Memberikan Referensi, Kreatifitas dan Sumbangan Menyusun Naskah Pidato Pimpinan Polda Jambi AKBP H. DADANG DJOKO KARYANTO, AMd Mar, SH, SIP, MH. Jambi, 1 Juli 2015
  • 18. 18 NEGARA INDONESIA SEBAGAI POROS MARITIM DUNIA Akar konsep poros maritim dunia adalah Membangun Indonesia sebagai poros maritim dunia, yaitu doktrin geopolitik yang akan membawa kejayaan bangsa dan rakyat Indonesia. Para pemimpin bangsa Indonesia telah memiliki pemahaman mendalam terhadap geopolitik. Hal itu akan membawa kesadaran kepada bangsa dan rakyat Indonesia bahwa masa depan dunia berada di kawasan Pasifik. Pimpinan bangsa ini telah mengeluarkan doktrin politik luar negerinya yakni menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, pernyataan tersebut terkandung tujuan agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang dihormati oleh bangsa-bangsa dunia. Perlu diketahui bersama bahwa seluruh alur pelayaran dunia yang melalui jalur strategis di wilayah perairan Negara Indonesia akan dipergunakan sebagai pendekatan diplomasi politik terkait dengan peran strategis bangsa dan Negara Indonesia. Doktrin maritim yang telah digulirkan , oleh Bapak Presiden Jokowi- JK justru akan berdampak positif dan membawa suatu perubahan maneuver politik bangsa Indonesia, yang akan menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang jaya dilautan. Para pemimpin bangsa Indonesia relah dan sangat memahami terkait pengalaman sejarah bangsa dan Negara Indonesia yang mana pada era 1955 s.d 1960 -an yang pada saat itu presiden RI yang pertama bapak Ir Sukarno telah membawa doktrin kejayaan di laut sebagai doktrin yang akan membawa kejayaan bangsa Indonesia. Periode yang dimaksud diatas adalah periode kepemimpinan Presiden Ir Sukarno di masa keemasannya. Dalam buku yang berjudul "Indonesia Negara Maritim" karya Laksamana Muda (purnawirawan) Wahyono Suroto Kusumoprojo (2007), Sukarno pernah mengatakan, untuk menjadi bangsa yang kuat dan sejahtera, kita harus menjadi bangsa bahari. Bahkan presiden RI pertama Ir. Sukarno pernah membacakan sebuah puisi yang berisikan tentang kejayaan bangsa pelaut pada saat pidato peresmian Institut Angkatan Laut pada tahun 1953 yang berjudul "Jadilah Bangsa Pelaut!" Berikut puisi bapak Presiden Ir.Sukarno antara lain adalah sebagai berikut: “Usahakanlah agar kita menjadi bangsa pelaut kembali, Bangsa pelaut yang mempunyai armada niaga, bangsa pelaut yang mempunyai armada militer, bangsa pelaut yang kesibukannya di laut menandingi irama gelombang lautan itu sendiri”. Berikut salah seorang Perwira tinggi TNI –AL Laksda Wahyono Suroto Kusumoprojo, beliau adalah salah satu saksi tentang kesungguhan Presiden Sukarno untuk mewujudkan doktrin kejayaan bangsa Indonesia di laut. Bapak Wahyono adalah angkatan
  • 19. 19 IX Akademi Angkatan Laut Indonesia yang dilantik oleh Presiden Ir.Sukarno di geladak apel Akademi Angkatan Laut Morokrembangan Surabaya pada tanggal 17 Juli 1962. Buku yang beliau tulis adalah tentang hasil studi dan pengalaman selama 32 tahun selama berdinas di angkatan laut yang menurut bapak Wahyono bahwa angkatan laut RI adalah angkatan laut yang terbesar di kawasan Asia Tenggara pada saat itu. Data terakhir Food and Agriculture Organization (FAO) (2012) dari Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) menyebutkan bahwa Indonesia pada saat ini menempati peringkat ketiga terbesar dunia dalam produksi perikanan di bawah China dan India. Untuk perikanan tangkap Indonesia sebenarnya berada pada posisi kedua. Peringkat usaha perikanan Negara Indonesia pada tataran produksi dibawah Negara India dalam hal perikanan budidaya. Perlu diketahui bersama bahwa jumlah atau kuantitas perikanan tangkap dan perikanan budidaya adalah cerminan tingkat keberhasilan produksi perikanan pada suatu negara. Berikut perihal tentang “Poros Maritim Dunia, Tol Laut, dan "Si Vis Pacem Para Bellum" Prinsip Si Vis Pacem Para Bellum yang diadopsi dari Bahasa Latin memiliki yang pemahaman bahwa ‘Jika menginginkan perdamaian, maka harus siap perang’. Prinsip yang ditelurkan oleh Flavius Vegetius Renatus ini sepertinya harus benar-benar dipahami, artinya jika ingin menjadikan Negara Indonesia sebagai sebuah negara poros maritim dunia. Namun, sebelum melangkah lebih jauh bagaimana cara untuk menjadikan Negara Indonesia sebagai poros maritim dunia, sejumlah pihak mengingatkan untuk mengenal konstelasi geopolitik Indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara yang terletak di kawasan Asia Tenggara, negara kepulauan dengan jumlah 17.499 pulau, pada posisi 2(Dua) samudera dua benua yang mengapit wilayah Negara Indonesia yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia serta Benua Asia dan Benua Australia. Adapun luas wilayah perairan Indonesia mencapai 5,9 juta kilometer persegi dengan panjang garis pantai 81 ribu kilometer. Luas perairan itu meliputi perairan kepulauan, laut territorial dan zona economic eksklusive (ZEE). Lalu, bagaimana korelasi antara poros maritim dunia dengan prinsip tersebut? Apakah Indonesia harus siap berperang dengan negara lain? Sementara kunci utama dari sebuah peperangan adalah kekuatan ekonomi pada sebuah negara untuk membangun alutsista pertahanan mereka. Kondisi geopolitik bangsa Indonesia menurut para pengamat militer dan pertahanan Connie
  • 20. 20 Rahakundini Bakrie mengatakan, bahwa kawasan perairan Asia Tenggara merupakan salah satu kawasan penting dalam poros maritim dunia. Hal itu dilihat dari kompetensi jalur laut yang dimiliki negara-negara di kawasan tersebut. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki 39 selat yang mana memiliki keterkaitan dengan selat lainnya di kawasan Asia. Dari jumlah tersebut, menurut pernyataan beliau, ada sejumlah selat yang dianggap sebagai lokasi strategis jalur pelayaran. Dengan kepemilikan selat yang banyak, dan beberapa sangat startegi maka kita jadi barometer kawasan dan kunci stabilitas kawasan, kunci stabilitator kawasan. Secara terpisah, Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Marsetio mengatakan, bahwa Negara Indonesia memiliki empat dari Sembilan choke point yang ada di dunia. Choke point merupakan istilah di dunia militer yang mengacu pada kondisi geografis suatu wilayah yang harus dilalui dengan cara mengurangi kekuatan. Empat choke point yang dimaksud di sini adalah Selat Malaka, Selat Makassar, Selat Sunda dan Selat Lombok. Keempat selat itu sering dijadikan sebagai jalur pelayaran internasional. Dalam Piagam Hukum Laut PBB (United Nation Convention on the Law of the Sea-UNCLOS), harus dipahami bahwa prinsip negara kepulauan yang dianut Indonesia, memiliki konsekuensi besar terhadap sistem pertahanan yang harus dibangun. Penetrasi Tiongkok dan pembangunan pangkalan militer AS. Kemudian pada saat acara seminar bertajuk "Menerjemahkan Gagasan Poros Maritim" di Universitas Nasional, Jakarta, Kamis (9/10/2014), bapak Marsetio menekankan, bahwa TNI berperan penting dalam bertugas menjaga wilayah perbatasan Indonesia. Pasalnya, di wilayah itu kerap terjadi konflik antar negara. Indonesia memiliki persoalan tapal batas dengan sepuluh negara yang berada di sekitarnya, yaitu Malaysia, Timor-Timur, Singapura, Thailand, Papua Nugini, Australia, Filipina, Brunei Darussalam, Kamboja, dan Tiongkok. Dari sepuluh negara itu, baru dengan Singapura persoalan tapal batas itu selesai. Negara Indonesia memiliki kondisi geopolitik, geostrategi dan demografi yang cukup dan juga sumber daya alam. Kenapa potensi konflik kita terletak pada masalah perbatasan, karena disana terletak SDA (sumber daya alam) kita yang belum dikelola secara utuh,” kata pak Marsetio. Persoalannya adalah selain berada di kawasan Asia Tenggara, Indonesia juga berada di tengah-tengah US Pacific Development. Amerika Serikat kini memiliki sejumlah pangkalan militer yang terletak di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara, seperti di Jepang, Korea Selatan dan Singapura. pak Connie Rahakundini Bakrie mengatakan, melihat upaya pembangunan itu, Tiongkok tak
  • 21. 21 akan tinggal diam. Sejak tahun 2010, Tiongkok telah memulai pembangunan ekonomi dan militer berbasis maritim. Connie memprediksi, penguasaan Tiongkok atas wilayah laut akan semakin meningkat pada tahun 2050 yang akan datang. “Pertanyaaanya mau dibawa kemana itu semua, sebab semua akan lewat perairan indonesia. Kita tidak bisa melarang tapi batasan-batasan itu bisa dilindungi,” kata pak Connie Rahakundini Bakrie. Sebagai negara regulator, Indonesia memiliki hak untuk mengatur lalu lintas pelayaran yang ada di wilayahnya. Hal itu sesuai dengan peraturan yang terdapat di dalam UNCLOS tersebut. Selain itu, Indonesia juga berhak melakukan pencegahan, pengaturan, pengendalian pencemaran, minyak dan bahan beracun. Pak Connie Rahakundini Bakrie pun mengingatkan, bahwa Indonesia termasuk dalam negara yang wilayah lautannya masih sehat jika dibandingkan dengan negara lain yang memiliki luas lautan yang sama. Sehingga, Indonesia memerlukan Angkatan Laut dan Angkatan Udara yang kuat untuk menjaga keutuhan kedaulatan wilayah negaranya. Poros maritim dunia dan tol laut Politisi PDI Perjuangan Aria Bima mengingatkan, Presiden Jokowi- Wapres JK dalam masa pemerintahannya telah memiliki 9 (Sembilan) agenda prioritas atau yang lebih dikenal dengan sebutan Nawa Cita. Adapun poin pertama di dalam Nawa Cita itu adalah bahwa Jokowi-JK ingin menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara. “Perlindungan itu melalui politik luar negeri bebas aktif, keamanan nasional yang terpercaya dan pembangunan pertahanan negara Tri Matra terpadu yang dilandasi kepada kepentingan nasional dan memperkuat jati diri sebagai negara maritim, pada saat acara diskusi di Universitas Nasional, Jakarta. Poin 1 (pertama) Nawa Cita itu sepertinya menjadi trigger konsep poros maritim dunia yang ingin dibangun mendatang. Di samping, penekanan terhadap Tri Matra yang mengacu pada pembangunan ketiga angkatan yang terdapat di dalam TNI, yaitu Angkatan Laut, Angkatan Darat dan Angkatan Udara. Dalam beberapa kesempatan, Jokowi menyatakan bahwa untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, salah satu upaya yang dapat dilakukan yakni dengan membangun kebijakan Tol Laut. Pakar hukum internasional, bapak Hikmahanto Juwana mengatakan bahwa, bukan perkara
  • 22. 22 mudah untuk mengalihkan paradigma masyarakat Indonesia dari darat dan udara sentris ke laut. Beliau mengatakan, pemerintahan yang akan datang perlu menyiapkan sebuah road map panjang untuk mengubah paradigma masyarakat. Di samping itu, diperlukan juga sebuah kementerian koordiantor yang bertugas untuk mengeksekusi road map serta merencanakan anggaran sesuai dengan target yang hendak dicapai. “Menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia memerlukan anggaran yang besar. Sebetulnya ada banyak yang harus dibenahi dan disiapkan. Tidak cukup pembangunan poros maritim dunia dalam waktu singkat,” kata dia, dalam seminar di Lemhanas. Pak Hikmahanto menenkankan, pentingnya pembangunan infrastruktur serta pondasi keamanan Tol Laut. Pemerintah, kata dia, juga perlu memperhatikan pembangunan armada perang laut terutama untuk melindungi jalur pelayaran Tol Laut itu serta nelayan Indonesia. Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Eddy K. Logam mengungkapkan, untuk membangun negara maritim yang kuat, maka diperlukan industri pelayaran dan galangan kapal yang kuat pula. Namun, ia melihat, bahwa industri galangan kapal dalam negeri masih menghadapi problem klasik yang cukup rumit. Ia mengatakan, pertumbuhan kapal yang dibeli oleh perusahaan pelayaran Indonesia mencapai delapan ribu unit. Dari jumlah tersebut, hanya 10 persen saja yang dibeli dari industri galangan kapal dalam negeri. Para pemilik industri pelayaran kerap mengeluhkan besarnya biaya yang harus mereka keluarkan jika ingin membeli kapal produk dalam negeri, meski secara mutu dan kualitas sama dengan produk luar negeri. Padahal galangan dalam negeri bisa bangun galangan berkualitas jika semua itu ditiadakan. Beliau meminta Menkeu membebaskan pajak. Jika itu diwujudkan berapa devisa yang diselamatkan, sebab kita impor kapal hingga triliunan rupiah," kata Eddy K. Logam. Sementara itu, Ketua Umum Indonesian National Shipowners Association (INSA) Carmelita Hartoto meminta agar membahas secara mendalam konsep Tol Laut itu. Ia mengingatkan, jangan sampai program andalan itu justru akan tumpang tindih dengan program yang
  • 23. 23 sudah ada. "Tol Laut yang dimaksud apa? Pemerintah sebelumnya juga sudah melakukan short sea shipping," ujarnya. Selain itu, ia meminta agar pemerintah konsisten dengan apa yang dijanjikan. Menurut dia, beberapa waktu lalu Jokowi pernah menyatakan ingin membangun industri galangan kapal yang mampu membuat kapal berkapasitas 3.000 twenty-foot equivalent unit (TEUs). Belakangan, Jokowi justru menganulir pernyataannya dan berencana membangun perusahaan galangan kapal berkapasitas 1.500 TEUs. “Padahal di dalam negeri sudah ada industri yang bisa membuat kapal berkapasitas 1.700 TEUs,” kata Carmelita. Dani Prabowo“Poros Maritim Dunia, Tol Laut, dan "Si Vis Pacem Para Bellum" 9 (Sembilan) agenda prioritas program Nawacita Berikut inti adalah sebagai berikut: 1. Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara, melalui politik luar negeri bebas aktif, keamanan nasional yang terpercaya dan pembangunan pertahanan negara Tri Matra terpadu yang dilandasi kepentingan nasional dan memperkuat jati diri sebagai negara maritim. 2. Membuat pemerintah tidak absen dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya, dengan memberikan prioritas pada upaya memulihkan kepercayaan publik pada institusi-institusi demokrasi dengan melanjutkan konsolidasi demokrasi melalui reformasi sistem kepartaian, pemilu, dan lembaga perwakilan. 3. Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. 4. Menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya. 5.Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan dengan program "Indonesia Pintar"; serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan program "Indonesia Kerja" dan "Indonesia Sejahtera" dengan mendorong land reform dan program kepemilikan tanah seluas 9 hektar, program rumah
  • 24. 24 kampung deret atau rumah susun murah yang disubsidi serta jaminan sosial untuk rakyat di tahun 2019. 6. Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya. 7. Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. 8. Melakukan revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan, yang menempatkan secara proporsional aspek pendidikan, seperti pengajaran sejarah pembentukan bangsa, nilai-nilai patriotisme dan cinta Tanah Air, semangat bela negara dan budi pekerti di dalam kurikulum pendidikan Indonesia. 9. Memperteguh kebhinnekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia melalui kebijakan memperkuat pendidikan kebhinnekaan dan menciptakan ruang-ruang dialog antarwarga. Sembilan program itu disebut Nawa Cita. Program ini digagas untuk menunjukkan prioritas jalan perubahan menuju Indonesia yang berdaulat secara politik, serta mandiri dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. JAKARTA, (PRLM). Konsep poros maritim dunia, mengandung dimensi internasional, regional dan domestik, serta mencakup multisektoral dan kepentingan. Konsep poros maritim dunia ini menimbulkan kekhawatiran, kebijakan maritim Indonesia bakal menjadi pelengkap konsep besar Jalur Sutra Maritim (JSM) dari negara Tiongkok," kata Direktur Archipelago Solidarity (Arso) Foundation, Angelina Pattiasina saat membuka diskusi bertema 'Kemandirian Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia' di Jakarta, Kamis (13/11/2014). Diskusi menghadirkan pembicara Victor Nikijuluw, Dekan Fakultas Ekonomi di Ukrida, dan Direktur Peneliti Laut Dalamdari LIPI Ambon, Augy Syahaliatuah. Kedua pakar tersebut sama berpendapat potensi sumber daya alam laut di kawasan timur sangat luar biasa dan ini dibuktikan dari banyak hasil penelitian dari ahli kelautan dari luar negeri, khususnya dari negara-negara Eropa.
  • 25. 25 Dalam pembukaannya Angelina Pattiasina menegaskan, konsep JSM ini sangat strategis dan diperkirakan akan tetap diwujudkan kalau melihat keseriusan dari Negara Tiongkok dalam mengkampanye gagasan JSM tersebut. Situasi ini melahirkan pertanyaan, apa keuntungan Indonesia jika terlibat dalam JSM ini, ujar mantan anggota DPR dari FPDI Perjuangan itu. "Semestinya, kalau konsisten Indonesia menjadi pemain utama dalam bidang maritim, karena memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi poros maritim. Untuk itu, membiarkan Indonesia menjadi bagian dari JSM akan sangat berpotensi untuk bergesekan dengan aspek kedaulatan," ujar Angelina. Apalagi, jika peran Indonesia hanya menjadi penari di genderang yang ditabuh oleh pihak lain. Sebagai bangsa merdeka, tentu Pemerintahan sekarang akan menyadari dan akan menghindari hal seperti itu. "Jadi, tantangan pemerintahan saat ini, adalah bagaimana melahirkan 1(satu) konsep yang menaikkan daya tawar Indonesia di mata dunia dalam bidang maritim, karena memang Indonesia secara lahiriah sudah berada di poros maritim," kata Angelina. Setidaknya, menurut Angelina ada3( tiga) fakta yang patut menjadi acuan penting dan menjadi peluang besar dalam upaya pengembangan maritim. Pertama, keberadaan sebagai Negara Kepulauan menjadikan Indonesia sebagai surga Biodiversity terbesar dunia. "Indonesia patut berbangga karena merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.504 pulau," tambah Angelina. Kedua, sebagian besar wilayah Indonesia merupakan lautan dan mengandung posisi strategis, baik dari aspek pertahanan, keamanan, politik, ekonomi, social, budaya, dan lingkungan. Selain itu, Indonesia berada di persimpangan dunia, di antara dua benua dan dua samudera. "Letak strategis ini menjadikan Indonesia penting bagi Negara manapun yang hendak membangun hubungan intemasional dan regional," terangnya. Demikian ulasan singkat, pemahaman konsep membangun NEGARA INDONESIA SEBAGAI POROS MARITIM DUNIA , terkandung maksud dan tujuan agar kita semua mulai berbenah diri, instropeksi dan segera melakukan suatu perubahan secara nyata sebagaimana yang didambakan oleh masyarakat yaitu kondisi yang aman tentram kerta raharja, gemah ripah
  • 26. 26 loh jinawi, Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur negaraku, dengan harapan jayalah Negara dan bangsaku, amin.

Related Documents